Blog

  • Evaluasi Pengelolaan Mudik, Kakorlantas Amanatkan Tata Kelola Transportasi Publik Diperbaiki

    Jakarta- Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menerima paparan dari Dekan Fisip UI Prof. Semiarto Aji Purwanto terkait “Survei Evaluasi Pengamanan Arus Mudik 2025 dan Rencana Mudik 2026” di NTMC Korlantas Polri, Selasa (15/4/2025).

    Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan, pentingnya pembelajaran dari setiap pelaksanaan Operasi Ketupat agar pada tahun-tahun mendatang pengelolaan arus mudik dapat semakin optimal dan responsif terhadap dinamika di lapangan.

    “Operasi Ketupat ini operasi yang selalu kita laksanakan, jadi tahun depan harus lebih baik, termasuk pengalaman namun tahun 2026 harus lebih baik,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.,

    Dalam hal ini, Kakorlantas juga menyoroti pentingnya kesiapan moda transportasi publik yang aman agar mobilitas masyarakat dalam mudik dapat berlangsung dengan aman.

    “Tata kelola moda transportasi penting sekali, apakah tahun depan pemerintah sudah menyiapkan moda transportasi yang berkeselamatan,” jelasnya.

    Selain itu, kondisi infrastruktur seperti jalan nasional, jalur alternatif hingga jalan tol sengat mempengaruhi efektivitas pengamanan dan kenyamanan perjalanan.

    “Tata kelola infrastruktur, apakah jalan kita sudah siap atau belum, tata kelola jalan tol bagaimana, bagaimana di nagrek, puncak, mengkreng, dijalur tersebut walaupun personel sudah di turunkan tetap akan susah karena keadaan jalannya, namun kita sudah berikan pelayanan dan pengelolaan,” tambah Kakorlantas Polri.

    Dalam hal manajemen lalu lintas, data real time dan pengalaman lapangan menjadi kunci. Kakorlantas menekankan, perlunya pendekatan berbasis data dan strategi yang terukur.

    “Manajemen rekayasa lalu lintas sangat penting karena tidak bisa hanya pakai prediksi tapi pakai data update parameter-parameter, belajar dari pengalaman one way nasional, dan ada Cara Bertindak (CB) panik yang dilakukan,” ungkapnya.

    Guna memperkuat perencanaan, Kakorlantas mengusulkan partisipasi aktif pemerintah daerah untuk mendata warganya yang akan mudik. Hal ini bertujuan agar data pemudik dapat lebih akurat dan digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan.

    “Mengusulkan untuk melibatkan pemerintah daerah dalam melakukan pendataan yang akan melakukan perjalanan mudik, sehingga diketahuin datanya di daerah masing-masing,” tambahnya.

    Kebijakan Pemerintah dalam mendukung kelancaran arus mudik seperti pembatasan angkutan berat dan kebijakan Work From Anywhere berdampak langsung pada pada pengurangan kepadatan arus lalu lintas.

    “Kebijakan Pemerintah sangat penting, dimana dengan menerapkan pembatasan kendraan truk sumbu tiga, Work From Anywhere (WFA), sehingga indikator di tahun ini lebih baik, dimana kebijakan yang diberikan dalam rangka memprioritaskan pelayanan di operasi ketupat,” katanya.

    Terkahir ia mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja, menjadikan keberhasilan Operasi Ketupat sebagai momentum awal untuk langkah-langkah strategis berikutnya dalam pelayanan publik.

    “Apresiasi dan terimakasih atas kinerja dan kerjasamanya operasi ketupat sudah selesai masih ada tugas-tugas kedepan, inilah awal kita melangkah kencang lagi kedepan Korlantas bisa menjadi garda terdepan,” pungkasnya.

  • Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab 6 Pejabat Utama, Ini Daftarnya

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) enam pejabat utama Polda Metro Jaya. Upacara digelar di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (15/4/2025).

