Blog

  • Polsek Pesanggrahan Gelar Patroli Dialogis di Agen Beras Rempoa Raya untuk Ciptakan Rasa Aman Warga

    Jakarta Selatan – Kanit Samapta Polsek Pesanggrahan, IPTU Rodianto, melaksanakan patroli dialogis di sebuah toko agen beras yang berlokasi di Jalan Rempoa Raya, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (9/12/2025).

    Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya Polri dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

    Dalam kegiatan tersebut, IPTU Rodianto menyambangi karyawan toko sembari menyampaikan imbauan kamtibmas mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, seperti pencurian dan penipuan berkedok jual beli bahan pokok. Ia juga mengajak pihak toko untuk memasang CCTV sebagai langkah pencegahan serta segera melaporkan kepada polisi jika menemukan aktivitas mencurigakan.

    Kegiatan ini mendapat sambutan positif menurut para karyawan toko kehadiran polisi dinilai memberikan rasa aman bagi pelaku usaha dan warga sekitar. Patroli dialogis ini merupakan salah satu program rutin Polsek Pesanggrahan untuk memastikan keamanan wilayah tetap terjaga, khususnya di area pusat perbelanjaan dan lokasi usaha masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kemitraan yang lebih kuat antara polisi dan warga, sehingga upaya pencegahan gangguan keamanan dapat dilakukan secara bersama-sama.

  • Cegah Pelajar Sekolah Ikut Demo, Polsek Metro Setiabudi Gelar Himbauan di Sejumlah Sekolah

    Jakarta Selatan, 8 Desember 2025 — Dalam rangka menjaga ketertiban serta keamanan lingkungan pendidikan, jajaran Polsek Metro Setiabudi melaksanakan kegiatan kunjungan dan himbauan di sejumlah sekolah wilayah hukum Kecamatan Setiabudi pada hari Senin, 8 Desember 2025. Kegiatan ini dimulai pukul 10.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan situasi yang aman dan kondusif.

    Kunjungan tersebut di antaranya Sekolah SMAN 3 Jakarta di Jl. Taman Setiabudi 1, SMK Budi Asih di Jl. Padang, SMK 43 Jakarta di Jl. Minangkabau Dalam, serta SMK Sekolah RPI (Yayasan Pendidikan RPI) di Jl. HR. Rasuna Said Kav. X2-2, Kuningan Timur. Seluruh sekolah berada di wilayah Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Wakapolsek Kompol Richard Soala Bengar, Si.kom.MH, didampingi Kanit Binmas Akp Andung Suwito, SH, serta jajaran Bhabinkamtibmas antara lain Aipda Elisman, Aiptu Joko Edi Saputro, Aiptu Sartono, dan Aipda Suyadi. Mereka turut melibatkan Bhabinsa setempat guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan di lingkungan sekolah.

    Selama kunjungan, Personil Polsek Metro Setiabudi menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengimbau kepada para siswa agar tidak terlibat dalam aksi demonstrasi atau unjuk rasa. Para pelajar diingatkan untuk tetap fokus pada proses belajar mengajar demi meraih prestasi dan masa depan yang lebih baik.

    Kegiatan ini juga melibatkan koordinasi aktif dengan para kepala sekolah, memastikan komunikasi berjalan baik antara pihak kepolisian, sekolah, dan seluruh siswa. Kepala sekolah di masing-masing lokasi menyambut baik langkah preventif ini serta mendukung penuh upaya pencegahan pelibatan pelajar dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

    Dengan adanya kegiatan kunjungan dan himbauan ini, diharapkan para pelajar di wilayah Kecamatan Setiabudi dapat terhindar dari keterlibatan dalam aksi-aksi yang tidak sejalan dengan tujuan pendidikan. Situasi di seluruh lokasi terpantau aman, tertib, dan terkendali hingga kegiatan selesai.

  • Polres Metro Jakarta Selatan Gelar Binluh Peduli Generasi Muda dengan Tema “Stop Bullying, Kenalkan Remaja, Bahaya Narkoba dan Bijak Bermedsos” di SMA 46

    Jakarta Selatan, 8 Desember 2025 — Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) dengan tajuk Polri Peduli Generasi Muda di SMA 46 Jakarta yang beralamat di Jl. Masjid Darussalam, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kegiatan ini digelar mulai pukul 09.30 WIB dalam suasana aman dan tertib.

