Jakarta Selatan – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Polsek Pesanggrahan melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Ulujami, Aiptu Suroto, yang dengan sigap menolong seorang pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan tunggal di Jl. Ulujami Raya RT.007/RW.05, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (5/11/2025).
Berdasarkan keterangan di lokasi, korban diduga hilang kendali saat melintas di jalan tersebut hingga terjatuh dari sepeda motornya. Mengetahui ada kejadian itu, Aiptu Suroto yang tengah melaksanakan patroli kewilayahan segera menghampiri dan memberikan pertolongan pertama kepada korban.
Selanjutnya, Bhabinkamtibmas bersama warga sekitar mengevakuasi korban ke tempat aman serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. Korban kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam, S.I.K.,MSi.,CPHR.,CBA, mengapresiasi tindakan cepat dan tanggap yang dilakukan oleh personelnya. Menurutnya kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga kamtibmas, tetapi juga untuk memberikan pertolongan dan rasa aman kepada warga.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Pesanggrahan berharap kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat semakin mempererat hubungan baik antara Polri dan warga serta menumbuhkan kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri yang humanis.
Jakarta – Menghadapi musim penghujan yang rawan banjir dan longsor, Brimob Polda Metro Jaya menyiagakan personel serta perlengkapan SAR di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Langkah ini menjadi wujud tanggung jawab dan komitmen Brimob dalam meningkatkan pelayanan, menjaga ketertiban, serta melindungi masyarakat di tengah ancaman cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jabodetabek.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Brimob tidak hanya menunggu laporan bencana, tetapi aktif memantau dan bergerak cepat di titik-titik rawan. “Seluruh unsur SAR kami siagakan agar dapat bertindak kapan pun dibutuhkan. Fokus utama kami adalah memastikan masyarakat tetap aman dan terlindungi,” ujarnya.
Personel Brimob turut melakukan patroli di bantaran sungai, jalan utama, hingga kawasan padat penduduk untuk memastikan kondisi tetap terkendali. Selain itu, Brimob juga siap mengevakuasi warga terdampak, menyalurkan bantuan, dan memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat.
Program “Jaga Jakarta” yang diinisiasi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., memiliki empat pilar utama, yakni Jaga Lingkungan, Jaga Warga, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah. Program ini menekankan pentingnya pelayanan tulus kepada masyarakat dan memperkuat kehadiran Polri yang responsif serta humanis.
Dalam pelaksanaannya, Brimob Polda Metro Jaya juga menjalin sinergi dengan BPBD, Basarnas, serta instansi terkait lainnya untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan terkoordinasi. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
Dengan kesiapsiagaan yang terencana dan semangat pengabdian yang tinggi, Brimob Polda Metro Jaya siap menjadi garda terdepan dalam menghadapi potensi bencana di musim penghujan — sejalan dengan semangat program “Jaga Jakarta” yang menghadirkan Polri responsif, peduli, dan dekat dengan masyarakat.
Jakarta – Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) terkesan dengan SPPG Polri di Karanganyar. Titiek memuji kebersihan dapur MBG tersebut. “Saya salut kebersihannya luar biasa ini bisa jadi contoh SPPG seluruh Indonesia. Ini bersih di sini, kemudian sangat higienis,” ujar Titiek, setelah meninjau SPPG YKB Polres Karanganyar, Jumat (7/11/2025).
Titek menilai kebersihan menjadi salah satu faktor penting di seluruh SPPG. Dia juga memuji kebersihan proses pencucian ompreng bisa jadi standar bagi dapur MBG lainnya.
“Kebersihannya juga pencucian piring ompreng bisa jadi standar. Punya SPPG jangan hanya punya-punyaan. ‘Bangga saya punya SPPG, ‘Saya punya SPPG bisa memberikan pada sekian ribu anak’. Tapi tak memperhatikan higienis dan gizi untuk anak-anak itu, di sini semua diperhatikan, mudah-mudahan bisa jadi contoh bagi SPPG yang lain,” sambungnya.
