Blog

  • Peringati Hari Jadi ke-74, Humas Polri Gelar Sarasehan dan Dialog Kebangsaan

    Jakarta – Humas Polri memperingati Hari Jadi ke-74 dengan menggelar Sarasehan dan Dialog Kebangsaan bertajuk “Transformasi Polisi Humanis Guna Mendukung Harapan Masyarakat” di Auditorium STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Kamis (30/10/2025). Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, sejumlah pejabat utama Mabes Polri, pejabat Divhumas Polri, para Kabidhumas Polda Jajaran, para pemimpin redaksi media nasional, serta para Kadivhumas Polri pada masanya.

    Sejumlah mantan Kadivhumas yang turut hadir dalam acara ini yaitu Irjen Pol (Purn) Drs. Sidarto Danusubroto S.H., Komjen Pol (Purn) Drs. Togar M. Sianipar, Komjen Pol (Purn) Drs. Didi Widayadi, Irjen Pol (Purn) Drs. Sisno Adiwinoto, M.M., Komjen Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna, Irjen Pol (Purn) Drs. H. Iskandar Hasan, S.H., M.H., Komjen Pol (Purn) Drs. H. Saud Usman Nasution, S.H., M.H., M.M., Komjen Pol (Purn) Dr. Anang Iskandar, S.H., M.H., Irjen Pol (Purn) Dr. Ronny Franky Sompie, S.H., M.H., serta Komjen Pol (Purn) Drs. Setyo Wasisto, S.H.

    Acara juga dihadiri oleh Ibu Ruby M. Jasin, istri dari almarhum Komjen Pol M. Jasin, beserta keluarga. Kehadiran mereka menjadi momen penghargaan atas jasa-jasa pahlawan kepolisian yang telah meletakkan dasar kuat bagi pengabdian Polri kepada bangsa.

    Ketua Panitia, Kombes Pol Komang Suartana, menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-74 Humas Polri bukan hanya seremoni, tetapi juga momentum refleksi.
    “Pelaksanaan Hari Jadi ke-74 Humas Polri ini sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan pengabdian dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat, serta menguatkan peran Humas Polri sebagai jembatan komunikasi dua arah dalam membangun citra positif dan meningkatkan kepercayaan publik,” ujarnya.

    Ia menambahkan, tema yang diangkat tahun ini mencerminkan semangat transformasi Polri menuju institusi yang lebih profesional, akuntabel, dan humanis.
    “Melalui tema Polisi Humanis Harapan Masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai empati, kepedulian, serta pengabdian kepada masyarakat,” imbuhnya.

    Acara diawali dengan doa, tarian pembuka, dan laporan panitia, dilanjutkan sarasehan menghadirkan narasumber mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarna, penasihat ahli Kapolri bidang media sosial Rustika Herlambang, mantan anggota DPR RI Johan Budi, serta aktivis HAM Usman Hamid.

    Selanjutnya, dilakukan Dialog kebangsaan yang menghadirkan Komjen Pol (Purn) Didi Widayadi, sejarawan Lorenzo Yauwerissa, serta akademisi Dr. Devie Rahmawati turut memperkaya perspektif kebangsaan. penyerahan cinderamata kepada keluarga M. Jasin sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada pahlawan nasional.

    Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri sebagai bentuk rasa syukur serta simbol pengabdian Humas Polri kepada bangsa.

    Peringatan Hari Jadi ke-74 ini diharapkan semakin memperkuat citra positif Polri di mata masyarakat, serta meneguhkan peran Humas sebagai garda depan komunikasi publik yang humanis dan terpercaya.

  • Polri Ungkap 49.306 Kasus Narkoba, Sita 214 Ton Barang Bukti — 2,1 Ton Dimusnahkan Bersama Presiden

    Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama jajaran polda di seluruh Indonesia berhasil mengungkap 49.306 kasus tindak pidana narkoba sepanjang periode terakhir dengan 65.572 tersangka yang berhasil diamankan. Dari jumlah tersebut, 1.422 kasus di antaranya telah menjalani program rehabilitasi sebanyak 1.898 kali sebagai upaya Polri dalam penegakan hukum yang humanis, Rabu (29/10).