    Kasie Pengawasan (KasieWas) Polres Metro Jaksel, Kompol Eko Hanindito, S.H., M.H., memimpin langsung giat Binluh yang didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Gandaria Utara, Aipda Indra PDS, serta Babinsa setempat, Sertu Irwan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah SMA 46, Bapak Achmad Safari, perwakilan Satpol PP, FKDM, serta ratusan siswa.

    Dalam kesempatan ini, Kompol Eko Handito menyampaikan materi edukasi mengenai pentingnya menghentikan bullying, pendekatan terhadap remaja, bahaya penggunaan narkoba, dan cara bijak menggunakan media sosial. Pesan tersebut disampaikan dengan memberikan pemahaman yang mudah dipahami siswa agar dapat meningkatkan kesadaran dan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.

    Kepala Sekolah SMA 46, Bapak Achmad Safari, S.Pd., M.Si., mengucapkan terima kasih atas perhatian dan pembinaan yang diberikan Polres Metro Jakarta Selatan kepada para siswa. Beliau menilai kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai bentuk edukasi yang dapat membantu siswa memahami risiko negatif dan mengembangkan sikap positif dalam kehidupan sosial.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.SI., menyampaikan apresiasi melalui KasieWas Kompol Eko Hanindito, menegaskan komitmen Polri untuk terus mendukung generasi muda agar terhindar dari permasalahan sosial seperti bullying dan narkoba, serta bijak dalam penggunaan media sosial demi terciptanya lingkungan yang kondusif dan aman bagi pelajar.

    Kegiatan berjalan lancar hingga sekitar pukul 10.30 WIB dengan interaksi aktif dari para siswa yang antusias menyimak dan bertanya. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata Polres Metro Jakarta Selatan dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda Kota Jakarta yang sehat, produktif, dan bebas dari pengaruh negatif.

  • Kapospol Kemang Bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Bangka Berikan Imbauan Kamtibmas kepada Pelajar

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Mampang, Kapospol Kemang bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Bangka melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyampaian imbauan kamtibmas kepada para pelajar di Jl. Kemang Dalam X, RT 05/02, Kelurahan Bangka, Senin (08/12).

    Petugas mengajak para siswa untuk langsung pulang ke rumah setelah jam sekolah, menghindari kegiatan nongkrong yang berpotensi memicu tawuran maupun aksi negatif lainnya. Selain itu, para pelajar juga diberikan pemahaman hukum serta diajak membuat testimoni sebagai komitmen untuk menjauhi pelanggaran hukum dan tidak terprovokasi ajakan demo.

    Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polsek Mampang dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, khususnya bagi generasi muda.

  • Polres Metro Jakarta Selatan Gelar Binluh “Polri Peduli Generasi Muda” di SMA 70 Jakarta Selatan

    Jakarta Selatan, 8 Desember 2025 — Polres Metro Jakarta Selatan melalui Kabagren mengadakan kegiatan Bimbingan Penyuluhan (Binluh) dengan tema “Bullying, Kenakalan Remaja, Bahaya Narkoba, dan Bijak Bermedsos” yang berlangsung di Aula SMA 70, Jalan Bulungan, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru. Kegiatan ini dimulai pada pukul 09.00 WIB dan menjadi bagian dari program “Polri Peduli Generasi Muda”.Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ren Polres Metro Jakarta Selatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramat Pela Aiptu Suratin, serta Wakil Kepala Sekolah SMA 70, Ibu Desi.

    Kegiatan Binluh diawali dengan paparan oleh Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan pada pukul 09.30 WIB yang membahas bahaya narkoba, perilaku kenakalan remaja, bullying, serta pentingnya penggunaan media sosial secara bijak. Penyuluhan ini bertujuan memberikan pemahaman dan kesadaran kepada siswa-siswi SMA 70 agar mampu menjauhi perilaku negatif sekaligus meningkatkan sikap kritis dan positif dalam memanfaatkan teknologi informasi.

    Kompol Endy Mahandika, SH, MM, Kapolsek Metro Kebayoran Baru, turut mendukung langkah ini sebagai bagian dari upaya polisi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan dan menyiapkan generasi muda yang sehat dan produktif.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, SIK, MH, MSi, menegaskan komitmen Polri dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat, terutama generasi muda, demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.

