Blog

  • Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Oplosan Gas Subsidi di Jakarta, Negara Rugi Rp16,8 Miliar

    Jakarta, 22 Mei 2025 – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri berhasil membongkar dua kasus besar penyalahgunaan gas LPG bersubsidi yang terjadi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Dalam operasi terkoordinasi yang dilakukan pada 16 dan 19 Mei 2025, sepuluh tersangka ditetapkan dan ratusan tabung gas disita sebagai barang bukti.

    Kasus pertama terjadi di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/52/V/2025. Lima tersangka berinisial KF, MR, W, P, dan AR terbukti memindahkan isi tabung gas bersubsidi ukuran 3 Kg ke dalam tabung non-subsidi 12 Kg, yang kemudian dijual kembali ke masyarakat dengan harga komersial.

    Kasus kedua terungkap di sebuah gudang di Jl. Pulau Harapan IX, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur. Dari Laporan Polisi LP/A/53/V/2025, lima tersangka lain yakni BS, HP, JT, BK, dan WS diketahui menjalankan operasi serupa, bahkan dengan kapasitas tabung lebih besar hingga 50 Kg. Polri menemukan bahwa praktik ini telah berlangsung selama satu tahun dan merugikan negara hingga lebih dari Rp14 miliar.

    “Para pelaku akan dijerat dengan Pasal 40 angka 9 UU Cipta Kerja yang mengubah Pasal 55 UU Migas, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar,” Ujar Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Nunung Syaifuddin.

    Kasus ini menjadi peringatan keras akan pentingnya pengawasan distribusi subsidi dan perlunya sinergi antara pemerintah, penegak hukum, dan masyarakat dalam menjaga hak-hak dasar warga negara.

    “ Di balik angka-angka besar tersebut, masyarakat kecil menjadi pihak paling dirugikan. Kelangkaan gas 3 Kg di pasaran, naiknya harga jual, serta potensi bahaya dari tabung gas oplosan menjadi masalah nyata yang dirasakan publik akibat ulah para pelaku. “ Imbuh Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Nunung Syaifuddin.

    Penindakan ini menjadi bukti komitmen Polri dalam menjaga kebijakan subsidi energi agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

  • Cegah Premanisme, Briptu Ari Setyadi Laksanakan Patroli Dialogis di Alfamidi Jl. KH. Abdullah Syafei

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, anggota Samapta Polsek Tebet Briptu Ari Setyadi melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi para juru parkir di Alfamidi Jl. KH. Abdullah Syafei, Rabu (21/5/2025).

    Dalam kesempatan tersebut, Briptu Ari menyampaikan imbauan kepada para juru parkir agar tidak terlibat dalam praktik premanisme serta mengajak untuk turut menjaga keamanan lingkungan sekitar. Ia juga mengingatkan pentingnya memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat tanpa adanya unsur pemaksaan atau pungutan liar.

    “Kami mengimbau agar para juru parkir tetap menjaga sikap dan tidak melakukan tindakan yang meresahkan warga. Jika ada gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” ujar Briptu Ari.

  • OPERASI PEMBRANTASAN PREMANISME SUKSES DILAKSANAKAN DI PANCORAN

    Pada hari Rabu, 21 Mei 2025, Kepolisian Sektor Pancoran berhasil melaksanakan Operasi Berantas Jaya 2025 dengan sukses dan kondusif. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, S.E.M.M., berhasil menurunkan sejumlah atribut organisasi di wilayah rawan premanisme.

    Operasi yang digelar bersama unsur Babinsa, Satpol PP, dan Dishub ini fokus pada penertiban lokasi strategis, termasuk area Mall Kalibata dan sekitar Jalan Rawajati. Tim gabungan berhasil menurunkan atribut organisasi FBR G.0313 dan memberikan himbauan tegas kepada pengurus gardu untuk mengubah status menjadi pos terpadu.

    Sepanjang operasi berlangsung, tidak ditemukan aktivitas yang mengganggu keamanan. Situasi wilayah tetap aman dan terkendali berkat patroli intensif dari 11 personel gabungan.

    Kapolsek Pancoran menekankan bahwa kegiatan ini merupakan upaya sistematis untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari praktik premanisme.

    Keberhasilan operasi ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kecamatan Pancoran.

  • Tekan Aksi Premanisme Lewat Operasi Brantas Jaya 2025, Polsek Pesanggrahan Sambangi Pos Ormas

    Jakarta Selatan – Dalam rangka mendukung Operasi Brantas Jaya 2025, Polsek Pesanggrahan melalui Unit Binmas yang dipimpin Kanit Binmas Iptu I Putu Yudo melaksanakan kegiatan pembinaan kepada kelompok organisasi masyarakat.

    Kegiatan ini berlangsung di Pos Ormas Forum Betawi Rempug (FBR) Buaya Buntung G.0315 Korwil Jakarta Selatan yang berlokasi di Jalan Kesadaran Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (22/5/2025).