    Sejumlah pejabat yang dilantik dan pejabat lama turut hadir dalam upacara tersebut. Prosesi diawali dengan pembacaan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Irjen Karyoto.

    “Apakah saudara-saudara bersedia saya ambil sumpah menurut kepercayaan dan agama masing-masing?” tanya Karyoto di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

    “Bersedia,” jawab mereka serempak, lalu melanjutkan dengan pembacaan sumpah secara bersama-sama.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, rotasi dan mutasi jabatan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi serta pembinaan karier di lingkungan kepolisian.

    “Serah terima jabatan ini adalah bagian dari pembinaan karier di lingkungan Polda Metro Jaya untuk memastikan organisasi tetap berjalan dinamis dan efektif. Setiap pejabat yang dilantik diharapkan dapat segera menyesuaikan diri serta melanjutkan program kerja yang sudah berjalan,” ujarnya.

    Berikut daftar pejabat yang melakukan sertijab hari ini:

    Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika sebagai Karoops Polda Metro Jaya

    Kombes Pol Abrianto Pardede sebagai Kabidkum Polda Metro Jaya

    Kombes Pol Henrik Maryanto sebagai Dansat Brimob Polda Metro Jaya

    Kombes Pol Komarudin sebagai Dirlantas Polda Metro Jaya

    Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota

    AKBP Dermawan Karosekali sebagai Dirtahti Polda Metro Jaya

    Upacara berlangsung khidmat dan ditutup dengan ucapan selamat dari Kapolda Metro Jaya di dampingi wakapolda dan para PJU dan Kapolres kepada para pejabat yang baru dilantik.

  • Wakil Ketua Komisi III DPR Apresiasi Pengungkapan Penyelundupan Sabu Jaringan Internasional oleh Polri

    Jakarta. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Rano Alfath mengapresiasi Bareskrim Polri yang membongkar kasus penyelundupan ratusan kilogram sabu dari jaringan internasional Malaysia-Indonesia di Aceh. Ia menilai Polri konsisten dan serius dalam menegakkan hukum.

    “Tentu kita sangat apresiasi langkah cepat dan terukur yang dilakukan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dalam menggagalkan penyelundupan 192 kilogram sabu dari jaringan internasional Malay-Indo. Ini merupakan bukti bahwa Polri tetap konsisten dan serius dalam menjalankan fungsi penegakan hukum, khususnya terhadap kejahatan transnasional,” pungkas Rano, Selasa (15/4/2025).

    Meski begitu, Rano menekankan bahwa pengungkapan kurir dan penyitaan barang bukti hanyalah permulaan. Ia terus mendorong agar pengusutan tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi harus menyasar dan menelusuri aktor intelektual di balik jaringan ini.

    “Termasuk di dalamnya siapa yang menjadi pemodal, koordinator lintas negara, dan keterlibatan oknum-oknum instansi negara apabila ada,” ujar Rano.

    Menurut Rano, penting juga untuk memastikan bahwa proses penyidikan dilakukan secara akuntabel dan transparan, serta disertai penelusuran terhadap aset hasil kejahatan (asset tracing) guna mendukung upaya pemiskinan bandar narkoba, sebagaimana dalam UU TPPU.

    “Kami juga meminta agar kerja sama internasional, terutama dengan APH di Malaysia dan negara transit lain diperkuat untuk membongkar rantai pasok narkotika yang melibatkan wilayah perairan Indonesia. Ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam mempersempit ruang gerak jaringan narkotika lintas batas,” jelas Rano.

    Ia menilai pengungkapan kasus ini adalah prestasi, tapi sekaligus pengingat bahwa ancaman narkotika terhadap bangsa ini masih sangat nyata. Menurutnya, Komisi III DPR akan terus mengawasi dan mendukung penguatan kelembagaan Polri dalam kerangka supremasi hukum dan perlindungan masyarakat.