  • Bahu Membahu, Brimob Pindahkan Rumah Terseret Banjir yang Melintang di Jalan Nasional Tamiang–Langsa

    Kuala Simpang — Personel Brimob Polda Aceh bergerak cepat memindahkan sebuah rumah warga yang terseret banjir bandang hingga melintang di badan Jalan Nasional Langsa —Tamiang. Upaya ini dilakukan untuk memastikan akses lalu lintas kembali terbuka sehingga distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak tidak mengalami hambatan.

    Rumah tersebut diketahui terbawa arus deras banjir dari kawasan permukiman dan tersangkut di tengah jalan, menutup jalur utama yang menghubungkan Aceh Tamiang dan Kota Langsa. Agar arus lalu lintas lancar, personel Brimob bersama masyarakat bekerja bahu-membahu mengevakuasi struktur rumah ke lokasi aman di pinggir jalan.

    Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, mengatakan bahwa tindakan cepat Brimob ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat proses penyaluran bantuan.

    “Personel Brimob bertindak cepat begitu menerima laporan adanya rumah yang menghalangi jalan nasional. Respons ini penting agar akses masyarakat tidak terganggu dan distribusi logistik untuk korban banjir dapat berjalan lancar,” ujar Joko, pada Minggu, 7 Desember 2025

    Ia menambahkan bahwa upaya,-upaya penanggulangan terus dioptimalkan untuk memastikan setiap lokasi terdampak bencana banjir ditangani dengan baik.

    “Semua unsur Polri di lapangan saling mendukung. Tugas kami bukan hanya memastikan keamanan, tetapi juga membantu masyarakat dalam situasi darurat seperti ini. Semangat kebersamaan menjadi kunci dalam penanganan bencana,” kata Joko.

    Aksi cepat Brimob tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat yang menyaksikan langsung proses pemindahan rumah. Mereka menilai kehadiran dan kerja nyata polisi sangat membantu di tengah keterbatasan alat dan sulitnya situasi akibat banjir.

    Penanganan ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai kekuatan yang terus membantu masyarakat dalam kondisi sulit. Semoga upaya penanggulangan banjir di Aceh Tamiang dan sekitarnya diharapkan berjalan semakin cepat dan efektif.

  • Kapolres Aceh Tengah Kawal dan Serahkan Langsung Bantuan dari Pemda dan Kapolri ke Wilayah Terisolir di Kecamatan Linge

    Aceh Tengah — Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S. I. K , M. H, turun langsung mengawal pendistribusian bantuan Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah menuju Gampong Gelampang Gading, Kecamatan Linge, pada Minggu, 7 Desember 2025.

    Bantuan tersebut ditujukan kepada masyarakat yang berada di wilayah terisolir akibat kondisi akses yang sulit.

    Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K, dalam keterangannya menjelaskan bahwa bantuan dari Pemda berupa 26.280 kg beras dan 5.265 liter minyak goreng diberangkatkan dari Gudang Bulog Aceh Tengah dan dikawal ketat hingga tiba di Kecamatan Linge.

    “ Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kapolres Aceh Tengah kepada Kapolsek Linge, Danramil 05 Linge, dan Camat Linge untuk kemudian diteruskan kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas.

    Lebih lanjut, Kabid Humas menambahkan bahwa selain membawa bantuan dari Pemerintah Daerah, Kapolres Aceh Tengah juga mengantarkan bantuan dari Bapak Kapolri yang ditujukan khusus untuk masyarakat Kampung Jamat, Kecamatan Linge. Paket bantuan tersebut terdiri dari 125 kg beras SPHP, 2 kotak Minyak Kita, dan 8 dus mie instan.

    Seluruh bantuan didistribusikan secara langsung oleh Kapolres Aceh Tengah, didampingi Danramil 05 Linge, Camat Linge, serta perangkat desa setempat. Kehadiran jajaran TNI–Polri dan pemerintah kecamatan memastikan pendistribusian berlangsung aman, tertib, dan tepat sasaran kepada warga yang terdampak keterisolasian wilayah, tambah Kabid Humas.

    “ Dengan adanya penyaluran ini, kami berharap kebutuhan masyarakat dapat terbantu dan situasi di wilayah terisolir dapat segera pulih,” tutup Kabid Humas.

  • Guru Besar Unpad Tegaskan Polri Tepat Berada di Bawah Presiden: Sebuah Argumentasi Konstitusional

    Jakarta — Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. I Gde Pantja Astawa, S.H., M.H., menegaskan bahwa kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai alat negara yang berada langsung di bawah Presiden merupakan pilihan konstitusional yang paling tepat, relevan, dan selaras dengan sejarah pembentukan negara serta dinamika sistem ketatanegaraan Indonesia.

