Blog

  • Perkuat Keamanan Jelang Akhir Tahun, Ditkrimum Polda Metro Jaya Bentuk Posko Ring Serse di Rawajati

    Jakarta Selatan  –  Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Metro Jaya bersama Polsek Pancoran melaksanakan kegiatan Cooling System, Sambang, dan pembentukan Posko Ring Serse di wilayah Kelurahan Rawajati.

    Kegiatan ini berlangsung pada Selasa malam, 2 Desember 2025, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai, bertempat di Sekretariat RW 08, Jalan Rawajati Timur II RT 003/08, Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    Giat ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim (Kateam) Ring 3 Ditkrimum Polda Metro Jaya, Ipda Boy Handriana, S.H., didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawajati, Aiptu Nur Cholis, serta aparatur sipil negara (ASN) Kelurahan Rawajati.

    Dalam sambutannya, Ipda Boy Handriana menekankan pentingnya peran aktif warga dalam menjaga lingkungan melalui program “Jaga Jakarta”. Fokus utama pembentukan Posko Ring Serse ini adalah untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat.

    “Kami menghimbau warga untuk selalu waspada, terutama dalam mengantisipasi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Pastikan memarkir motor di tempat yang aman dan gunakan kunci ganda atau kunci tambahan,” ujar Ipda Boy Handriana di hadapan para peserta sosialisasi.

    Selain isu Curanmor, kepolisian juga memberikan edukasi mengenai bahaya tawuran remaja, kenakalan remaja, serta maraknya penipuan online yang kerap menyasar masyarakat. Ipda Boy juga mensosialisasikan layanan darurat Polri 110 yang bebas pulsa, agar warga dapat dengan cepat melaporkan kejadian mencurigakan.

    “Agar warga selalu menjaga lingkungan agar tidak terjadi tindak pidana maupun kriminal. Segera laporkan apabila terjadi tindak pidana pencurian maupun tindak pidana lainnya agar wilayah Kelurahan Rawajati tetap kondusif,” tambahnya.

    Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keamanan lingkungan, dalam kesempatan tersebut Ditkrimum Polda Metro Jaya menyerahkan bantuan sarana kontak (Sarkon) untuk Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) RW 08. Bantuan tersebut berupa senter, dua unit Handy Talky (HT), rompi, dan jas hujan guna menunjang operasional petugas keamanan warga.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat, antara lain Ketua RW 08 Bapak Sriyono, para Ketua RT di lingkungan RW 08, anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), serta Ketua Pokdar Kamtibmas 4 Bapak Sarjan.

    Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawajati, Aiptu Nur Cholis, menambahkan bahwa sinergi antara polisi dan masyarakat melalui posko ini diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah gangguan keamanan. “Kehadiran Posko Ring Serse ini adalah wujud kehadiran negara di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman,” tutupnya.

    Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban antara aparat kepolisian dan warga setempat.

  • Bhabinkamtibmas Petogogan Respon Cepat Laporan 110, Atasi Kemacetan di Jalan Senopati Raya

    Jakarta Selatan – Bhabinkamtibmas Kelurahan Petogogan Polsek Metro Kebayoran Baru, Aipda Bayu Irawan, merespon cepat laporan layanan darurat 110 terkait adanya kemacetan di Jalan Senopati Raya, Kelurahan Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Kemacetan dilaporkan terjadi pada arah menuju Tendean, yang dipicu oleh banyaknya kendaraan milik pengunjung restoran dan kafe di sepanjang Jalan Senopati yang diparkir di bahu jalan. Kondisi tersebut menyebabkan penyempitan ruas jalan dan menghambat kelancaran arus lalu lintas.

    Menerima laporan tersebut, Aipda Bayu Irawan segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan situasi. Setibanya di tempat, ia langsung memberikan imbauan kepada para pengendara dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menata ulang area parkir agar tidak mengganggu jalur lalu lintas. Berkat langkah cepat tersebut, kepadatan kendaraan berhasil diurai dalam waktu singkat.