Dalam peninjauannya, Titiek juga memastikan apakah SPPG YKB Polres Karanganyar ini sudah menyerap produksi pangan warga sekitar. Dari informasi yang dia dapat, SPPG Polri di Karanganyar turut melibatkan warga sekitar.
“Ternyata tadi dapat laporan bahwa bahan bakunya diambil dari masyarakat atau UMKM di sekitar sini,” terangnya.
SPPG ini dibangun dengan pengawasan langsung Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto. MBG ini akan diserahkan ke 4 ribu siswa pada 16 sekolah mencakup jenjang dari PAUD hingga SMA dia wilayah Karanganyar.
Uji coba SPPG ini sudah dilakukan sejak 30 September dengan melayani 500 porsi. Kemudian uji coba dilakukan 3 dan 8 Oktober dengan jumlah 1.750 porsi.
Pembuatan makanan dilakukan proses pemilihan dan pembelian bahan mentah yang diawasi oleh Pengurus Bhayangkari Karanganyar. Penerimaan bahan mentah selalu dicek ulang kuantitas dan kualitasnya agar sesuai kriteria.
Kebersihan tempat makan dan proses pengolahan bahan makanan juga diawasi oleh Tenaga Ahli Gizi. Termasuk proses loading dan pengantaran makanan diawasi ketat oleh pengawas SPPG.
Makanan yang sudah sampai sekolah juga dicoba dulu oleh guru untuk memastikan makanan dalam kondisi baik dan layak konsumsi. Limbah hasil produksi makanan diolah dengan sistem pengolahan air limbah sehingga tidak mencemari lingkungan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan SPPG Polri menekankan zero accident. Kapolri dan rombongan melihat langsung bagaimana proses pelaksanaan food security.
“Ibu Titiek juga berkenan untuk mengecek langsung SPPG Polri di Karanganyar mulai dari saat barang tiba, kemudian proses pemisahan penyimpanan, sampai juga terkait pada saat masak, kemudian juga pada saat akan didistribusikan,” ujar Jenderal Sigit di SPPG YKB Polres Karanganyar.
Jenderal Sigit dan Titiek juga melihat pengelolaan IPAL terkait sampah hasil MBG yang tak dimakan.
“Termasuk pembersihan dan juga sterilisasi sehingga harapan kita terkait SPPG Polri ini betul-betul bisa zero accident dan ini menjadi perhatian besar dari Bapak Presiden yang harus kita jaga,” jelasnya.
Jakarta. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi kerja sama Polri dan Kontras dalam mengungkap kasus orang hilang dan kasus penemuan kerangka manusia di gedung Kwitang, Jakarta Pusat, yang terbakar pada akhir Agustus 2025.
Kompolnas mengapresiasi kepolisian dan Kontras yang saling berbagi informasi mengenai orang hilang.
“Kami dari kompolnas memberikan apresiasi yang tinggi atas kerjasama Polda Metro Jaya dan kontras, sehingga tahapan-tahapan untuk memastikan pencarian orang hilang itu ada,” ujar Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam, dalam konferensi pers di RS Polri, Jakarta Timur, Jumat (7/11/2025).
Ia mengapresiasi kerjasama antara institusi kepolisian dan kelompok masyarakat sipil Kontras, maupun kerja sama dengan lembaga Kompolnas dan Komnas HAM. Sebab menurutnya dalam menangani kasus orang hilang, kerja sama merupakan kata kunci untuk menemukan orang hilang.
Kompolnas mengapresiasi tindakan Polda Metro Jaya yang berkoordinasi dan berbagi informasi dengan pihak Kontras dalam mengungkap kasus orang hilang dan temuan kerangka manusia tersebut, misalnya saling berbagi informasi kesaksian, informasi rekam jejak digital, melakukan pertemuan terkait kasus tersebut dan lainnya. Menurut Anam, proses tersebut merupakan proses yang akuntabel dan transparan.