    Kasubdit II Dittipid Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol. Audie Carmy Wibisana, menyampaikan bahwa total barang bukti yang disita dalam kurun waktu tersebut mencapai 214 ton berbagai jenis narkotika. Namun, tidak semua barang bukti dapat disimpan dalam waktu lama sesuai amanat undang-undang.

    “Dalam ketentuan undang-undang, barang bukti narkotika hanya dapat disimpan paling lama 7 hingga 14 hari. Setelah itu wajib dimusnahkan. Jadi tidak mungkin kita menyimpan 214 ton selama satu tahun,” jelas Kombes Audie, di lokasi pemusnahan, Rabu (30/10/2025).

    Dari total 214 ton barang bukti itu, diperkirakan nilai ekonominya mencapai Rp29,3 triliun. Adapun dalam kegiatan pemusnahan kali ini, dilakukan pemusnahan 2,1 ton narkotika yang telah mendapat penetapan penyitaan dari kejaksaan dan pengadilan.

    Barang bukti yang dimusnahkan antara lain terdiri dari:

    • Sabu: 1,33 ton
    • Ekstasi: 335.019 butir
    • Ganja: 608.095 gram
    • Tembakau gorila: 18,4 kg
    • Heroin: 1,1 kg
    • Ketamin: 2.356 gram
    • Etomidate: 12.429 ml
    • Happy Five: 7.993 butir
    • Happy Water: 27.851 gram
    • THC (produk turunan ganja sintetis): 5.531 gram

    Pemusnahan dilakukan secara simbolis oleh Presiden Republik Indonesia pada pagi hari, dan dilanjutkan dengan pemusnahan penuh pada malam hari oleh Bareskrim Polri.

    “Sebelas tersangka yang hadir saat ini adalah mereka yang barang buktinya dimusnahkan hari ini. Semua merupakan tahanan Bareskrim Polri,” ujar Kombes Audie.

    Ia menegaskan bahwa kehadiran jaksa penuntut umum dalam kegiatan ini juga untuk memastikan pemusnahan dilakukan secara sah dan legal secara hukum, karena seluruh barang bukti telah memperoleh penetapan sita dari kejaksaan maupun pengadilan.

    Kegiatan pemusnahan berlangsung di PT Wastek Internasional, perusahaan pengelola limbah B3 yang menjadi mitra Polri. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada kelengkapan fasilitas dan keamanan proses pemusnahan.

    “Fasilitas di sini mampu memusnahkan hingga 1.200 kilogram per jam, jauh di atas rata-rata mesin insinerator lainnya yang hanya 15 kilogram per jam. Selain itu, lokasi ini jauh dari permukiman sehingga aman dari dampak residu,” terang Kombes Audie.

    Barang bukti dimusnahkan menggunakan tungku bersuhu di atas 1.000 derajat Celsius, hingga seluruh zat berbahaya berubah menjadi abu dan cairan residu yang tidak dapat dimanfaatkan kembali.

    Mengenai pola peredaran, Kombes Audie menjelaskan bahwa jalur distribusi narkoba masih didominasi wilayah barat Indonesia, namun pengungkapan di wilayah timur kini meningkat seiring dengan peningkatan kegiatan penegakan hukum di daerah.

    “Belum ada pergeseran signifikan. Pintu masuk masih banyak di wilayah barat, tetapi teman-teman di polda wilayah timur kini juga semakin aktif, sehingga banyak jaringan yang terungkap,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, peredaran sabu sebagian besar berasal dari luar negeri, terutama Tiongkok, namun juga banyak diproduksi secara lokal di laboratorium clandestine.

    “Sabu ini produk kimia sintetis. Banyak yang masuk dalam bentuk prekursor dari luar negeri, tapi juga bisa diproduksi di dalam negeri. Tantangan kita adalah mengungkap laboratorium-laboratorium gelap ini,” katanya.

