Blog

  • Polri Lakukan Groundbreaking 6 SPPG Baru di Papua, Wakapolri: “Ini Investasi Pelayanan untuk Rakyat”

    Jayapura — Polri terus memperluas pembangunan Satuan Pendidikan Pelayanan Gedung (SPPG) sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik dan percepatan layanan kepolisian di seluruh wilayah Indonesia. Pada Selasa (9/12), Polri resmi melakukan groundbreaking 6 SPPG baru di wilayah Papua.

    Enam titik SPPG yang memasuki tahap groundbreaking tersebut meliputi:

    • SPPG Polres Keerom — 1.500 penerima manfaat
    • SPPG Polres Biak Numfor — 1.000 penerima manfaat
    • SPPG Polres Merauke Distrik Semangga — 1.500 penerima manfaat
    • SPPG Polres Merauke Distrik Kurik — 1.500 penerima manfaat
    • SPPG Polres Merauke Distrik Ulilin — 1.500 penerima manfaat
    • SPPG Polres Merauke Jl. Johar Merauke, Kelapa Lima, Merauke, Papua Selatan – 3.230 penerima manfaat

    Sebelumnya, dua SPPG di Papua telah beroperasi dan memberikan layanan optimal kepada masyarakat, yakni:

    • SPPG Polda Papua — 1.880 penerima manfaat
    • SPPG Polres Jayapura Kota — 2.783 penerima manfaat

    Secara nasional, Polri menargetkan pembangunan 1.500 SPPG, di mana 1.099 unit telah terealisasi pada berbagai tahapan, mulai dari operasional, persiapan operasional, pembangunan hingga groundbreaking.

    Selain itu, tujuh SPPG tambahan di wilayah 3T (terluar, terjauh, dan terpencil) Papua saat ini sedang dalam proses pembangunan sebagai upaya memperluas jangkauan pelayanan Polri di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses.

    Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa pembangunan SPPG di Papua merupakan langkah strategis dalam pemerataan pelayanan kepolisian, khususnya di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang.

    “SPPG ini bukan sekadar bangunan. Ini investasi besar untuk mempercepat pelayanan kepolisian di Papua. Semakin cepat kita bangun, semakin cepat masyarakat mendapatkan manfaatnya,” ujar Wakapolri.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri turut mengajak Kasatgas MBG Polri, Irjen Pol Nurworo Danang, untuk turun langsung meninjau dan memastikan progres pembangunan SPPG di Papua berjalan lancar dan sesuai target, terutama untuk wilayah 3T yang prioritas percepatan layanan.

    “Saya meminta Kasatgas MBG Irjen Nurworo Danang untuk turun langsung memastikan pembangunan SPPG di Papua berjalan lancar. Wilayah 3T harus menjadi prioritas agar masyarakat di daerah terpencil bisa merasakan layanan Polri yang sama dengan wilayah lainnya,” tegas Komjen Dedi.

    Wakapolri menegaskan bahwa Polri akan terus memperkuat layanan di wilayah timur melalui penambahan SPPG dan inovasi digital layanan kepolisian.

    “Papua adalah prioritas. Dengan adanya SPPG baru dan proyek yang sedang berjalan, kami ingin masyarakat mendapatkan layanan yang layak, modern, dan mudah dijangkau,” ungkapnya.

    Groundbreaking ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polri dalam mendukung transformasi layanan digital serta memastikan kehadiran negara semakin nyata hingga ke pelosok Papua.

  • Apel Pelayanan Penyampaian Pendapat di Muka Umum di Depan Kantor Kejaksaan Agung RI

    Jakarta Selatan, 9 Desember 2025 – Dalam rangka mendukung kelancaran penyampaian pendapat di muka umum yang berlangsung di depan Kantor Kejaksaan Agung RI, Jalan Bulungan Raya, Kelurahan Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Polres Metro Jakarta Selatan bersama jajaran Polda Metro Jaya melaksanakan apel persiapan pada Selasa pagi (9/12/2025) pukul 08.00 WIB, yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Ketut Gede Wijatmika, S.I.K., selaku Karo Ops Polda Metro Jaya.