    Sebelumnya, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri membongkar penyelundupan 192 kilogram sabu dari jaringan internasional Malaysia-Indonesia (Aceh). Satu orang tersangka yang berperan sebagai kurir diamankan polisi.

  • Sambangi Pos Kamling, Bhabinkamtibmas Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayahnya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ulujami Aiptu Suroto melaksanakan sambang dan dialog kamtibmas bersama warga di Pos Kamling RW 06, Jl. Ulujami Raya RT 003/06, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, (15/4/2025).

    Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua RT 003/06 Bapak Jariham Girsang, serta warga Bapak Nino dan Bapak Willy. Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Suroto menyampaikan beberapa imbauan penting terkait kamtibmas, di antaranya mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan lingkungan sekitar.

    Selain itu, warga yang memiliki kendaraan bermotor dihimbau agar selalu menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan untuk mengantisipasi tindak pencurian. Tak kalah penting, para orang tua juga diingatkan agar memastikan anak-anak, khususnya remaja, tidak berada di luar rumah melebihi pukul 22.00 WIB guna mencegah terjadinya kenakalan remaja.

    Dalam sambangnya, Aiptu Suroto turut mensosialisasikan Call Center 110 sebagai layanan kepolisian gratis yang dapat dihubungi 24 jam, serta nomor aduan Kapolsek Pesanggrahan di 081382225050 (WhatsApp) untuk pelaporan situasi kamtibmas di lingkungan warga.

    “Kami berharap warga dapat lebih aktif menjaga lingkungan masing-masing, karena keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi juga seluruh elemen masyarakat,” ujar Aiptu Suroto di sela-sela kegiatan.

    Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga yang menyatakan siap untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan demi terciptanya suasana yang aman dan kondusif di wilayah RW 06 Kelurahan Ulujami.

  • Bhabinkamtibmas Kelurahan Karet Sukses Mediasi Permasalahan Pemukulan

    Jakarta Selatan, 15/04/2025 –  Dua anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Karet, Aiptu Triyatno dan Aiptu Dedi Y, berhasil memediasi permasalahan pemukulan yang terjadi di Jl. Karet Gusuran III, Kelurahan Karet.  Mediasi berlangsung pada hari Sabtu, 12 April 2025, pukul 16.00 WIB, bertempat di Kantor Sekretariat RW 01, Jl. Bek Murat, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Permasalahan pemukulan tersebut berhasil diselesaikan secara damai melalui musyawarah mufakat antara kedua belah pihak yang berselisih.  Kedua Bhabinkamtibmas berperan aktif dalam memfasilitasi dialog dan  menjembatani  perbedaan  pendapat  antara  kedua  belah  pihak.

    “Alhamdulillah,  mediasi berjalan lancar dan kedua belah pihak sepakat untuk berdamai,” ujar Aiptu Triyatno.  “Kami  mengapresiasi  kesediaan  kedua  belah  pihak untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.”

    Aiptu Dedi Yunanto menambahkan, “Dengan  terselesaikannya  permasalahan  ini,  kami berharap  keamanan dan ketertiban di lingkungan Kelurahan Karet tetap terjaga dan kondusif.”

    Keberhasilan mediasi ini menunjukkan peran penting Bhabinkamtibmas dalam  menjaga  keamanan  dan  ketertiban  masyarakat  di  tingkat  kelurahan.  Selain  itu,  kejadian  ini  juga  menegaskan  pentingnya  musyawarah  untuk  mufakat  dalam  menyelesaikan  permasalahan  di  masyarakat.

  • Warga Pesanggrahan Apresiasi Program Penitipan Kendaraan Bermotor Polsek Pesanggrahan

    Jakarta, 13 April 2025 – Program penitipan kendaraan bermotor yang digelar oleh Polsek Pesanggrahan untuk mendukung warga yang hendak mudik Lebaran tahun 2025 mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat setempat. Fasilitas ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang harus meninggalkan kendaraan pribadi mereka selama menjalani perjalanan mudik.