    Hingga saat ini, arus lalu lintas di Jalan Senopati dilaporkan sudah kembali relatif lancar, meski petugas tetap mengimbau masyarakat dan para pengunjung kawasan kuliner Senopati untuk tidak memarkirkan kendaraan di bahu jalan demi menjaga ketertiban serta kelancaran bersama.

    Polsek Metro Kebayoran Baru menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

  • Polda Aceh dan Bapanas Inspeksi Pangan untuk Antisipasi Penimbunan dan Kenaikan Harga Pascabanjir

    Banda Aceh — Ditreskrimsus Polda Aceh bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Dinas Pangan Aceh melaksanakan inspeksi pangan di tujuh kabupaten/kota untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga, serta mencegah penimbunan bahan pokok pascabencana banjir.

    Inspeksi yang dilakukan mulai Minggu, 30 November 2025, itu berlokasi di Kota Banda Aceh, Sabang, Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Jaya, dan Kabupaten Aceh Barat. Wilayah tersebut menjadi target inspeksi untuk memastikan para pedagang tidak melakukan penyimpangan seperti penimbunan pangan atau menaikkan harga di luar batas kewajaran.

    “Polda Aceh, Bapanas, Dinas Pangan Aceh, dan instansi terkait lainnya melakukan inspeksi untuk memastikan tidak ada pedagang yang menjual bahan pokok di atas harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah. Di sinilah peran kita mengawal, agar harga beli masyarakat tidak melampaui ketentuan,” kata Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol. Zulhir Destrian, Selasa, 2 Desember 2025.

    Zulhir juga menyampaikan bahwa Satgas Pangan akan terus dioptimalkan. Polda telah menugaskan Kasat Reskrim serta Kanit Tipiter pada setiap kabupaten dan kota untuk mengawasi jalannya distribusi pangan agar tidak terjadi penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat.

    “Pengawasan kita lakukan terhadap berbagai bahan pangan penting seperti beras, telur, daging, dan cabai untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang tidak wajar,” tegasnya.

    Ia berharap inspeksi ini dapat membuat masyarakat merasa tenang karena pemerintah dan aparat terus bekerja menjaga ketahanan serta stabilitas harga pangan di seluruh wilayah Aceh.

  • SLOG Polri Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Aceh, Proses Pengiriman Melalui Bandara Soekarno-Hatta Dimulai Hari Ini

    Jakarta – Polri kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Aceh yang masih terdampak bencana. Paket bantuan dalam jumlah besar tersebut diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 190, pukul 16.35 – 19.00 WIB, tujuan Kuala Namu (KNO).

    Bantuan berasal dari Satuan Logistik (SLOG) Polri dan saat ini seluruh barang telah berada di RA Rawa Bokor – PT Adhia Avia Prima untuk proses booking dan loading sebelum diterbangkan.

    Adapun rincian barang bantuan kemanusiaan yang dikirimkan antara lain:

    1. Pakaian sekolah 500 pcs (5 karung)
    2. Tas sekolah 500 pcs (2 karung)
    3. Obat-obatan 800 pcs (4 koli)
    4. Minyak angin 300 pcs (3 koli)
    5. Minyak telon 300 pcs (4 koli)
    6. Kasur lipat 100 pcs
    7. Selimut 2.000 pcs (11 karung)
    8. Perahu karet 2 set
    9. Tenda pleton 10 set
    10. Velbed 250 pcs (62 dos + 2 eceran)
    11. MTP FT 30 dos
    12. Pemanas 65 dos
    13. Ponco 500 pcs (16 dos + 20 eceran)
    14. Makanan cepat saji 281 dos
    15. Lampu penerangan 20 pcs
    16. Wontech WiFi 1 unit (tidak diberangkatkan karena kategori DG)
    17. Genset portabel + solar panel 1 set (tidak diberangkatkan karena kategori DG)
    18. Aneka makanan bayi 3.000 pcs (96 dus)

    Untuk barang nomor 16 dan 17, pihak maskapai menolak pengiriman karena termasuk kategori Dangerous Goods (DG). Kedua barang tersebut akan dikembalikan ke gudang cargo Rimbun dan dijadwalkan untuk dikirim bersama barang lainnya pada pengiriman berikutnya.