“Kalau tadi diterangkan oleh Polda Metro Jaya oleh pak Wadir, sekian kali bertemu, sekian kali koordinasi, sekian kali berbagi informasi, termasuk juga informasi kesaksian, termasuk juga informasi rekam jejak digital dan sebagainya, sehingga itu menunjukkan suatu proses, menurut kami ketika kami sebagai lembaga pengawas kepolisian, prosesnya menjadi proses akuntabel,” jelas Komisioner Anam.
Kompolnas mengaku pihaknya juga berkoordinasi dengan tim penyidik dan Kontras untuk memastikan proses yang dilakukan Polda Metro Jaya berjalan maksimal dan sesuai aturan. Ia mengapresiasi kedua pihak yang saling berbagi informasi dan jejak digital yang berkontribusi dalam mengungkap pencarian orang hilang.
“Kami juga berkomunikasi dengan Polda Metro Jaya, kami juga berkomunikasi dan berkoordinasi dengan rekan-rekan Kontras untuk memastikan bahwa proses yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya, berjalan maksimal dan sesuai dengan aturan hukum yang ada. Berbagi informasi dan sebagainya, digital dan sebagainya, itu yang menurut kami menjadi penting dalam catatan dalam sejarah pencarian orang hilang, sekali lagi tidak banyak ya di dalam sejarah dunia, kerja sama baik,” terang Komisioner Anam.
Komisioner Anam mengaku tahu persis bagaimana proses pencarian orang hilang usai kerusuhan yang terjadi pada akhir Agustus lalu. Ia pun mengonfirmasi kembali hasil identifikasi temuan kerangka manusia setelah menerima informasi dari tim forensik.
“Kami tahu persis bagaimana proses pencarian orang hilang ini, sampai beberapa hari yang lalu kami mendapatkan informasi diketemukannya kerangka dan kami konfirmasi kembali kemarin, sekarang kita presscon dan sudah diumumkan hasil dari Puslabfor,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi adanya kepastian atas teridentifikasinya hasil DNA kerangka manusia di gedung yang terbakar di Kwitang tersebut. Menurutnya hal ini memberikan kepastian bagi pihak keluarga.
“Seperti tadi yang dipertegas sama pak Wadir Reskrimum, bahwa kasus ini apa namanya masih menjadi perhatian, tapi momen saat ini yang paling penting adalah, kepastian bahwa orang yang belum diketemukan saat ini ditemukan, kepastian orang yang dinyatakan hilang saat ini sudah dinyatakan ketemu, dan ini yang paling penting,” paparnya.
Ia mengajak semua pihak untuk mendoakan M Farhan Hamid dan Reno Syahputeradewo yang kerangkanya ditemukan di gedung Kwitang yang terbakar. Kompolnas juga turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
“Ayo kita bersama-sama mendoakan keluarganya tabah dan almarhum juga mendapat tempat yang terbaik,” ujarnya.
Diketahui, polisi mengumumkan hasil tes DNA terhadap dua kerangka yang ditemukan dalam gedung di Kwitang, Jakarta Pusat, yang terbakar pada akhir Agustus lalu. Polisi mengatakan dua kerangka itu identik dengan DNA dari dua keluarga orang yang hilang.
Karo Labdokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti, mengatakan kerangka itu diterima dalam dua kantong jenazah, yakni kantong jenazah 0080 dan 0081.
Pemeriksaan kemudian dilakukan terhadap gigi dan sampel DNA. Hasilnya, kerangka itu identik dengan sampel keluarga dari dua orang yang hilang, yakni M Farhan Hamid dan Reno Syahputeradewo.