    Sejak dibuka, fasilitas penitipan kendaraan di Mako Polsek Pesanggrahan telah banyak dimanfaatkan oleh warga yang khawatir akan keamanan kendaraan mereka. Program ini menawarkan solusi yang sangat dibutuhkan, terutama di musim mudik yang rawan pencurian kendaraan.

    Salah seorang warga Pesanggrahan, Bapak Hadi, mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya program penitipan kendaraan ini. “Saya sangat terbantu dengan adanya fasilitas penitipan kendaraan ini. Biasanya, saya merasa khawatir meninggalkan motor atau mobil di rumah saat mudik. Dengan adanya penitipan yang dikelola oleh Polsek, saya bisa tenang dan fokus dengan perjalanan mudik saya,” ujarnya.

    Polsek Pesanggrahan yang dipimpin oleh AKP Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA, menyediakan tempat penitipan yang aman dan terpantau. Setiap kendaraan yang dititipkan akan dicatat secara detail, mulai dari nomor polisi hingga identitas pemilik, serta dilakukan pengawasan ketat dengan patroli rutin oleh petugas.

    Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada warga yang akan mudik, serta menjaga keamanan lingkungan di wilayah Pesanggrahan. “Kami memahami bahwa mudik adalah momen penting bagi banyak keluarga. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa warga kami bisa merayakan Idul Fitri dengan tenang, tanpa khawatir akan keamanan kendaraan mereka,” ungkapnya.

    Warga lainnya, Ibu Maya, juga menyampaikan apresiasi yang sama. “Ini adalah program yang sangat membantu, terutama bagi kami yang tidak memiliki keluarga di sekitar sini. Saya tidak perlu khawatir meninggalkan mobil karena sudah ada tempat yang aman dan terpercaya di Polsek,” ujar Maya.

    Program penitipan kendaraan ini merupakan salah satu bentuk perhatian Polsek Pesanggrahan terhadap kenyamanan dan keamanan masyarakat selama musim mudik. Warga Pesanggrahan berharap program serupa akan terus dilanjutkan dan bahkan diperluas di masa-masa mendatang.

    Dengan adanya layanan penitipan kendaraan ini, warga Pesanggrahan dapat menjalani mudik Lebaran dengan lebih tenang dan aman. Polsek Pesanggrahan berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

  • Polsek Pesanggrahan Membuka Penitipan Kendaraan Bagi Warganya yang Mudik

    Jakarta, 13 April 2025 – Menyambut musim mudik Lebaran tahun 2025, Polsek Pesanggrahan membuka fasilitas penitipan kendaraan bagi warganya yang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang hendak meninggalkan kendaraan mereka selama mudik.

    Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA, bersama jajaran anggota Polsek, melakukan pengecekan terhadap fasilitas penitipan kendaraan yang sudah disiapkan di Markas Polsek Pesanggrahan. Penitipan ini diperuntukkan bagi warga yang merasa khawatir akan keamanan kendaraan mereka selama ditinggalkan.

    “Kami menyediakan tempat yang aman bagi warga Pesanggrahan yang akan mudik. Penitipan ini sebagai bentuk pelayanan kami untuk memberikan rasa tenang kepada warga yang akan bepergian jauh dan meninggalkan kendaraan di rumah,” ujar AKP Seala Syah Alam saat melakukan pengecekan di lokasi penitipan kendaraan.

    Selain itu, Kapolsek menambahkan bahwa pihaknya juga akan melakukan patroli rutin untuk memastikan keamanan kendaraan yang dititipkan. Setiap kendaraan yang masuk akan dicatat dengan detail, termasuk jenis kendaraan, nomor polisi, serta identitas pemiliknya, untuk memudahkan pengawasan.