    Menurut Prof. Pantja, gagasan tersebut berangkat dari teori perjanjian sosial yang dikemukakan tokoh-tokoh seperti Thomas Hobbes, John Locke, hingga Jean Jacques Rousseau. Dalam state of nature, manusia akan selalu berada dalam kondisi saling mengancam tanpa adanya institusi yang menjamin keamanan. Karena itu, pembentukan negara pada dasarnya lahir untuk menghadirkan keteraturan, keamanan, dan perlindungan bagi seluruh warga negara.

    “Tugas menjaga keamanan dan ketertiban adalah tugas paling awal dan paling tradisional dari setiap pemerintahan. Bahkan, pembentukan negara pertama-tama ditujukan untuk melindungi keselamatan masyarakat,” ujar Prof. Pantja.

    Ia menekankan bahwa hal ini sejalan dengan Alinea IV Pembukaan UUD 1945 yang menegaskan tujuan negara untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Ketentuan tersebut kemudian dijabarkan dalam Pasal 30 ayat (4) UUD 1945 yang secara eksplisit menyebutkan Polri sebagai alat negara yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.

    Lebih lanjut, Prof. Pantja menjelaskan bahwa kedudukan Polri di bawah Presiden juga ditegaskan dalam Tap MPR No. VII/MPR/2000 dan Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 tentang Polri.

    “Sejak awal reformasi hingga lebih dari dua dekade berjalan, regulasi kita konsisten menempatkan Polri sebagai institusi yang berada langsung di bawah Presiden. Ini bukan tanpa alasan—ini adalah kebutuhan konstitusional dalam sistem eksekutif tunggal Indonesia,” jelasnya.

    Prof. Pantja mengungkapkan tujuh alasan penting mengapa kedudukan Polri harus tetap berada langsung di bawah Presiden, bukan dialihkan ke kementerian sebagaimana sempat diwacanakan sejumlah pihak:

    1. Memungkinkan Kapolri mengikuti sidang kabinet, sehingga dapat merespons cepat perkembangan situasi nasional dan global.

    “Kapolri hadir dalam sidang kabinet bukan sebagai menteri, tetapi karena jabatannya setingkat menteri dan memegang peran strategis dalam keamanan nasional,” ungkap Prof. Pantja.

    1. Menegaskan lingkup tugas Polri sebagai perangkat pusat yang berwenang di seluruh wilayah hukum Indonesia, bukan perangkat daerah.
    2. Menjamin independensi Polri dari kepentingan politik maupun kelompok tertentu.

    “Penempatan di bawah Presiden menjaga Polri tetap independen, tidak terseret arus kepentingan politik praktis,” katanya.

    1. Memberikan ruang bagi Polri untuk menentukan kebijakan strategis dalam menghadapi dinamika keamanan yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi.
    2. Mempercepat penegakan hukum tanpa birokrasi panjang, khususnya pada kasus-kasus kriminal strategis.
    3. Meningkatkan kepercayaan masyarakat karena Polri dipandang sebagai institusi yang netral dan tidak partisan.
    4. Memperkuat koordinasi lintas lembaga, khususnya dengan TNI, Kemendagri, dan instansi lainnya.

    Munculnya wacana menempatkan Polri di bawah kementerian dinilai sebagai langkah mundur.

    “Dalam sejarah panjangnya, ketika Polri berada di bawah departemen atau bagian dari struktur lain seperti ABRI, Polri sering mengalami intervensi kekuasaan dan politik. Hal itu menghambat profesionalisme, soliditas, dan kemandirian Polri,” tegas Prof. Pantja.

    Ia mengingatkan bahwa perjalanan reformasi telah membawa Polri menjadi institusi yang mandiri dan profesional, sehingga perubahan struktur justru berpotensi menggerus capaian tersebut.

    Di bagian penutup argumennya, Prof. Pantja menegaskan:

    “Secara konstitusional, historis, dan teoritis, keberadaan Polri sebagai alat negara yang berada langsung di bawah Presiden selaku Kepala Negara adalah yang paling tepat dan beralasan. Penempatan ini menjamin efektivitas, independensi, dan profesionalitas Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum di seluruh wilayah Indonesia.”

    Dengan demikian, kedudukan Polri di bawah Presiden—yang saat ini dijabat oleh Presiden Prabowo Subianto—merupakan bagian integral dari desain ketatanegaraan Indonesia yang harus dipertahankan demi stabilitas keamanan nasional serta kepentingan masyarakat luas.