Sukoharjo, 6 November 2025 — Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Polres Sukoharjo berhasil mendeteksi indikasi adanya zat yang berbahaya untuk dikonsumsi pada buah anggur jenis Muscat dalam pemeriksaan rutin Food Safety yang merupakan bagian dari program Makan Bergizi Gratis Polri. Temuan ini menunjukkan tingkat kedisiplinan dan keseriusan Polri dalam memastikan setiap makanan yang disalurkan kepada masyarakat aman, bergizi, dan bebas dari bahan berbahaya.
Pemeriksaan dilaksanakan pada Kamis, 5 November 2025 pukul 07.00–08.00 WIB oleh tim Sie Dokkes Polres Sukoharjo bersama Kasie Dokkes, sebagai bagian dari prosedur tetap (SOP) pengawasan keamanan pangan yang diterapkan di seluruh SPPG Polri. Pemeriksaan organoleptik dan kimia terhadap menu utama — nasi putih, telur puyuh asam manis, tempe goreng, sayur sop, dan buah kelengkeng — menunjukkan hasil negatif terhadap arsenik, formaldehid, dan nitrit, serta memenuhi standar gizi seimbang dengan total 553,3 kkal energi, 18,7 gr protein, 25,4 gr lemak, dan 64,4 gr karbohidrat.
Namun, dalam pemeriksaan lanjutan terhadap menu untuk hari berikutnya yang meliputi roti, susu, dan buah anggur Muscat, tim menemukan indikasi positif adanya zat yang berbahaya untuk dikonsumsi berdasarkan uji cepat menggunakan alat Food Safety merk Alder. Menyikapi temuan tersebut, Polres Sukoharjo langsung bertindak cepat dan tegas dengan menarik seluruh buah anggur Muscat dari dapur penyajian, memisahkannya dari bahan makanan lain, serta menggantinya dengan buah yang telah teruji aman. Seluruh bahan yang terindikasi berisiko kemudian diamankan untuk pemeriksaan lanjutan, memastikan tidak ada bahan berbahaya yang sampai ke tangan masyarakat penerima manfaat.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K. menyampaikan bahwa langkah cepat dan disiplin tersebut diambil sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis Polri.
“Begitu ditemukan indikasi bahan berisiko, kami langsung menarik makanan tersebut agar tidak ada satu pun makanan yang mengandung bahan berbahaya boleh sampai ke penerima manfaat. Distribusi tetap berjalan dengan menu yang telah dipastikan aman dikonsumsi,” tegas Kapolres Sukoharjo.
Pemeriksaan silang kemudian dilakukan oleh beberapa lembaga untuk memastikan keakuratan hasil. Ahli Gizi Dokkes Polres Sukoharjo mengonfirmasi hasil positif adanya zat berbahaya untuk dikonsumsi melalui uji cepat, sementara Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), melalui Bapak Muhammad Fajar Arifin, menjelaskan bahwa uji cepat merupakan screening test atau pemeriksaan pendahuluan yang perlu dikonfirmasi melalui laboratorium terakreditasi. BPOM menilai langkah Polri menghentikan penyajian bahan tersebut merupakan tindakan yang cepat, tepat, dan sesuai prosedur keamanan pangan nasional.
Sementara itu, pemeriksaan lanjutan oleh Bidlabfor Polda Jateng menggunakan metode reagen kimia terhadap kulit, daging, dan buah anggur menunjukkan hasil negatif terhadap keberadaan zat berbahaya tersebut. Perbedaan hasil tersebut dipahami sebagai akibat perbedaan alat dan metode uji, namun seluruh proses menunjukkan bahwa Polri telah bertindak sesuai prinsip kehati-hatian dan profesionalitas dalam menjaga keamanan pangan masyarakat.
Selain Polri dan BPOM, Dinas Pangan Kabupaten Sukoharjo juga turut memantau jalannya pemeriksaan dan berkoordinasi dalam memastikan keamanan seluruh rantai distribusi bahan pangan. Kolaborasi ini memperlihatkan sinergi lintas sektor dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis Polri agar tetap aman dan berkualitas.