    Karo Penmas Divhumas Polri menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan arahan langsung dari Kapolri agar kebutuhan mendesak masyarakat Aceh dapat segera dipenuhi.

    “Bapak Kapolri memerintahkan agar distribusi bantuan dilakukan secepat mungkin. SLOG Polri bergerak cepat memastikan seluruh logistik bisa terangkut hari ini menuju Aceh untuk membantu masyarakat yang masih terdampak bencana,” ujar Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

    Beliau juga menegaskan bahwa Polri akan terus memonitor proses pengiriman hingga bantuan benar-benar tiba di lokasi.

    “Polri memastikan setiap bantuan yang dikirimkan tepat guna dan tepat sasaran. Barang yang belum dapat diterbangkan karena kategori DG akan segera dijadwalkan ulang. Prinsipnya, semua kebutuhan masyarakat harus terpenuhi tanpa hambatan,” tambahnya.

    Dengan proses ini, Polri berharap dukungan logistik dapat segera memperkuat penanganan bencana dan membantu meringankan beban masyarakat Aceh.

  • Polda Sumut Kerahkan Unit K9 untuk Percepat Pencarian Korban Banjir Bandang dan Longsor di Tapteng–Sibolga

    Medan – Upaya pencarian korban banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera Utara terus diperkuat. Polda Sumatera Utara mengerahkan unit K9 atau anjing pelacak terlatih untuk membantu proses penyisiran di sejumlah titik terdampak, khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga yang merupakan lokasi dengan dampak terparah.

    Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengerahan K9 ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan pencarian di area-area yang sulit ditembus oleh tim SAR konvensional. Unit K9 tersebut didatangkan sebagai perbantuan dari Mabes Polri, lengkap dengan handler profesional dan peralatan pendukung.

    “Tim K9 ini diperbantukan untuk mendukung proses pencarian korban yang masih dilaporkan hilang akibat banjir bandang dan longsor,” ujar Kapolda Whisnu, Senin (1/12/25).

    Menurutnya, anjing pelacak memiliki kemampuan deteksi yang sangat tinggi, terutama dalam mengidentifikasi keberadaan manusia di bawah tumpukan lumpur, reruntuhan material, atau area yang tidak dapat diakses kendaraan maupun alat berat. Karena itu, kehadiran unsur K9 menjadi salah satu kekuatan penting dalam mempercepat proses pencarian.

    Kapolda Sumut menegaskan bahwa seluruh personel handler dan anjing pelacak yang diterjunkan berada dalam kondisi optimal dan telah dilengkapi perlengkapan khusus untuk operasi di medan bencana. Polda Sumut juga memastikan dukungan logistik, komunikasi, serta koordinasi lintas instansi berjalan maksimal.

    “Kecepatan menemukan korban adalah bagian dari menyelamatkan martabat kemanusiaan. Setiap nyawa sangat berharga, dan kita bekerja maksimal dengan semua sumber daya yang ada, termasuk K9,” tegasnya.

    Selain unit K9, Polda Sumut bersama Basarnas, TNI, BPBD, dan pemerintah daerah terus mengintensifkan pencarian melalui penyisiran darat, pengerahan alat berat, serta pemetaan ulang titik-titik yang berpotensi masih terdapat korban tertimbun. Kondisi cuaca yang berubah-ubah menjadi tantangan tersendiri, namun sinergi antarinstansi disebut tetap solid.

    Kapolda Whisnu menambahkan bahwa operasi pencarian akan dilaksanakan tanpa henti hingga seluruh warga yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun tidak.

    Dengan dukungan tambahan kekuatan K9 ini, Polda Sumut berharap proses pencarian dapat berjalan lebih efektif dan memberikan jawaban bagi keluarga yang masih menunggu kabar anggota keluarganya.

  • Kapolri Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Lhokseumawe

    Lhokseumawe, Aceh – Kapolri kembali menunjukkan komitmennya dalam percepatan penanganan bencana dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Bantuan tersebut diterbangkan menggunakan Pesawat Poludara CN 295/P-4501 dan langsung diarahkan untuk mendukung kebutuhan warga serta petugas yang bekerja di lapangan.

