Blog

  • Dari Pemberantasan Preman hingga Ketahanan Pangan, Lemkapi: Kinerja Polri Semakin Dirasakan Masyarakat

    Jakarta. Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategi Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan mengatakan kinerja Polri semakin dirasakan masyarakat.

    Menurutnya, menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2025, kehadiran Polri di tengah masyarakat semakin nyata.

    “Selamat kepada Polri yang genap berusia 79 tahun. Masyarakat mulai merasakan kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga di bidang seperti ketahanan pangan, pemberantasan premanisme, hingga judi online,” terang Direktur Eksekutif Lemkapi, Rabu (18/6/2025).

    Menurut Edi Hasibuan, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan nasional menjadi bukti konkret kehadiran Polri di sektor strategis.

    Polri diketahui berperan aktif dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dengan membangun gudang di sejumlah provinsi Indonesia.

    Selain itu, Direktur Eksekutif Lemkapi menyoroti komitmen Polri dalam memberantas kejahatan yang meresahkan masyarakat, termasuk premanisme, judi online, dan narkoba.

    Diketahui sejak 1 Mei 2025, Polri menggelar Operasi Pemberantasan Premanisme di seluruh wilayah Indonesia.

    Polri berhasil mengungkap berbagai sindikat besar, termasuk jaringan internasional yang menggunakan teknologi canggih dalam menjalankan bisnis haramnya.

    Dalam penanganan narkoba, Polri mencatatkan berbagai capaian signifikan sepanjang 2025.

    Ia menilai, ribuan kasus narkoba yang berhasil diungkap Polri menjadi bukti polisi telah hadir menjadi pelindung dan pengayom serta penegak hukum yang tegas dalam memberantas kejahatan.

    “Hasil riset kami selama bulan Juni 2025. Kinerja Polri dalam penanganan ketahanan pangan, premanisme, narkoba, dan judi online, 78,6 persen masyarakat puas,” kata Direktur Eksekutif Lemkapi.

    Lemkapi pun memberikan catatan agar Polri meningkatkan pengawasan agar bisa menekan berbagai bentuk kejahatan.

    “Saran masyarakat, masih perlu peningkatan pengawasan terhadap masyarakat pengguna narkoba, pengguna judi online dan pemerataan ketahanan pasangan dan pemberantasan premanisme sampai ke desa-desa,” ucapnya.

    Direktur Eksekutif Lemkapi pun memberikan sejumlah catatan penting yang masih perlu dibenahi Polri, khususnya dalam bidang pelayanan.

    “Masih ada keluhan soal lambannya respons layanan. Polri ke depan harus lebih cepat dan tepat dalam menangani setiap aduan masyarakat,” jelasnya.

  • Menkeu Sambut Positif Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Yang di Bentuk Polri

    Jakarta. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut positif inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara.

    Satgassus itu dibentuk untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

    Menkeu mengatakan APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat salah satunya dari pajak. Meski demikian, Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dinilai bukan sesuatu yang baru.

    “Satgassus dari kepolisian ini sebetulnya sudah dari beberapa tahun terakhir karena saya termasuk yang diundang pada saat launching pertama dan ini mungkin diperkuat lagi. Tentu merupakan hal yang positif untuk terus mendukung karena APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat,” jelas Menkeu, Rabu (18/6/2025).

    Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto mengatakan telah mengundang Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara untuk berdiskusi mengenai cara mengamankan penerimaan negara. Pihaknya berkomitmen untuk bersinergi demi mengamankan penerimaan negara.

    “Kemarin sore kami sudah diskusi, kami undang Satgassus full team kecuali Pak Novel (Baswedan) dan kami berkomitmen untuk berkoordinasi dan bersinergi khususnya untuk mengamankan penerimaan negara baik dari sisi pencegahan maupun kebijakan,” ucap Dirjen Bimo.

    Sebagaimana diketahui, Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mendampingi kementerian dalam meningkatkan penerimaan negara di berbagai sektor. Fokusnya untuk melakukan pengawalan agar penerimaan negara di berbagai sektor dapat meningkat.

    Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dipimpin Herry Muryanto sebagai kepala dan Novel Baswedan sebagai wakil kepala. Anggotanya merupakan mantan pegawai KPK yang sudah mempunyai pengalaman dalam menangani kasus korupsi dan ahli dalam tata kelola pemerintahan, serta sebelumnya tergabung dalam Satgassus Pencegahan Korupsi.

  • 351 Perwira Polisi Wisuda S1-S3, Kapolri: Tugas Polri Melayani Masyarakat

    Jakarta. Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (STIK Lemdiklat Polri) menggelar acara Penutupan Pendidikan dan Wisuda Sarjana Ilmu Kepolisian Program Pendidikan S1 dan Program Pendidikan Pascasarjana S2 serta S3.