Menanggapi laporan dari Polres Sukoharjo, Kasatgas Makan Bergizi Gratis Polri, Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menegaskan bahwa temuan ini menjadi bukti nyata disiplin penerapan pengawasan pangan di lapangan. Hingga saat ini terdapat 233 SPPG Polri yang beroperasi aktif di seluruh Indonesia, dan seluruhnya diwajibkan menjalankan pemeriksaan Food Safety harian secara berjenjang dan terdokumentasi.
“Temuan di Sukoharjo ini membuktikan sistem pengawasan kita berjalan. Begitu ada indikasi bahan berbahaya, langsung terdeteksi sebelum makanan sampai ke masyarakat. Kami terus menginstruksikan agar seluruh SPPG Polri memperketat pengawasan bahan pangan demi menjamin setiap makanan yang disalurkan benar-benar aman,” tegas Irjen Pol. Nurworo Danang.
Lebih lanjut, Irjen Pol. Nurworo menjelaskan bahwa temuan indikasi zat berbahaya untuk dikonsumsi pada buah anggur Muscat tersebut akan diselidiki lebih lanjut untuk memastikan sumber asal bahan, termasuk kemungkinan adanya residu pestisida atau kontaminasi dari rantai distribusi. Polri akan bekerja sama dengan BPOM dan dinas terkait baik daerah maupun pusat untuk memastikan hasil akhir pemeriksaan serta menutup potensi bahaya serupa di masa mendatang.
Program Makan Bergizi Gratis Polri merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial Polri dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat dengan standar keamanan pangan yang tinggi. Melalui pelaksanaan pengawasan ilmiah dan pemeriksaan rutin yang ketat, Polri memastikan setiap makanan yang diberikan kepada masyarakat aman, sehat, dan bergizi.
Karanganyar — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) dan Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Juliati Sigit Prabowo meninjau SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (7/11/2025). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas pemerintah Presiden Prabowo Subianto.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolri didampingi oleh Kabaintelkam Polri Irjen Yuda Gustawan, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, Kasatgas MBG Irjen Nurworo Danang, serta Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo.
Jenderal Sigit dan rombongan meninjau secara langsung fasilitas yang ada di SPPG. Ia juga memantau proses memasak hingga pengecekan sampel makanan untuk memastikan kualitas dan higienitas bahan pangan yang disajikan bagi siswa penerima program MBG. Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa pengelolaan MBG di SPPG Polres Karanganyar telah memenuhi standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan.
Selain meninjau dapur dan proses pengolahan makanan, Kapolri juga mengecek instalasi pembuangan air limbah (IPAL) di lokasi tersebut. Dalam kesempatan yang sama, Kapolri secara simbolis menyerahkan bantuan sosial kepada warga Karanganyar berupa beras kg, gula kg, teh 1 pak, minyak goreng 1 liter, biskuit, dan 5 mi instan.
SPPG yang dibangun di bawah pengawasan Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto ini mendukung program MBG untuk sekitar 4.000 siswa di 16 sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA di wilayah Karanganyar.
Uji coba operasional SPPG telah dilakukan sejak 30 September dengan melayani 500 porsi, kemudian berlanjut pada 3 dan 8 Oktober dengan peningkatan hingga 1.750 porsi.
Proses penyediaan makanan di SPPG dilakukan dengan standar ketat. Pemilihan serta pembelian bahan mentah diawasi langsung oleh Pengurus Bhayangkari Karanganyar, termasuk pengecekan ulang terhadap kuantitas dan kualitas bahan agar sesuai dengan kriteria gizi dan kelayakan konsumsi.
Kebersihan area pengolahan dan penyajian makanan turut diawasi oleh tenaga ahli gizi, sementara proses distribusi ke sekolah-sekolah dipantau ketat oleh pengawas SPPG. Setibanya di sekolah, makanan terlebih dahulu dicicipi oleh guru untuk memastikan dalam kondisi baik dan aman dikonsumsi siswa.