    Apel yang berlangsung dengan tertib ini diawali dengan briefing oleh Karo Ops Polda Metro Jaya bersama Wakapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Kade Budiyarta, S.I.K., pada pukul 08.15 WIB. Selanjutnya, pada pukul 08.27 WIB, apel dimulai dengan arahan penting dari Kapolda Metro Jaya yang disampaikan melalui Karo Ops. Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pentingnya paradigma baru dalam menghadapi aksi unjuk rasa, yaitu mengedepankan pelayanan yang humanis dan profesional.

    Beberapa poin penting dalam arahan tersebut meliputi:

    1. Perubahan paradigma dari pengamanan menjadi pelayanan.
    2. Pelayanan harus menjamin aksi unjuk rasa berlangsung aman.
    3. Pengendalian emosi anggota dalam setiap kondisi.
    4. Pelaksanaan tugas secara humanis, dengan penegakan hukum sebagai langkah terakhir.
    5. Pengendalian massa yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan.
    6. Penekanan pada penggunaan gas air mata yang hanya dilakukan berdasarkan instruksi pimpinan.
    7. Pendekatan humanis dengan ruang dialog serta menghindari tindakan di zona berbahaya.

    Pada pukul 08.42 WIB, dilakukan pengecekan personel oleh Karo Ops Polda Metro Jaya bersama Wakapolres Metro Jakarta Selatan untuk memastikan kesiapan seluruh anggota yang terlibat dalam pengamanan.

    Aksi penyampaian pendapat dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan kehadiran beberapa kelompok massa yang menyuarakan tuntutan mereka terkait isu-isu korupsi di berbagai daerah. Berikut rincian kelompok massa beserta tuntutan mereka.

    Dalam pengamanan kegiatan ini, Polres Metro Jakarta Selatan menurunkan kekuatan personel sebanyak 315 anggota, yang terdiri dari berbagai unit, termasuk Brimob, Dalmas, Lalu Lintas, Kriminal Khusus, Kriminal Umum, Narkoba, Siber, Intelkam, dan Polsek Rayon. Setiap unit memiliki tugas dan tanggung jawab yang spesifik untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya aksi.

    Pada kesempatan tersebut, juga telah dibacakan 18 poin direktif Kapolda Metro Jaya, dengan penekanan agar seluruh anggota bertindak profesional, mengedepankan pendekatan humanis, dan menghindari penggunaan senjata api secara sembarangan. Tindakan pengamanan diinstruksikan untuk dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan dalam satu rantai komando.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan, KBP Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si., menegaskan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa ini dilakukan secara profesional dan humanis. Seluruh personel diinstruksikan untuk menjaga keamanan dan ketertiban sesuai arahan Kapolda Metro Jaya, dengan tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

  • Patroli Skala Besar Tiga Pilar Kebayoran Baru Antisipasi Kejahatan Jalanan, Tawuran, Balap Liar, dan Premanisme

    Jakarta Selatan, 9 Desember 2025 – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya, Tiga Pilar Kecamatan Kebayoran Baru menggelar Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) dengan melaksanakan Patroli Skala Besar pada malam hari. Kegiatan ini dimulai pukul 22.30 WIB setelah serangkaian persiapan dalam apel gabungan yang berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Apel kesiapan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsubsektor Senopati Polsek Kebayoran Baru, Iptu M. Chudhori. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kebayoran Baru Iwan K. Santoso, Iptu J. Silalahi, Ipda Akhmad Ali Donald, dan Lurah Gandaria Utara, M. Fahri.

    Dalam arahannya, Iptu M. Chudhori memberikan beberapa penekanan penting. Dia menyampaikan salam pembuka dan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kapolsek yang berhalangan. Ia menegaskan bahwa Patroli Skala Besar ini merupakan bentuk sinergi seluruh unsur Tiga Pilar dalam menjaga keamanan wilayah. Tujuan utama kegiatan ini adalah menciptakan situasi yang aman serta kondusif dengan mengantisipasi kejahatan jalanan, potensi tawuran antar kelompok, balap liar, dan aksi premanisme yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

    Seluruh personel yang terlibat diingatkan untuk tetap mengedepankan sikap humanis, dengan menerapkan prinsip Senyum, Sapa, dan Salam kepada warga. Keselamatan petugas selama bertugas juga menjadi prioritas utama agar operasi dapat berjalan lancar dan efektif.

    Patroli Skala Besar ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada warga Kebayoran Baru dan menekan segala bentuk gangguan keamanan yang kerap terjadi di malam hari.