  • Kapolda Sumut Tinjau Depot Pertamina Sibolga, Pastikan Stok BBM dan Distribusi Tetap Aman Pascabencana

    SIBOLGA – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., meninjau langsung Depot TBBM Pertamina Sibolga pada Jumat (05/12/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan stok BBM dan proses distribusi energi bagi masyarakat tetap berjalan normal pascaterjadinya bencana alam tanah longsor yang melanda wilayah Sibolga dan sekitarnya.

    Sekira pukul 09.30 WIB, Kapolda bersama rombongan Pejabat Utama Polda Sumut tiba di depot setelah sebelumnya melakukan koordinasi awal di GOR Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Pihak Pertamina menyampaikan kondisi terkini terkait ketersediaan stok, jalur distribusi, serta langkah antisipatif apabila terjadi hambatan pasca dampak bencana.

    Kapolda menegaskan bahwa sektor energi merupakan kebutuhan dasar yang harus terjamin dalam situasi pemulihan pascabencana.

    “Dalam situasi seperti ini, stok BBM tidak boleh terganggu. Distribusi ke masyarakat harus berjalan aman karena BBM menjadi modal utama untuk memulihkan aktivitas ekonomi dan kebutuhan harian warga,” tegas Kapolda saat melakukan pengecekan lapangan.

    Ia juga meminta agar pendistribusian tetap diprioritaskan ke wilayah yang terdampak dan membutuhkan percepatan pemulihan, termasuk apabila terdapat akses jalan yang belum pulih sepenuhnya.

    Pada Senin (08/12/2025) hari ini, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan turut menjelaskan bahwa kunjungan Kapolda merupakan bentuk tanggung jawab institusi dalam menjamin pelayanan publik tetap stabil di tengah masa pemulihan.

    “Bapak Kapolda memastikan bahwa ketersediaan BBM aman dan proses distribusi berlangsung lancar. Polda Sumut juga menyiapkan dukungan pengamanan apabila diperlukan. Ini adalah komitmen Polri untuk hadir memastikan layanan vital masyarakat tidak terganggu,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

    Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa koordinasi terus dilakukan antara Polri, Pertamina, dan unsur pemerintah daerah untuk mempercepat normalisasi layanan publik serta pemulihan wilayah terdampak.

    Usai kegiatan di depot Pertamina, Kapolda bergerak menuju Polres Sibolga untuk meninjau dapur umum dan memastikan kondisi personel yang turut menjadi korban bencana menerima dukungan yang maksimal.

    Seluruh rangkaian kegiatan peninjauan berlangsung aman, tertib, dan mendapat dukungan penuh jajaran Polres Sibolga. Polda Sumut memastikan pemantauan akan terus dilakukan guna menjaga kelancaran distribusi BBM serta keberlanjutan operasional pelayanan publik di Sibolga dan area sekitarnya.

  • Personel Samapta Polsek Tebet Laksanakan Pengamanan Misa di Gereja Bukit Moria, Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Jemaat

    Jakarta Selatan – Personel Unit Samapta Polsek Tebet yang dipimpin oleh Aiptu Yoyo Waluyo bersama Briptu Ari Setyadi S melaksanakan pengamanan dan pemantauan kegiatan ibadah Misa di Gereja Bukit Moria, Jl. Prof. Dr. Soepomo No. 4, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu, 7 Desember 2025 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

    Pengamanan dilakukan bersama unsur Pamdal gereja untuk memastikan rangkaian ibadah berlangsung aman, lancar, dan tertib. Selain melaksanakan pengawasan terhadap lingkungan sekitar gereja, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada jemaat agar selalu menjaga ketertiban, kewaspadaan, serta menghindari potensi gangguan keamanan.

    Ibadah dipimpin oleh Pf. Pdt. Meinita Wungo Damping dengan tema “Yesus Kristus Sumber Damai Sejahtera.” Jumlah jemaat yang hadir sekitar 100 orang, sementara petugas pengamanan berjumlah empat personel yang terdiri dari dua anggota Polsek Tebet dan dua Pamdal yang dipimpin oleh Bapak Anto.

    Selama kegiatan ibadah berlangsung, situasi tercatat aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol, sebagai wujud komitmen Polsek Tebet dalam menjaga keamanan kegiatan keagamaan di wilayah hukum Kecamatan Tebet.