Limbah hasil produksi makanan pun diolah melalui sistem pengelolaan air limbah agar tidak mencemari lingkungan, sebagai bentuk komitmen terhadap kelestarian dan kesehatan lingkungan sekitar.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah dan meningkatkan sinergi antara pihak kepolisian dengan masyarakat, Panit Samapta Polsek Tebet Aiptu Suwarno bersama Banit Samapta Briptu Aditia melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis di pemukiman warga Tebet Dalam RT 020/RW 01, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Kamis (6/11/2025) pukul 11.30 WIB.
Kegiatan patroli ini menyasar area pemukiman padat penduduk guna memantau situasi kamtibmas di siang hari sekaligus berdialog dengan petugas keamanan setempat. Dalam kesempatan tersebut, personel Samapta memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada petugas security agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan.
Aiptu Suwarno mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, untuk menghindari tindak pencurian. Warga diminta agar selalu mengunci ganda atau menambahkan kunci pengaman tambahan pada kendaraan yang diparkir.
Selain itu, petugas juga memberikan imbauan agar masyarakat dan petugas keamanan tidak mudah tergiur dengan judi online maupun penipuan belanja online yang marak terjadi, serta selalu berhati-hati dalam menerima tawaran transaksi daring yang mencurigakan.
Kegiatan patroli dialogis ini rutin dilakukan oleh personel Samapta Polsek Tebet sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat, sekaligus wujud komitmen dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap aman dan kondusif.
JAKARTA SELATAN, 7 November 2025 – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan, Polsek Pasar Minggu melalui Unit Samapta melaksanakan kegiatan sambang dan patroli dialogis ke Sekolah Internasional ACG, Kamis (6 November 2025) pukul 12.45 WIB.
Kegiatan yang dipimpin oleh AIPTU Sarnadi ini bertujuan membangun sinergi serta komunikasi yang baik antara pihak kepolisian dengan keamanan sekolah agar sistem keamanan dapat berjalan dengan optimal. Sebagai bagian dari program rutin Polsek Pasar Minggu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan sekolah.
“Keberadaan kami di sekolah ini untuk memastikan bahwa sistem keamanan berjalan dengan baik dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi siswa dan staf,” ujar AIPTU Sarnadi.
Selain memberikan himbauan kepada petugas keamanan sekolah untuk selalu waspada terhadap berbagai potensi gangguan, petugas juga mensosialisasikan Call Center Bebas Pulsa 110 sebagai layanan pengaduan dan bantuan darurat yang mudah diakses oleh masyarakat tanpa biaya pulsa.
Sosialisasi ini diharapkan memudahkan warga sekolah dan masyarakat sekitar dalam melaporkan gangguan keamanan dengan cepat sehingga penanganan dari kepolisian dapat segera dilakukan.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polsek Pasar Minggu dalam menjaga stabilitas keamanan khususnya di kawasan Jalan Margasatwa, Kelurahan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
JATENG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau SMP Kemala Bhayangkari di Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng). Hal sebagaimana mengawal dan mendukung visi dari Presiden Prabowo Subianto.
“Adanya SMP Kemala Bhayangkari ini untuk mewujudkan generasi emas sesuai visi Presiden Prabowo Subianto,” kata Sigit, Jumat (7/11/2025).
Dalam kunjungannya, Sigit melakukan peninjauan aktivitas belajar di ruang kelas SMP Kemala Bhayangkari serta menyaksikan para murid menerima program MBG.
Pada kesempatan ini, dilakukan juga penyerahan paket alat tulis kepada para siswa berisi buku gambar, buku tilis, penggaris, bolpoint, pensil, penghapus, dan stabilo.