  • Wakapolri Tinjau UMKM, Bakes, dan Pembagian Perlengkapan Sekolah Usai Apel Mitra Kamtibmas di Papua

    Jayapura — Usai menghadiri Apel Mitra Kamtibmas Presisi di Papua, Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo bersama Kapolda Papua melanjutkan agenda dengan meninjau sejumlah kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang digelar di area kegiatan. Rangkaian ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat serta mendorong pemberdayaan ekonomi lokal di Tanah Papua, Selasa (9/12).

    Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah pameran UMKM Papua, yang menampilkan berbagai produk unggulan mulai dari kerajinan tangan khas Papua, olahan pangan lokal, hingga karya-karya kreatif dari para pelaku UMKM dan Bhayangkari.

    “Produk UMKM Papua ini luar biasa. Polri akan terus mendukung penguatan ekonomi masyarakat lokal karena keamanan itu juga lahir dari kesejahteraan,” ujar Wakapolri saat meninjau stan UMKM.

    Selain pameran UMKM, rombongan juga memantau pelaksanaan bakti sosial dan bakti kesehatan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat. Layanan kesehatan gratis, pembagian bantuan kebutuhan pokok, hingga fasilitas konsultasi kesehatan tersedia untuk warga yang hadir.

    Tidak hanya itu, Polri juga memberikan perlengkapan sekolah bagi anak-anak sebagai upaya mendorong semangat belajar generasi muda Papua. Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakapolri, disambut antusias oleh para orang tua dan siswa yang hadir.

    “Anak-anak Papua adalah masa depan. Kita ingin memastikan mereka mendapatkan dukungan, baik dalam pendidikan maupun kesehatan. Ini bagian dari tanggung jawab moral Polri untuk hadir di tengah masyarakat,” ucap Komjen Dedi.

    Wakapolri menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti UMKM, baksos, dan bantuan pendidikan akan terus dilakukan sebagai bagian dari pendekatan humanis Polri dalam menjaga keamanan dan keharmonisan di Papua.

    “Kamtibmas itu bukan hanya patroli dan penegakan hukum. Kamtibmas juga tentang menyentuh hati masyarakat, membangun kepercayaan, dan hadir dalam kehidupan mereka. Itulah yang sedang kita lakukan di Papua,” tutupnya.

  • Wakapolri Apresiasi Sinergi Ribuan Mitra Kamtibmas dalam Apel Mitra Kamtibmas Presisi di Polda Papua

    Jayapura — Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Papua, Polda Papua, serta seluruh komunitas yang hadir dalam Apel Mitra Kamtibmas Presisi 2025. Lebih dari 1.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat turut serta, menunjukkan kuatnya kolaborasi menjaga keamanan dan ketertiban di tanah Papua, Selasa (9/12).

    Dalam kesempatan itu, Wakapolri menegaskan bahwa situasi kamtibmas di Papua saat ini terbilang kondusif, berkat kerja sama erat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.

    “Ini bukti nyata bahwa kamtibmas di Papua bukan hanya hasil kerja satu pihak, tapi kerja bareng semua stakeholder. Komunitas ojek, satpam, nelayan, petani, rapi, orari, UMKM, semuanya terlibat. Inilah kekuatan Papua,” ujar Komjen Dedi.

    Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten/Kota dan Gubernur Papua sehingga apel besar ini dapat berjalan aman dan meriah.

    Menurut Wakapolri, keberadaan lebih dari seribu peserta yang hadir secara sukarela menunjukkan bahwa masyarakat Papua memiliki kepedulian tinggi terhadap keamanan wilayahnya.

    Wakapolri juga menegaskan bahwa menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Papua berada dalam kondisi aman dan siap menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat.

    “Alhamdulillah, kondisi Papua sangat kondusif. Kita semua berharap momen Natal dan Tahun Baru nanti bisa berjalan lancar dan damai,” ujarnya.

    Wakapolri juga menyampaikan bahwa seluruh unsur keamanan di Papua telah berada dalam kondisi siap menghadapi situasi kontinjensi apa pun.

    “Kita tentu tidak menginginkan terjadi hal yang tidak diinginkan. Tapi kalau pun ada kondisi darurat, Polda Papua sudah sangat siap dengan personel, sarana-prasarana, dan kemampuan yang dimiliki,” tegasnya.

    Menutup keterangannya, Wakapolri menyampaikan duka mendalam atas musibah yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    “Kami ikut berduka. Semoga saudara-saudara kita diberi kekuatan dan ketabahan untuk melewati ujian ini,” tutur Komjen Dedi.