    Total ada 351 perwira Polri yang diwisuda. Kalemdiklat Polri Komjen Chryshnanda Dwilaksana berharap para perwira menjadi individu profesional, bermoral dan patuh hukum. Sehingga ke depan bisa menjadi penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan.

    “Kita semua sadar untuk menjadi polisi itu keutamaannya pada kemanusiaan, keteraturan sosial, dan peradaban,” ujar Kalemdiklat, Rabu (18/6/2025).

    “Maka dari pendidikan di STIK-PTIK ini, S1, S2, S3 yang mentransformasi, mengkaji, dan mengembangkan ilmu kepolisian, tentu ini akan berbasis pada moralitas dan literasi,” lanjutnya.

    Kegiatan wisuda ini dihadiri Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri. Chryshnanda mengatakan ada sejumlah pesan yang disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada para perwira lewat Wakapolri, salah satunya terkait integritas.

    “Disampaikan bahwa yang pertama, bagaimana kita semua punya integritas, tentu kita kembali kepada jati diri keutamaannya,” ujar Kalemdiklat.

    Kalemdiklat menekankan integritas dan komitmen polisi adalah untuk melayani masyarakat. Ia pun kembali mengingatkan tugas Korps Bhayangkara ada sebagai pelayan masyarakat.

    “Dan bagaimana kita semua sadar untuk menjadi orang-orang, atau para petugas, atau secara fungsi maupun institusi, kepolisian ini bekerja melalui pemolisian untuk memahami, bukan minta dipahami. Melayani, bukan dilayani,” tegasnya.

    Dengan begitu, Kalemdiklat berharap, para perwira akan bertumbuh menjadi pembelajar.

    “Profesional, artinya ahli, berbasis ilmu kepolisian. Cerdas, artinya kreatif, inovatif. Bermoral, artinya kita semua belajar atas dasar kesadaran, tanggung, jawab, dan disiplin dan modern itu dinamis, bisa mengikuti atau setidak-tidaknya satu langkah lebih maju dari perubahan,” pungkas Kalemdiklat.

  • Kapolsek Cilandak Pimpin Bhakti Sosial dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-79

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79, Kapolsek Cilandak memimpin langsung kegiatan Bhakti Sosial yang dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Cilandak. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu sesama dan mempererat hubungan antara kepolisian dan warga. Bhakti sosial ini meliputi pemberian bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, serta pelayanan kesehatan gratis yang disambut antusias oleh warga sekitar.

    Kapolsek Cilandak menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari semangat Bhayangkara untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kesejahteraan warga. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Polsek Cilandak berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kondusifitas wilayah demi terwujudnya Polri yang Presisi dan dicintai masyarakat.

    Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Kepolisian Republik Indonesia menggelar rangkaian kegiatan Bhakti Sosial yang mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari masyarakat.

  • SATLANTAS METRO JAKARTA SELATAN GELAR SOSIALISASI OVER DIMENSION DAN OVER LOADING DI MRT LEBAK BULUS

    Jakarta Selatan, Rabu, 18 Juni 2025 – Dalam upaya mendukung program nasional “Indonesia Menuju Zero Over Dimension dan Over Loading (ODOL)”, Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Selatan menggelar kegiatan sosialisasi kepada para pengemudi kendaraan angkutan barang yang melebihi batas muatan ataupun memiliki dimensi kendaraan yang tidak sesuai standar.

    Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pengemudi akan pentingnya mematuhi standar dimensi dan berat kendaraan guna menciptakan lalu lintas yang lebih aman dan tertib. Hal ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang sering kali disebabkan oleh kendaraan yang kelebihan muatan atau memiliki dimensi yang tidak sesuai.

    Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Herwice, S.H., memimpin langsung jalannya sosialisasi. Beliau menyampaikan bahwa edukasi kepada para pengemudi sangat penting untuk keberlangsungan lalu lintas yang aman, terutama di wilayah perkotaan seperti Jakarta Selatan yang memiliki intensitas kendaraan tinggi.

    “Kami ingin memastikan bahwa seluruh pengemudi memahami dampak negatif dari pelanggaran over dimension dan over loading. Tidak hanya berbahaya bagi pengemudi itu sendiri, tetapi juga bagi pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh pihak untuk mematuhi aturan yang ada demi keselamatan bersama,” ujar AKP Herwice, S.H., dalam sambutannya.

    Kegiatan ini berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif.

    Para pengemudi yang hadir diberikan penjelasan tentang standar muatan dan dimensi kendaraan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu, mereka juga diberi edukasi mengenai sanksi hukum yang dapat dikenakan apabila melanggar aturan terkait ODOL.