    Dalam penyalurannya, Astamaops Kapolri, Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, hadir mewakili Kapolri untuk menyerahkan langsung bantuan tersebut di lokasi terdampak. Selain menyerahkan bantuan, Astamaops Kapolri juga melaksanakan giat memberikan support moril kepada seluruh anggota Polri dan petugas gabungan yang terus berjibaku menanggulangi bencana alam di wilayah tersebut.

    Adapun bantuan dari Kapolri yang disampaikan melalui Astamaops Kapolri meliputi:

    1. Perahu karet 1 unit
    2. Mesin Yamaha 1 unit
    3. Alas perahu 1 unit
    4. Power station 2 unit
    5. Solar panel 4 unit
    6. MPT-FT 20 dus
    7. Pemanas MTP 10 dus
    8. Makanan siap saji 27 dus
    9. Tenda 1 unit

    Dalam kesempatan tersebut, Astamaops Kapolri Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk perhatian langsung dari Kapolri terhadap kondisi masyarakat di Aceh.

    “Bapak Kapolri memerintahkan kami untuk memastikan bantuan ini tiba tepat waktu dan langsung diterima masyarakat yang membutuhkan. Polri hadir untuk memberikan dukungan nyata bagi warga yang terdampak bencana, sekaligus memastikan seluruh personel yang bertugas tetap bersemangat menjalankan misi kemanusiaan,” ujarnya, Selasa (2/12).

    Ia juga menegaskan bahwa Kapolri memberikan instruksi agar proses penanganan bencana dilakukan dengan cepat, humanis, dan terkoordinasi.

    “Pesan Bapak Kapolri sangat jelas: pastikan masyarakat mendapatkan bantuan, pastikan petugas tetap kuat, dan pastikan Polri selalu berada di garis terdepan untuk membantu negara dalam situasi darurat,” tambahnya.

    Dengan dukungan logistik dan penguatan personel dari Kapolri ini, diharapkan penanganan bencana di Lhokseumawe dapat berjalan lebih optimal serta mempercepat pemulihan bagi masyarakat yang terdampak.

  • Kapolda Aceh “Menerobos” Lumpur dan Banjir tiba di Tamiang, pastikan penanganan banjir berjalan cepat dan terkoordinasi.

    Kuala Simpang — Ketika banjir bandang dan luapan sungai menenggelamkan hampir seluruh wilayah Aceh Tamiang, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menunjukkan kepemimpinan yang tidak hanya strategis, tetapi juga sangat humanis. Didampingi Pejabat Utama Polda Aceh, beliau menempuh perjalanan darat selama lima hari penuh, melewati jalur yang terputus, terendam air, tertutup lumpur pekat, serta di sejumlah titik harus menyeberang dengan perahu karena jalan raya berubah total menjadi sungai berarus deras.

    Sebuah perjalanan ekstrem yang secara teknis hampir mustahil ditempuh, tetapi dilaksanakan demi satu tujuan utama: menjamin penanganan bencana berjalan cepat, menyeluruh, dan menyentuh seluruh warga terdampak, sekaligus memastikan kondisi personel, markas komando, serta layanan Kepolisian di tengah bencana.

    Perjalanan ini bukan sekadar kunjungan kerja, melainkan misi kemanusiaan berisiko tinggi. Di sejumlah lokasi, rombongan harus memasuki jalur yang telah berubah menjadi sungai lumpur dengan ancaman longsor dan arus deras yang setiap saat dapat mengancam nyawa.

    “Saya harus tiba di Tamiang. Saya ingin melihat langsung kondisi saudara-saudara kita yang sedang berjuang menghadapi musibah ini. Dan mengecek langsung kondisi Mako serta memastikan Kesiapan Personil dalam penanganan dilakukan cepat, tepat, dan terkoordinasi,” tegas Irjen Marzuki penuh ketegasan dan empati.