    Dalam kunjungan tersebut, Kanit Binmas bersama anggota menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak para anggota ormas untuk bersama-sama menolak segala bentuk aksi premanisme serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

    “Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preemtif kami untuk merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk ormas, agar tidak terlibat atau dimanfaatkan dalam aksi-aksi yang mengganggu ketertiban umum,” ujar Iptu I Putu Yudo.

    Polsek Pesanggrahan berharap peran aktif ormas seperti FBR dapat menjadi mitra strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

    Kegiatan berlangsung dengan suasana santai dan penuh keakraban, menandai sinergi yang terus dibangun antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

  • Polsek Cilandak Gelar Ops Brantas Jaya 2025, Berikan Pembinaan kepada Petugas Parkir

    Polsek Cilandak melalui Unit Samapta yang dipimpin oleh Panit Patroli Iptu Haryadi bersama Aiptu Budiyono dan Bripda Arik melaksanakan kegiatan Operasi Brantas Jaya 2025.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan pembinaan kepada salah satu petugas parkir atas nama saudara Fahrezi yang berada di area Alfamart Pondok Labu.

    Petugas memberikan himbauan agar dalam menjalankan tugasnya tidak melakukan pemaksaan terhadap para tamu atau pengunjung. Selain itu, diingatkan pula agar tetap bersikap humanis serta mengutamakan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Cilandak untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

  • Dalam Rangka Operasi Brantas Jaya 2025, Polri Berikan Himbauan kepada Juru Parkir di Kemang Selatan

    Jakarta Selatan – Kamis, 22 Mei 2025
    Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Brantas Jaya 2025, personel Polri dari wilayah hukum Jakarta Selatan, Bripka Shohibul dan Brigadir Bagus AK, melaksanakan kegiatan himbauan dan pendekatan humanis kepada para juru parkir di kawasan Jl. Kemang Selatan, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

    Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan tertib. Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan arahan secara langsung kepada para juru parkir agar tidak memaksa meminta uang parkir dari pengunjung yang datang ke kawasan tersebut.

    “Kami mengimbau agar para juru parkir tetap menjaga sikap profesional dalam menjalankan tugasnya. Hindari tindakan memaksa atau bersikap tidak sopan kepada pengunjung. Hal ini demi kenyamanan bersama dan citra positif lingkungan Kemang Selatan,” ujar Bripka Shohibul dalam keterangannya.

    Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat sekitar dan para juru parkir yang menyatakan siap mendukung upaya Polri dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertib.

    Mari bersama kita wujudkan Jakarta Selatan yang lebih tertib dan bersahabat untuk semua!

  • Apresiasi Kepada Bhabinkamtibmas Tebet Barat Pererat Sinergi dengan Warga di Jl. Tebet Barat XI

    Jakarta Selatan – Sebagai wujud kepedulian dan komitmen untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tebet Barat Aipda Samsul Mustofa, melaksanakan sambang warga di Jl. Tebet Barat XI, Kel. Tebet Barat, pada Selasa, (20/5/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus memberikan himbauan terkait keamanan lingkungan.

    Dalam kesempatan tersebut, Aipda Samsul berdialog langsung dengan sejumlah warga, membahas isu-isu yang sering terjadi di wilayah tersebut, seperti potensi pencurian, kerawanan tawuran, dan pengawasan terhadap kendaraan bermotor. Ia juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

    “Kami mengajak masyarakat untuk saling peduli dan waspada terhadap lingkungan sekitar. Pastikan pintu rumah terkunci dengan baik, periksa kendaraan sebelum diparkir, dan jangan ragu melapor jika melihat hal-hal mencurigakan,” kata Aipda Samsul kepada warga.

    Selain itu, Aipda Samsul juga memperkenalkan layanan darurat 110 yang dapat dihubungi kapan saja jika terjadi gangguan kamtibmas. Ia menekankan bahwa kerja sama antara warga dan pihak kepolisian adalah kunci utama dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan tempat tinggal.

    Warga yang hadir menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh Polsek Tebet melalui Bhabinkamtibmas. “Kami merasa senang dan lebih tenang dengan kehadiran Pak Samsul. Pesan-pesan yang disampaikan sangat bermanfaat untuk menjaga keamanan lingkungan kami,” ungkap salah satu warga.

    Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari program rutin yang dilakukan oleh Polsek Tebet untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dan mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Tebet. Polsek Tebet berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

  • Cegah Premanisme, Polsek Pesanggrahan Gencarkan Patroli Malam Hari

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dan mencegah aksi premanisme, jajaran Polsek Pesanggrahan Polres Metro Jakarta Selatan terus menggencarkan patroli malam hari di sejumlah titik rawan.

    Kegiatan patroli yang dilaksanakan pada malam hingga dini hari ini menyasar kawasan pemukiman, pertokoan, serta jalan-jalan yang sepi dan minim penerangan. Petugas tampak menyusuri lokasi menggunakan mobil patroli dengan lampu rotator menyala sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat.

    Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA. mengatakan bahwa patroli malam merupakan langkah preventif untuk menekan tindak kriminalitas, termasuk premanisme dan aksi gangguan keamanan lainnya.

    “Dengan kehadiran petugas di lapangan, kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga, sekaligus menunjukkan bahwa polisi selalu siap menjaga wilayahnya,” ujar Kapolsek, Rabu (21/5/2025).