    Menutup keterangannya, Kombes Pol. Audie Carmy Wibisana menegaskan bahwa Polri tetap berkomitmen untuk memerangi narkoba secara menyeluruh sebagaimana arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

    “Arahan Bapak Kapolri jelas — Polri tidak akan berhenti memerangi narkoba. Kita harus terus bekerja keras dan berinovasi agar bisa mengimbangi kecanggihan para pelaku kejahatan narkotika,” tutupnya.

  • Polisi Bagikan Air Mineral dan Roti kepada Massa Aksi Damai Guru di Silang Selatan Monas

    Jakarta Pusat – Aksi damai gabungan dari sejumlah organisasi guru digelar di kawasan Silang Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (30/10/2025). Massa aksi berasal dari Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI), Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM), Persatuan Guru Inpassing Nasional (PGIN), dan Punggawa Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI).

    Aksi berlangsung tertib dan kondusif. Para guru menyuarakan aspirasi mereka dengan damai, sementara polisi hadir untuk melayani dan membantu kelancaran kegiatan tersebut.

    Sebanyak 1.597 personel dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran diterjunkan untuk memberikan pelayanan kepada massa aksi, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menegaskan bahwa seluruh anggota di lapangan tidak dibekali senjata api dan diinstruksikan untuk bersikap humanis, ramah, serta siap melayani masyarakat yang menyampaikan pendapatnya di muka umum.

    “Ini adalah aksi damai. Kami menghormati sepenuhnya hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Anggota kami hadir bukan untuk menghadang, melainkan untuk melayani. Karena itu, seluruh personel tidak dibekali senjata api,” ujar Susatyo di Silang Selatan Monas, Kamis (30/10/2025).

    Dalam suasana yang tenang dan penuh kekeluargaan, petugas kepolisian juga tampak membagikan air mineral dan roti kepada peserta aksi. Menurut Susatyo, hal itu merupakan bentuk nyata pelayanan humanis Polri kepada masyarakat.

    “Kami ingin menciptakan suasana sejuk dan bersaudara. Pembagian air mineral dan roti ini adalah bentuk empati dan kepedulian kami kepada para guru yang datang dari berbagai daerah. Mereka menyampaikan aspirasi dengan tertib, dan kami layani dengan sepenuh hati,” tuturnya.

    Susatyo juga mengapresiasi peserta aksi yang tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan provokatif maupun anarkis.

    “Kami berterima kasih kepada para guru karena aksi ini berjalan damai dan bermartabat. Kami berharap semua pihak tetap menahan diri, tidak membakar ban, tidak merusak fasilitas umum, dan tetap menghormati pengguna jalan lainnya,” ujar Kapolres.

    Selain itu, pihak kepolisian mengimbau warga yang akan melintas di sekitar kawasan Monas agar mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan lalu lintas selama aksi berlangsung.

    Hingga siang hari, kegiatan berjalan dengan tertib, damai, dan penuh semangat persaudaraan, dengan polisi yang tidak hanya menjaga, tetapi juga melayani para peserta aksi dengan sikap ramah dan profesional.

  • Kapolres Metro Jakarta Selatan Pimpin Apel Siaga Bencana 2025, Tekankan Kesiapsiagaan dan Profesionalisme 

    Jakarta Selatan, 30 Oktober 2025– Memasuki musim penghujan dan mengantisipasi potensi bencana, Polres Metro Jakarta Selatan menggelar Apel Siaga Bencana 2025 pada Kamis, 30 Oktober 2025, pukul 08.00–08.40 WIB di Halaman Mapolres Metro Jaksel. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si., diikuti oleh 112 personel termasuk Wakapolres AKBP Kade Budiyarta, S.I.K., bersama Pejabat Utama Polres, Kapolsek jajaran, serta anggota Polres Metro Jaksel. 

    Dalam arahannya, Kapolres menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, khususnya di wilayah Jakarta Selatan. “Pagi ini kita melaksanakan apel kesiapsiagaan bencana untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi di wilayah kita,” ujarnya. 