SMP Kemala Bhayangkari ini juga sudah mendapat surat rekomendari dari Dinas Pendidikan Kebudayaan tentang sekolah layak untuk kegiatan belajar mengajar di gedung baru tahun ajaran 2025/2026. Program unggulan sekolah ini yakni penguatan karakter kebhayangkaraan, peningkatan kualitas tenaga pendidik dan murid.
Total ada 5 tenaga kependidikan dan 11 tenaga pendidik di SMP Kemala Bhayangkari ini. Tiap kelas nantinya terdiri dari 32 siswa. SMP Kemala Bhayangkari ini juga sudah mendapat berbagai sertifikat yakni Sertifikat Penghargaan Sekolah Sehat Stratifikasi Standar, Sertifikat Laik Operasi Instalasi Kelistrikan.
Sertifikat Sekolah Ramah Anak, Sertifikat Sekolah Unggul, Sertifikat Adiwiyata Teks, Sertifikat Nomor Pokok Perpustakaan, Sertifikat Pengelolaan UKS, Sertifikat Gerakan Pramuka, Sertifikat Kelayakan Air Tanah oleh PDAM, Sertifikat telah dilakukannya Sosialisasi dan Simulasi Bencana dari BPBD, Sertifikat Penghargaan Prestasi Siswa.
Sigit hadir didampingi Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto dan Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Juliati Sigit Prabowo.
Jakarta Selatan, 6 November 2025 – Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., MH., M.Si. melakukan kunjungan ke Kampung Tangguh Anti Narkoba yang berlokasi di Jalan Bango IV, RT 010/003, Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Kamis sore. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 14.00 hingga 15.40 WIB ini bertujuan menguatkan peran serta masyarakat dalam memberantas penyalahgunaan narkoba secara komprehensif.
Hadir dalam kegiatan antara lain Kasat Narkoba AKBP Prasetya Nugroho, Kasi Humas Kompol Murodih, Kapolsek Cilandak Kompol Febriman Sarmase, Kasipem Kelurahan Pondok Labu Ibu Roro, Ketua IBM (Intervensi Berbasis Masyarakat) Bapak Idris, serta unsur Damkar, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa setempat.
Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan serangkaian sambutan. Kasipem Kelurahan Pondok Labu, Ibu Roro, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya tiga elemen IBM sejak tahun 2022 yang aktif melibatkan berbagai elemen masyarakat termasuk PKK, FKDM, dan karang taruna, serta menggandeng kerjasama dengan instansi seperti Damkar untuk mendukung pencegahan narkoba.
Ketua IBM, Bapak Idris, menambahkan bahwa IBM sebagai komunitas antisipasi penyalahgunaan narkotika telah melakukan penjangkauan di sekolah-sekolah dan akan memperluas ke kampus-kampus, dengan dukungan penuh dari tokoh masyarakat dan agama untuk mewujudkan Jakarta Selatan yang Bersih dari Narkoba (BERSINAR).
Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, mengapresiasi peran aktif masyarakat dan relawan dalam program Jaga Jakarta yang sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah. Ia menekankan pentingnya mengurangi kesempatan bagi pelaku narkoba dan merangkul warga yang terpapar agar tidak terstigma. Ia juga mengimbau masyarakat untuk memfilter informasi di media sosial dan terus menjaga aturan lingkungan agar generasi muda terlindungi dari berbagai tindakan negatif.
Sesi tanya jawab mempertegas pentingnya aturan lingkungan yang melibatkan RT, RW, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa untuk deteksi dini penyalahgunaan narkoba serta langkah antisipasi yang dapat dilakukan oleh warga.
Kegiatan diakhiri dengan penyanyian lagu “Bagimu Negeri” dan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi dan komitmen bersama menjaga wilayah bebas narkoba.
Kunjungan Kapolres Jakarta Selatan ke Kampung Tangguh Pondok Labu ini berjalan lancar dan aman, menjadi wujud nyata kolaborasi aparat dan masyarakat dalam pemberantasan narkoba di tingkat lingkungan.