    Selain itu, dalam patroli tersebut petugas juga melakukan dialog dengan warga yang ditemui di jalan guna menyampaikan imbauan kamtibmas dan mengajak partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Polsek Pesanggrahan mengimbau warga untuk segera melapor ke kepolisian apabila melihat atau mengalami tindak kejahatan di lingkungan sekitarnya.

  • Tim Reskrim Polsek Pesanggrahan berhasil Menangkap Sindikat Curanmor dan Penadah di Tanggerang Selatan

    Tim Reskrim Polsek Pesanggrahan berhasil mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga Tangerang Selatan (Tangsel). Berawal dari dua laporan polisi dari warga Pesanggrahan, penyelidikan intensif mengarah pada penangkapan empat pelaku dengan modus operandi kunci letter T.

    Pengembangan kasus yang dilakukan unit reskrim Polsek Pesanggrahan mengungkap jaringan yang lebih luas dengan peran yang berbeda-beda di antara para pelaku. Empat tersangka berhasil diamankan, yakni MD alias J sebagai eksekutor, RS alias R dan MR alias D berperan sebagai joki dan pengawas situasi, serta A sebagai penadah hasil curian.

    Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam menjelaskan peran masing-masing tersangka dalam menjalankan aksinya.

    “MD alias J memiliki peran mempunyai niat melakukan pencurian, mencari sasaran dan mengintip lubang kunci kontak sepeda motor korban, lalu mencuri sepeda motor,” ujarnya saat konferensi pers, Senin (20/5/2025).

    Sementara itu, RS alias R dan MR alias D bertugas menjaga situasi sekitar lokasi pencurian dan juga berperan sebagai joki untuk melarikan diri.

    Dari hasil pengembangan kasus ini, polisi berhasil mengamankan total 21 unit sepeda motor berbagai merek yang diduga kuat hasil tindak pidana curanmor. Barang bukti tersebut meliputi berbagai jenis motor seperti Yamaha N-Max, Honda Genio, Honda Vario, Honda Scoopy, Yamaha Mio, Yamaha Vixion, Suzuki Satria, dan Honda Beat.

    Selain puluhan unit sepeda motor, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain yang digunakan para pelaku dalam menjalankan aksinya. Barang bukti tersebut antara lain satu lembar STNK, satu buah kunci kontak, satu buah gagang kunci letter T beserta mata kuncinya, kunci L, serta beberapa unit handphone milik para tersangka.

    Terkait penangkapan para pelaku, polisi berhasil mengamankan MD dan RS di sebuah rumah kontrakan di wilayah Pondok Aren, Tangsel. Sementara MR berhasil diamankan di sekitar UIN Ciputat, dan A ditangkap di kediamannya di wilayah Ciputat, Tangsel. Penangkapan dilakukan dalam rentang waktu beberapa hari setelah laporan diterima.

    AKP Seala mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor untuk segera melapor dan mengecek barang bukti yang diamankan.

    “Jadi mohon izin kepada seluruh masyarakat setelah rilis ini selesai kami melalui akun sosial media Polsek Pesanggrahan dan juga media sosial lainnya, kami akan sebarkan rilis, dari nomor rangka, nomor mesin kendaraan bermotor yang telah dicuri oleh pelaku-pelaku,” ujarnya.

    “Bagi masyarakat yang merasa memiliki bisa datang ke Polsek Pesanggrahan dengan membawa surat-surat asli Berupa BPKB, STNK, dan KTP asli pemilik. Lalu ditunjukkan kepada anggota Polsek Pesanggrahan, Kami akan kembalikan kepada pemiliknya secara gratis, tidak dipungut biaya,” tegasnya.

    Para pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis, termasuk Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan Pasal 480 serta 481 KUHP tentang penadahan barang hasil kejahatan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

  • Polsek Jagakarsa Gelar Operasi Brantas Jaya 2025, Sasar Penertiban dan Pembinaan Tukang Parkir di Jalan Raya Lenteng Agung

    Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polsek Jagakarsa melalui Unit Samapta yang dipimpin oleh Aipda Roni melaksanakan kegiatan Operasi Brantas Jaya 2025 di wilayah hukum Polsek Jagakarsa,(21/05/2025)

    Kegiatan difokuskan di sepanjang Jalan Raya Lenteng Agung, dengan sasaran utama para juru parkir yang beroperasi di area tersebut. Petugas melakukan pendataan serta memberikan himbauan dan pembinaan secara langsung.

    Aipda Rony menyampaikan agar para tukang parkir turut serta menciptakan suasana tertib dan aman, serta tidak melakukan pungutan liar atau tindakan yang dapat meresahkan masyarakat.

    “Kami himbau kepada para juru parkir untuk bekerja secara tertib, menjaga sopan santun kepada pengendara, serta tidak memungut biaya parkir secara berlebihan. Jaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” tegas Aipda Rony.

    Operasi ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari komitmen Polsek Jagakarsa dalam mewujudkan ketertiban umum dan keamanan di wilayah hukum Jagakarsa