    Setibanya di lokasi, Kapolda langsung mengeluarkan instruksi darurat kepada seluruh jajaran. Ia memerintahkan percepatan evakuasi warga, terutama lansia, anak-anak, perempuan, dan kelompok rentan lainnya. Pendataan korban, tingkat kerusakan, serta kebutuhan logistik mendesak juga diperintahkan untuk dipercepat agar bantuan dapat disalurkan tanpa hambatan birokratis maupun kendala lapangan.

    “Banjir ini bukan hanya menguji ketahanan infrastruktur, tetapi juga mengguncang solidaritas kemanusiaan kita. Setiap warga harus mendapatkan perlindungan. Setiap keluarga harus tersentuh bantuan. Tidak boleh ada satu pun yang terabaikan,” ujarnya, didampingi Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi dan Kapolres AKBP Muliadi.

    Dari hasil peninjauan langsung, Kapolda menyampaikan keprihatinan yang mendalam. Sebanyak 90 persen wilayah Aceh Tamiang terendam, aktivitas sosial serta ekonomi lumpuh total, dan bahkan kantor pemerintahan, Kodim, serta Polres ikut terdampak.

    Melihat skala bencana yang bersifat ekstrem dan meluas, Kapolda Aceh segera mengajukan bantuan tambahan kepada Mabes Polri, termasuk pengerahan pasukan recovery serta permintaan helikopter angkut untuk mempercepat distribusi logistik—terutama makanan dan obat-obatan—ke kawasan-kawasan yang terisolir dan tidak dapat ditembus jalur darat.

    “Seluruh aktivitas ekonomi berhenti. Tidak ada pedagang, tidak ada pelayanan kebutuhan dasar, dan banyak wilayah benar-benar terputus. Kita membutuhkan dukungan pusat agar penanganan bencana ini dapat dilakukan secepat mungkin. Fokus kita satu: menyelamatkan masyarakat,” tegasnya.

    Kapolda Aceh menegaskan bahwa Polri akan berdiri di garda terdepan, bersinergi penuh dengan pemerintah daerah dan TNI, untuk memastikan Aceh Tamiang segera bangkit dari bencana besar ini.

  • Kapolri Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh Tamiang Melalui Airdrop Akibat Lokasi Masih Terisolir

    Aceh Tamiang – Kapolri kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Aceh Tamiang. Kondisi lokasi yang masih terisolir dan tidak memungkinkan helikopter Polri untuk melakukan pendaratan, membuat distribusi bantuan dilakukan melalui metode airdrop agar dapat segera diterima oleh warga yang sangat membutuhkan, Selasa (2/12).

    Astamaops Kapolri menjelaskan bahwa penggunaan metode airdrop merupakan instruksi langsung Kapolri agar penyaluran bantuan tidak terhambat kondisi geografis.

    “Bapak Kapolri menegaskan bahwa tidak boleh ada hambatan dalam penyaluran bantuan. Jika helikopter tidak bisa landing karena medan terdampak bencana, maka airdrop menjadi pilihan agar masyarakat tetap mendapatkan bantuan tepat waktu,” ujar Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran.

    Beliau menambahkan bahwa Kapolri memberikan perhatian penuh terhadap kondisi warga dan petugas di lapangan yang terus bekerja menangani situasi darurat tersebut.

    “Pesan Bapak Kapolri jelas: pastikan masyarakat yang terisolir tetap mendapatkan bantuan, apapun tantangannya. Polri hadir untuk membantu negara, terutama dalam masa-masa kritis seperti ini,” tambahnya.

    Bantuan kemanusiaan tersebut meliputi kebutuhan mendesak seperti logistik, makanan siap saji, perlengkapan darurat, serta dukungan operasional bagi petugas di lapangan. Pengiriman melalui airdrop diharapkan dapat mempercepat akses bantuan ke titik-titik yang tidak bisa dijangkau melalui jalur darat maupun udara.

    Dengan metode distribusi khusus ini, Kapolri berharap dukungan bagi masyarakat Aceh Tamiang dapat berjalan efektif dan membantu mempercepat penanganan pascabencana di wilayah tersebut.