    Apel Mitra Kamtibmas Presisi Polri di Papua menjadi bukti kuatnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan. Polri menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kemitraan dan menghadirkan pelayanan terbaik demi Papua yang aman, produktif, dan nyaman bagi seluruh warganya.

  • Apel Pelayanan Antisipasi Unjuk Rasa di Kantor KPK Merah Putih Jalan Kuningan Persada, Setiabudi Jakarta Selatan

    Jakarta Selatan, 9 Desember 2025, pukul 08.36 WIB, telah dilaksanakan apel pelayanan antisipasi unjuk rasa di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Merah Putih, Jalan Kuningan Persada Kavling 4, Setiabudi, Jakarta Selatan. Apel ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., sebagai bentuk sinergi pengamanan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan, dan jajaran Polsek di wilayah.

    Dalam sambutannya, Wakapolda Metro Jaya mengapresiasi seluruh personel yang terlibat dan menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional dan persuasif selama pengamanan. “Kami mengimbau agar semua anggota tidak membawa senjata api saat bertugas dan selalu melaporkan setiap perkembangan kecil kepada pimpinan agar koordinasi tetap berjalan efektif,” ujarnya.

    Brigjen Pol Dekananto juga mengingatkan agar tindakan di lapangan tidak berlebihan dan seluruh pasukan pengamanan berada di bawah satu komando. Jika massa aksi menjadi rusuh, maka pintu akses masuk dan keluar gedung KPK akan ditutup, dan pasukan segera menempati posisi ploting masing-masing untuk mengendalikan situasi.

    Total kekuatan pengamanan pada apel kali ini mencapai 1.076 personel yang terdiri dari berbagai satuan, antara lain:

    1. Polda Metro Jaya: Sat Brimob, Dit Samapta Gasum, Tim Negosiator Polwan, Dit Krimsus, Dit Krimum, Dit Resnarkoba, serta Tim Pam Obvit KPK.

    2. Polres Metro Jakarta Selatan: Sat Reskrim, Sat Samapta, Sat Intelkam, Sat Resnarkoba, dan Pok Polwan Negosiator.

    3. TNI: Resimen Harianud.

    4. Polsek Wilayah Setiabudi: Polsek Metro Setiabudi, Pancoran, dan Jagakarsa.

    Pelaksanaan apel ini sebagai langkah antisipasi menjamin keamanan dan kelancaran pelaksanaan aksi damai masyarakat yang akan menyampaikan aspirasinya di kantor KPK. Kapolsek Metro Setiabudi, AKBP Ardiansyah, S.H., M.H., selaku kapam objek, secara langsung mengkoordinasikan pengamanan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.

    Apel pelayanan antisipasi ini menjadi bagian dari komitmen Kepolisian dalam menjaga suasana kondusif di wilayah Jakarta Selatan sekaligus mendukung proses demokrasi yang tertib, aman, dan sesuai prosedur hukum.

  • Bhabinkamtibmas Duren Tiga Gencarkan Patroli Dialogis dan Cooling System

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Duren Tiga, Brigadir Denny K, kembali melaksanakan kegiatan sambang warga melalui metode Door to Door System (DDS) dan Cooling System (8/12/2025).

    Kegiatan yang dimulai pukul 16.10 WIB ini menyasar kawasan permukiman di Jl. Duren Tiga Raya, RT/RW 008/001, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    Dalam giat sambang dan silaturahmi tersebut, Brigadir Denny berinteraksi langsung dengan petugas keamanan. Selain mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, kunjungan ini dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan penting terkait keamanan lingkungan.

    “Kami mengajak seluruh petugas keamanan untuk proaktif menjaga keamanan lingkungan . ujar Brigadir Denny di sela-sela kegiatannya.

    Salah satu fokus utama yang ditekankan adalah antisipasi terhadap kenakalan remaja, khususnya tawuran, yang kerap meresahkan warga. Brigadir Denny mengimbau untuk lebih peduli terhadap aktivitas remaja di lingkungan mereka demi terciptanya wilayah Duren Tiga dan Kecamatan Pancoran yang aman dan damai.

    Selain memberikan himbauan kamtibmas, Brigadir Denny juga mensosialisasikan layanan darurat kepolisian. Ia mengingatkan warga untuk tidak ragu menghubungi layanan Polisi 110 (bebas pulsa) jika menemukan indikasi tindak kejahatan atau membutuhkan bantuan Polisi.