    Fasilitas penitipan kendaraan ini diharapkan dapat membantu warga untuk lebih fokus pada perjalanan mudik mereka, tanpa perlu khawatir akan keamanan kendaraan yang ditinggalkan. Warga yang berminat untuk menitipkan kendaraan dapat datang langsung ke Polsek Pesanggrahan dengan membawa dokumen kendaraan yang sah.

    Diharapkan, dengan adanya fasilitas penitipan kendaraan ini, warga dapat merayakan Idul Fitri dengan lebih tenang dan nyaman. Polisi juga mengimbau agar masyarakat yang mudik untuk tetap waspada dan mengikuti protokol keselamatan selama perjalanan.

  • Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Tebet Gelar Sosialisasi 110 Security Bank Ajak Tolak Premanisme Berkedok Ormas

    Jakarta, 12 April 2025 — Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Polsek Tebet melalui Bhabinkamtibmas Bripka Dede melakukan kegiatan sosialisasi bersama para petugas keamanan bank yang berada di wilayah hukum Tebet, Jakarta Selatan.

    Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan partisipasi masyarakat, khususnya petugas keamanan sebagai garda terdepan dalam pengawasan lingkungan, untuk menolak segala bentuk premanisme yang berkedok organisasi kemasyarakatan (ormas).

    Bripka Dede menyampaikan pentingnya kewaspadaan terhadap modus premanisme yang seringkali berlindung di balik nama ormas untuk melakukan pemalakan, intimidasi, hingga pungutan liar. Ia mengimbau kepada para petugas keamanan agar tidak segan melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

    “Kami mengajak semua elemen masyarakat, termasuk petugas keamanan bank, untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Jangan takut melapor jika menemukan tindakan yang meresahkan, apalagi yang mengatasnamakan ormas untuk kepentingan pribadi,” ujar Bripka Dede saat memberikan penyuluhan.

    Dalam kesempatan tersebut, Bripka Dede juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, petugas keamanan, dan aparat kepolisian dalam mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini. Ia juga membagikan nomor kontak layanan pengaduan cepat Polsek Tebet agar masyarakat dapat melapor dengan mudah.

    Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para petugas keamanan bank yang hadir. Mereka menyatakan siap bersinergi dengan pihak kepolisian untuk menjaga lingkungan kerja dan sekitar tetap aman dan nyaman.

    Melalui kegiatan seperti ini, Polsek Tebet berharap kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kamtibmas terus meningkat, serta mampu menekan ruang gerak para pelaku premanisme yang meresahkan masyarakat.

  • Polda Metro Jaya Klarifikasi Soal Ambulans Kena ETLE: Ada Mekanisme Sanggahan”

    Jakarta – Sebuah video viral di media sosial menunjukkan kendaraan ambulans terekam kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) saat menerobos lampu merah. Kejadian ini memicu berbagai reaksi dari masyarakat, yang mempertanyakan apakah ambulans tetap wajib mematuhi lampu lalu lintas saat menjalankan tugas darurat.

    Menanggapi hal tersebut, AKBP Ojo Ruslani, selaku Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, memberikan penjelasan resmi. Ia menyampaikan bahwa sistem ETLE memang bekerja secara otomatis dan objektif, tanpa bisa menilai konteks situasi darurat di lapangan.

    “Kamera ETLE tidak bisa membedakan apakah kendaraan yang melanggar sedang menjalankan misi kemanusiaan atau tidak. Sistem ini bekerja berdasarkan algoritma dan sensor, bukan penilaian manusia langsung,” jelas AKBP Ojo dalam keterangannya, Kamis (10/4).

    Namun demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa ambulans yang tengah membawa pasien atau jenazah dalam kondisi darurat memiliki hak prioritas di jalan, sebagaimana diatur dalam Pasal 134 dan 135 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

    “Dalam situasi tertentu, ambulans diperbolehkan menerobos lampu merah, asal disertai dengan sinyal suara dan lampu isyarat, serta tetap mengutamakan keselamatan,” lanjutnya.