  • Polres Metro Jakarta Selatan Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan dalam Operasi Sikat Jaya 2025

    Jakarta Selatan, 2 Desember 2025 – Polres Metro Jakarta Selatan melalui Unit V Resmob berhasil mengungkap dan menangkap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di sebuah restoran di Kemang Selatan.

    Peristiwa pencurian tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat, 24 Oktober 2025 di salah satu Restaurant di Jalan Kemang Selatan Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Korban mengalami kerugian berupa 4 unit tablet merk Samsung dan uang tunai sebesar Rp 2,5 juta.

    Setelah melakukan penyelidikan intensif, Tim Opsnal Resmob yang dipimpin oleh AKP Bimasakti, S.I.K., M.H., pada tanggal 26 Oktober 2025 berhasil menangkap dua pelaku berinisial ARIES dan HENDRA. Dari hasil interogasi, diketahui bahwa barang hasil curian dijual ke sebuah counter HP di daerah Kapuk.

    Upaya pengembangan yang dilakukan aparat berlanjut dengan penangkapan target operasi, YULIAWAN, pada Senin, 1 Desember 2025 pukul 17.30 WIB di Jalan Dolar, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

    Ketiga tersangka tersebut yakni dengan Inisial Y (39Th), karyawan swasta dan warga Kalideres, Jakarta Barat, disangkakan Pasal 480 KUHP (Pertolongan Jahat). Inisial HP, alias Batu (36 Th), pedagang dari Kapuk, disangkakan Pasal 363 KUHP (Pencurian dengan Pemberatan), Inisial A alias Kotenk (40 Th), karyawan swasta dari Kapuk, juga disangkakan Pasal 363 KUHP.

    Barang bukti yang diamankan berupa tiga unit tablet Samsung berbagai warna serta sebuah sepeda motor jenis Mio sebagai alat kejahatan. Seluruh tersangka telah dilakukan pemeriksaan awal dan barang bukti telah disita untuk proses hukum lebih lanjut.

    Polres Metro Jakarta Selatan berkomitmen melanjutkan perjalanan kasus ini dengan melengkapi berkas perkara dan melakukan penahanan terhadap tersangka sesuai prosedur hukum yang berlaku.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si., mengapresiasi kerja keras jajaran Satreskrim dalam Operasi Sikat Jaya 2025 yang menunjukkan kesiapan dan kecepatan respons dalam menanggulangi tindak pidana di wilayah hukum Jakarta Selatan.

    Perkembangan terbaru terkait kasus ini akan terus diinformasikan kepada publik sebagai bentuk transparansi dan komitmen penegakan hukum.

  • Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Dalam Sambangi Warga dan Sampaikan Himbauan Kamtibmas

    Jakarta Selatan, 2 Desember 2025 – Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Dalam, Aiptu Evin Susanto, kembali melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada warga di Jl. Kasablanka, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 10.00 WIB dengan tujuan mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Aiptu Evin mengimbau warga untuk lebih aktif berperan serta dalam mencegah gangguan keamanan, terutama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian kendaraan bermotor dan segera melaporkan kejadian mencurigakan kepada kepolisian. Selain itu, disosialisasikan pula Call Center 110 sebagai layanan darurat yang dapat dihubungi warga kapan saja untuk mendapatkan bantuan kepolisian secara cepat.

    Kapolsek Tebet, Kompol Iwan Gunawan, S.E., turut memberikan apresiasi atas sinergi dan kepedulian warga Menteng Dalam serta Bhabinkamtibmas yang rutin melaksanakan sambang. Ia menegaskan pentingnya kerjasama yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan situasi yang aman dan kondusif. Kapolsek juga mengingatkan warga agar tetap menjaga solidaritas dan kewaspadaan tinggi dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat.

    Warga yang dikunjungi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi terhadap kehadiran Bhabinkamtibmas yang dianggap sangat membantu menciptakan rasa aman. Kehadiran polisi yang dekat dengan masyarakat dinilai sebagai langkah efektif dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Langkah ini merupakan bagian dari program Polsek Tebet dalam memperkuat kemitraan dengan masyarakat sebagai wujud nyata upaya menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.