    “Layanan 110 aktif 24 jam dan bebas pulsa. Ini adalah sarana bagi warga untuk melaporkan kejadian dengan cepat agar bisa segera kami tindak lanjuti,” tambahnya.

    Kegiatan sambang ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman di tengah masyarakat serta memperkuat sinergitas antara Polri dan warga dalam mewujudkan lingkungan yang tertib dan kondusif.

  • Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Himbauan di Sekolah SMK Negeri 30 Kebayoran Baru

    Jakarta Selatan, Senin, 08 Desember 2025 – Polsek Metro Kebayoran Baru melalui Aiptu Mahmud selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung bersama Serda Teguh, Babinsa Kelurahan Gunung, melaksanakan kegiatan Himbauan Jaga Jakarta di SMKN 30 Kebayoran Baru yang berlokasi di Jl. Pakubuwono VI, Blok 5, RW 05 Kelurahan Gunung.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas bertemu dengan Ibu Esti, guru piket yang sedang bertugas. Kepada pihak sekolah, disampaikan himbauan agar para siswa tidak terlibat atau ikut serta dalam kegiatan demonstrasi pada peringatan Hari HAM Sedunia yang akan berlangsung pada 10 Desember 2025.

    Petugas mengajak pihakp sekolah untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta mengingatkan pentingnya peran pelajar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

  • Polsek Metro Kebayoran Baru dan Polres Metro Jakarta Selatan Gelar Patroli Dialogis Berjalan Kaki di Kawasan Terminal Blok M

    Jakarta Selatan — Polsek Metro Kebayoran Baru bersama Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli dialogis dengan metode berjalan kaki di kawasan Terminal Blok M, Jakarta Selatan, pada Senin, 8 Desember 2025, pukul 16.30 WIB. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh IPTU Liliek Russetiawati, Kasubnit Binkamsa Polsek Metro Kebayoran Baru.

    Patroli dialogis ini turut melibatkan Tim Negosiator Polwan berjumlah delapan personel yang dipimpin AKP Nurmalinda, S.T.K., S.T.K. Sebagai Perwira Pengendali (Padal), IPTU Liliek Russetiawati memastikan seluruh personel melaksanakan tugas sesuai surat perintah, dengan rute patroli mulai dari Terminal Blok M hingga kawasan Taman Literasi.

    Kegiatan patroli berjalan kaki ini bertujuan meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, sekaligus mencegah potensi tindak kejahatan pada waktu transisi sore menuju malam hari. Kehadiran petugas di ruang publik diharapkan memberikan rasa aman serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

    Selama pelaksanaan patroli, para personel juga melakukan interaksi langsung dengan masyarakat, pedagang, serta pengguna transportasi. Mereka menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menerima aspirasi warga terkait kondisi keamanan di lingkungan sekitar.

    Hingga kegiatan berakhir, situasi di kawasan Terminal Blok M dan Taman Literasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Patroli dialogis ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan polisi dengan masyarakat serta memperkuat upaya bersama dalam menjaga keamanan wilayah.

  • Bidang TIK Polda Aceh Hadirkan Wontech WiFi Polri di Masjid Jamik Kuta Blang Bireuen

    Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Aceh menempatkan personelnya di Masjid Jamik Desa Ule Tutu, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, untuk mengoperasionalkan layanan Wontech WiFi Polri guna mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat.

    Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keterangannya pada Senin, 8 Desember 2025, menjelaskan bahwa kehadiran layanan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam mempermudah akses jaringan komunikasi.

    “Bidang TIK Polda Aceh menghadirkan Wontech WiFi Polri di Masjid Jamik Desa Ule Tutu, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam memudahkan akses jaringan komunikasi,” ujarnya.

    Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran Wontech WiFi Polri tersebut. Layanan ini sangat membantu warga yang saat ini masih menghadapi kendala akses komunikasi akibat dampak pasca banjir, di mana sebagian jaringan mengalami gangguan bahkan terputus sama sekali, sambung Kabid Humas

    Dengan hadirnya layanan ini, Polda Aceh berharap kebutuhan komunikasi masyarakat dapat kembali terpenuhi sehingga aktivitas warga, termasuk koordinasi penanganan pasca bencana, dapat berjalan lebih lancar, tutup Kabid Humas.