    AKBP Ojo menambahkan, jika ambulans terekam melakukan pelanggaran dan menerima surat konfirmasi ETLE, maka hal itu bisa disanggah dan tidak langsung dinyatakan bersalah. Polda Metro Jaya telah menyediakan mekanisme resmi bagi pengemudi atau penanggung jawab ambulans untuk mengajukan sanggahan.

    Berikut Prosedur Pengajuan Sanggahan: Online melalui Website ETLE PMJ
    Kunjungi
    https://etle-pmj.info,
    masuk ke menu
    “Konfirmasi Pelanggaran”,
    lalu pilih opsi
    “Sanggahan”. Sertakan
    identitas serta bukti
    pendukung seperti surat
    tugas ambulans,
    dokumentasi GPS, atau
    video saat bertugas.
    Langsung ke Loket Layanan ETLE di Samsat Wilayah Polda Metro Jaya
    Bawa surat tilang ETLE dan dokumen pendukung, untuk diverifikasi oleh petugas.
    Kunjungan ke Kantor Subdit Gakkum Ditlantas PMJ di Pancoran
    Jika diperlukan, sanggahan juga dapat dilakukan langsung ke kantor Subdit Gakkum di Pancoran, Jakarta Selatan.

    “Kami menjamin proses ini transparan dan profesional. Selama bukti yang diberikan valid, maka surat tilang ETLE akan dibatalkan, dan tidak akan dikenakan sanksi apapun,” tegas AKBP Ojo.

    Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh instansi pelayanan kesehatan maupun operator ambulans untuk selalu mendokumentasikan setiap tugas darurat. Rekaman perjalanan, surat tugas, hingga dokumentasi video bisa menjadi bukti penting bila terjadi pelanggaran yang terekam ETLE.

    “Prinsipnya, kami tetap menjunjung tinggi rasa keadilan, kemanusiaan, dan kepastian hukum dalam setiap penerapan teknologi ETLE,” pungkasnya

  • Polsek Cilandak Laksanakan Sosialisasi 110 Dan Meningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Menolak Premanisme Berkedok Ormas

    Jakarta Selatan – Kepolisian terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kegiatan Patroli Dialogis. Kali ini, kegiatan tersebut digelar di Resto Taliwang yang berlokasi di Jl. Cipete Raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif Polri dalam mengajak masyarakat menolak segala bentuk premanisme, termasuk yang berkedok organisasi kemasyarakatan (ormas).

    Dipimpin oleh IPTU Mustofa, patroli ini tidak hanya berfokus pada pemantauan keamanan, tetapi juga menyentuh sisi edukatif dengan menyosialisasikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dari potensi gangguan ketertiban umum.

    “Premanisme dalam bentuk apapun tidak bisa ditoleransi. Termasuk yang mengatasnamakan ormas untuk melakukan tindakan intimidatif atau pungutan liar. Masyarakat harus berani menolak dan melaporkan,” tegas IPTU Mustofa dalam pertemuan bersama pengelola Resto Taliwang dan warga sekitar.

    Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat dan para pelaku usaha di kawasan Cipete. Banyak yang mengapresiasi pendekatan humanis yang dilakukan pihak kepolisian, karena mampu membangun rasa aman tanpa menimbulkan ketakutan.

    Selain penyuluhan, patroli ini juga menjadi sarana komunikasi dua arah, di mana masyarakat diberi ruang untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta kendala keamanan yang mereka hadapi sehari-hari.

    IPTU Mustofa menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin di berbagai titik wilayah hukum Polsek Cilandak. “Kami ingin hadir sebagai mitra masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum. Patroli dialogis ini adalah bentuk nyata dari kepedulian kami terhadap keamanan lingkungan,” ujarnya.

    Dengan adanya patroli seperti ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan bersama dan tidak segan untuk melibatkan pihak berwajib bila menemukan indikasi premanisme atau gangguan ketertiban lainnya.