    Ia menekankan bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga bersifat kemanusiaan. “Kita harus siap Melindungi, Mengayomi, dan Melayani masyarakat dengan profesional, apapun tantangannya,” tegasnya. Pesan ini sejalan dengan arahan Presiden RI yang menyebut tugas polisi mulia namun penuh tanggung jawab dalam menjaga norma sosial. 

    Kapolres juga memerintahkan persiapan optimal personel dan peralatan, dengan pelatihan terukur untuk penanganan bencana seperti banjir. “Personel dari Samapta, Binmas, dan Sidokkes harus diprioritaskan dalam penanganan bencana,” jelasnya. 

    Tak lupa, ia mengingatkan pentingnya integritas dan kepedulian terhadap lingkungan. “Jadilah polisi yang open terhadap sekitar, jangan cuek. Patuhi arahan Kapolda, khususnya dalam penanganan reserse dan narkoba, serta jaga keamanan bersama,” pesannya. 

    Apel ini menjadi bukti komitmen Polres Metro Jaksel dalam meningkatkan respons cepat dan terkoordinasi, siap melindungi masyarakat di segala situasi. 

  • Bhabinkamtibmas Menteng Dalam Aiptu Evin Susanto Sambangi Sekolah SMP Asisi, Sampaikan Himbauan Kamtibmas kepada Guru

    Dalam rangka meningkatkan sinergitas antara Polri dan pihak sekolah dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Dalam Aiptu Evin Susanto melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi ke SMP Asisi yang berlokasi di Jl. KH Ramli RT 03 RW 03, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa, 28 Oktober 2025 pukul 11.50 WIB.

    Dalam kunjungan tersebut, Aiptu Evin Susanto bertemu dengan Bapak John, salah satu guru di SMP Asisi, untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas terkait keamanan lingkungan sekolah dan pencegahan kenakalan remaja.

    la mengimbau para guru dan petugas keamanan sekolah untuk selalu menjaga ketertiban dan ikut berperan aktif membantu pihak Kepolisian dalam menjaga situasi aman di lingkungan pendidikan. Selain itu, disampaikan pula pentingnya antisipasi tindak kejahatan 3C (Curas, Curat, Curanmor), serta mengingatkan agar guru maupun siswa yang menggunakan kendaraan bermotor selalu menggunakan kunci ganda demi keamanan.

    Aiptu Evin juga mengingatkan para guru yang memiliki anak remaja agar memastikan anak-anak mereka berada di rumah maksimal pukul 22.00 WIB, guna menghindari potensi kenakalan remaja. Tak lupa, disosialisasikan pula Call Center 110 sebagai layanan cepat tanggap Polri yang dapat dihubungi tanpa biaya apabila terjadi gangguan Kamtibmas.

    Bapak John selaku guru menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Kepolisian Sektor Tebet atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. la mengapresiasi langkah Bhabinkamtibmas yang aktif melakukan sambang ke sekolah, karena kehadiran polisi di lingkungan pendidikan membuat guru dan siswa merasa aman, nyaman, dan terlindungi.

    Kegiatan sambang ini merupakan bentuk nyata peran Polri dalam membangun kemitraan dengan dunia pendidikan, sekaligus upaya preventif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.

  • Bhabinkamtibmas Tebet Barat Aipda Samsul Mustofa Sambangi Warga, Ajak Bersama Jaga Kamtibmas Lingkungan

    Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah binaannya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tebet Barat Aipda Samsul Mustofa melaksanakan kegiatan sambang warga pada Selasa, 28 Oktober 2025 pukul 11.25 WIB di Jl. Tebet Barat IV RT 03 RW 03, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Dalam kesempatan tersebut, Aipda Samsul Mustofa menyambangi Bapak Ajat selaku warga setempat untuk menjalin silaturahmi serta memberikan himbauan Kamtibmas agar warga senantiasa menjaga keamanan lingkungan dan berperan aktif membantu pihak Kepolisian dalam mewujudkan suasana yang aman dan kondusif.

    Beberapa pesan yang disampaikan di antaranya agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan 3C (Curas, Curat, dan Curanmor), menggunakan kunci ganda pada kendaraan bermotor, serta mengingatkan orang tua agar memperhatikan anak-anaknya dan memastikan pada pukul maksimal 22.00 WIB malam sudah berada di rumah untuk mencegah kenakalan remaja.

    Selain itu, Aipda Samsul juga mensosialisasikan Call Center 110 sebagai layanan cepat tanggap Polri apabila terjadi gangguan Kamtibmas, serta mengimbau agar setiap keluhan atau kejadian mencurigakan segera dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Tebet Barat.

    Warga yang dikunjungi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta kehadiran pihak Kepolisian, karena dengan adanya kegiatan sambang seperti ini masyarakat merasa lebih aman, nyaman, dan terlindungi.

    Kegiatan sambang ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta mempererat kemitraan antara warga dan Kepolisian dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Tebet Barat.

  • POLSEK PESANGGRAHAN HADIRI RAPAT KOORDINASI TERKAIT TIANG MENARA TOWER YANG TIDAK BERFUNGSI DI KELURAHAN PETUKANGAN UTARA

    Jakarta Selatan – Polsek Pesanggrahan melalui Kapolsubsektor Petukangan Utara Iptu Saripudin bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Petukangan Utara Aiptu Parjono menghadiri kegiatan rapat pertemuan membahas keberadaan tiang menara tower yang sudah tidak berfungsi di Jl. Palem RT.003/08, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

    Kegiatan yang dilaksanakan di Aula kantor Kelurahan Petukangan Utara Jl. Masjid Darul Fallah pada Selasa (29/10/2025) tersebut dipimpin oleh Lurah Petukangan Utara, Bapak Syopwani, dan dihadiri oleh unsur tiga pilar serta berbagai pihak terkait, antara lain perwakilan PTSP, Pol PP, Babinsa, Damkar, FKDM, dan tokoh masyarakat setempat.

    Dalam rapat dibahas bahwa menara tower yang berdiri sejak tahun 1996 tersebut sudah tidak berfungsi dan kondisinya berkarat, sehingga menimbulkan kekhawatiran warga di sekitar lokasi. Berdasarkan hasil musyawarah, disepakati untuk menelusuri kepemilikan menara melalui Kominfo dan instansi terkait, serta menyusun surat resmi yang ditujukan kepada pihak Kecamatan dan Provinsi disertai tanda tangan warga RT.03/04 RW.08 sebagai dukungan agar proses penurunan tower dapat segera dilakukan.

    Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas agar warga tetap tenang dan tidak bertindak emosional, serta selalu menjaga keamanan lingkungan. Selain itu, masyarakat diimbau untuk menghubungi layanan bebas pulsa 110 atau Polsek Pesanggrahan/Bhabinkamtibmas setempat apabila terjadi kejadian menonjol atau membutuhkan bantuan kepolisian.

    Kegiatan berlangsung aman dan kondusif, mencerminkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mencari solusi terbaik demi keselamatan bersama.

  • Tren Narkoba Baru Ketamine-Etomidate, Kapolri: Akan Ada Terobosan Hukum

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan tren baru penyalahgunaan narkoba yang cukup mengkhawatirkan.

    Menurut Sigit, tren itu penggunaan senyawa berbahaya berupa Ketamine dengan cara dihirup melalui hidung dan Etomidate yang dicampur dengan liquid vape dan kemudian dihisap menggunakan pods.

    “Kedua senyawa berbahaya tersebut belum diatur dalam produk hukum, sehingga penggunanya tidak dapat dipidana,” kata Sigit dalam pemusnahan narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).

    Oleh karena itu, Sigit menegaskan, Polri sebagai bagian dari Komite Nasional Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor, saat ini sedang bekerja sama dengan Tim Kerja Akses Obat Kemenkes RI.

    Hal itu, kata Sigit dilakukan untuk mencari suatu terobosan hukum terkait penggolongan senyawa berbahaya Ketamine dan Etomidate.

    “Agar dapat dilampirkan dalam daftar yang dimuat dalam revisi UU Narkotika, termasuk dalam jangka pendek dituangkan dalam Lampiran Permenkes terkait penggolongan narkotika,” tegas Sigit.

    Dengan adanya terobosan hukum itu, Sigit menjelaskan, pengguna senyawa berbahaya dapat dilakukan penegakan hukum atau pidana.

    “Diharapkan ke depannya penyalahgunaan kedua senyawa berbahaya tersebut dapat dipidana,” tutup Sigit.

  • Momen Harmonis Personel Satgas Ops Damai Cartenz Bersama Masyarakat dan Anak-Anak di Mimika

    Mimika,— Personel Satgas Ops Damai Cartenz mempererat hubungan kemanusiaan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial bersama anak-anak di Jalan Irigasi, Kecamatan Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Senin (27/10).

    Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, sekaligus mempertegas bahwa tugas kepolisian tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga membangun keakraban dan kepercayaan publik.

    Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini merupakan bagian dari strategi Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Tanah Papua.

    “Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat. Kedekatan dengan warga adalah kunci menjaga kedamaian di Papua yang indah ini,” ujar Brigjen Faizal.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas Ops Damai Cartenz tampak berbaur dengan masyarakat dan membagikan makanan ringan kepada anak-anak di sekitar lokasi. Suasana penuh keceriaan terlihat ketika anak-anak antusias menyambut kehadiran personel kepolisian dengan tawa dan senyum.

    Di tempat terpisah, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan sosial ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.

    “Langkah-langkah humanis seperti ini penting untuk membangun kepercayaan publik dan memperkuat sinergi demi terciptanya keamanan dan kedamaian yang berkelanjutan di Papua,” ungkap Kombes Adarma.

    Melalui kegiatan tersebut, Satgas Ops Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat warga Papua dalam mewujudkan kedamaian yang berkelanjutan.

  • Pelayanan Cepat dan Ramah, SPKT Polda Metro Jaya Kembali Dapat Apresiasi dari Warga

    Jakarta – Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi positif dari masyarakat atas pelayanan yang dinilai cepat, ramah, dan transparan, Rabu (29/10/2025).

    Salah satu warga, Amar, yang datang untuk membuat surat tanda kehilangan SIM, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas SPKT.
    “Halo, perkenalkan nama saya Amar. Sekarang saya lagi buat surat tanda lapor kehilangan SIM. Di sini pelayanannya ramah, cepat, dan tidak ada biaya apapun. Jadi kalau yang mau ke sini buat surat kehilangan, pelayanannya bagus,” ujar Amar.

    Perwira Siaga SPKT Polda Metro Jaya, Kompol Deti Juliawati, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui sistem kerja yang terstruktur dan transparan. Ia memaparkan alur pelayanan yang dilakukan SPKT, mulai dari kedatangan pelapor hingga diterbitkannya laporan resmi.

    “Masyarakat yang datang pertama kali akan diterima oleh petugas siaga dan diminta mengisi daftar tamu, kemudian mendapatkan nomor antrean. Setelah itu, pelapor mendapat konseling dari fungsi terkait seperti Reskrimum, Reskrimsus, Reserse Siber, atau PPA, tergantung jenis laporannya,” jelas Kompol Deti.

    Ia menambahkan, jika laporan yang disampaikan memenuhi unsur pidana, petugas konseling akan memberikan rekomendasi untuk diterbitkan Laporan Polisi (LP). Setelah itu, petugas SPKT menyiapkan LP yang kemudian dikoreksi dan ditandatangani oleh Kepala Siaga sebelum pelapor menerima tanda bukti laporan resmi.

    “Mekanisme tersebut dirancang agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum secara cepat dan profesional. Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan percaya bahwa setiap laporan mereka ditangani sesuai prosedur,” tegasnya.

    Apresiasi dari masyarakat terhadap pelayanan SPKT menjadi bukti nyata komitmen Polda Metro Jaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang humanis dan transparan, sejalan dengan semangat Presisi — prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.