    Para peserta sosialisasi menyambut baik kegiatan ini. Salah satu pengemudi yang hadir menyampaikan apresiasinya terhadap upaya pihak kepolisian dalam memberikan pemahaman yang jelas dan langsung di lapangan.

    “Dengan adanya sosialisasi seperti ini, kami jadi lebih paham tentang aturan yang harus dipatuhi. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan agar semua pengemudi lebih sadar akan keselamatan di jalan,” ungkap salah satu peserta.

    Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan komitmen Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan dalam mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih tertib dan aman.

    Melalui program-program seperti ini, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan, Tutup Kanit Kamsel Satuan Lalulintas Polres Metro Jakarta Selatan.

  • Patroli Perintis Presisi Giatkan Operasi Nila untuk Berantas Penyalahgunaan Narkoba

    Jakarta Selatan, 18 Juni 2025 – Dalam rangka mendukung program pemberantasan penyalahgunaan narkoba, Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Selatan menggelar Operasi Nila. Operasi ini bubaran pemuda yang mengonsumsi minuman keras di taman samping kantor Walikota Jakarta Selatan. Operasi terpadu ini dijalankan sesuai arahan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Rahmat Idnal, S.I.K., M.Si., yang disampaikan melalui Kasat Samapta, Kompol Taufan Setia Prawira, S.H., S.I.K., M.H.

    Fokus Operasi Nila

    Operasi Nila bertujuan untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Jakarta Selatan, terutama di area-area yang rawan terjadi transaksi ilegal. Dalam operasi yang berlangsung pada Rabu dini hari, pukul 23.00 WIB hingga 05.00 WIB, Tim Patroli Perintis Presisi melakukan penyisiran di sejumlah titik, termasuk taman samping kantor Walikota, yang sering menjadi tempat berkumpulnya kelompok pemuda.

    Pelaksanaan Operasi

    Dipimpin oleh Aipda Sugiyono, S.H., bersama 8 personel dengan dukungan 5 unit kendaraan KR2, patroli ini tidak hanya menyita barang bukti berupa botol minuman keras tetapi juga memeriksa beberapa individu yang dicurigai. Dalam pemeriksaan awal, tim memastikan para pemuda tidak membawa atau menggunakan narkotika. Pemeriksaan ini dilakukan dengan pendekatan humanis namun tegas untuk memberikan efek jera sekaligus edukasi kepada masyarakat.

    Koordinasi dengan BNN dan Kelurahan

    Sebagai langkah lanjutan, Polres Metro Jakarta Selatan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, untuk memperkuat pengawasan di wilayah tersebut. Sinergi antarinstansi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkoba.

    Apresiasi dari Kapolres

    Kapolres Metro Jakarta Selatan, melalui Kasat Samapta, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Operasi Nila yang berjalan lancar. “Kami sangat bangga dengan dedikasi anggota di lapangan yang tidak hanya menindak tegas pelanggaran hukum tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Operasi seperti ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan Jakarta Selatan yang lebih aman dan bebas dari narkoba,” ujar Kombes Pol Ade Rahmat Idnal.

    Pesan untuk Masyarakat

    Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk aktif berkontribusi dalam pemberantasan narkoba dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. “Kami membutuhkan dukungan masyarakat untuk melawan bahaya narkoba. Jangan ragu untuk melapor jika menemukan aktivitas yang mencurigakan. Bersama, kita dapat melindungi generasi muda dari pengaruh buruk narkoba,” tegasnya.

    Kesimpulan

    Giat terpadu Operasi Nila dan patroli lainnya yang dilakukan Polres Metro Jakarta Selatan menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Melalui pendekatan yang tegas namun tetap humanis, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dari narkoba dan minuman keras.

    Polres Metro Jakarta Selatan akan terus melaksanakan Operasi Nila secara rutin untuk memastikan wilayah hukum mereka tetap aman dan kondusif. “Masyarakat adalah mitra kami. Mari bersama-sama wujudkan lingkungan yang lebih baik untuk kita semua,” tutup Kapolres.

  • Polsek Pesanggrahan Gelar Bakti Sosial dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-79

    Jakarta Selatan, 18 Juli 2025 – Dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada tahun 2025, Polsek Pesanggrahan menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat di wilayah RT 03 RW 03, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 17 Juni 2025, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai, dengan dipimpin langsung oleh Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA. dan dihadiri oleh Para Kanit dan Anggota Polsek serta Ketua Mushola Hifdzillah, Bapak Ahmad Yani.

    Bakti sosial ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan tradisi peringatan HUT Bhayangkara ke-79 yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada warga sekitar. Sebanyak 10 paket sembako diberikan secara langsung kepada warga masyarakat di wilayah tersebut.

    Langkah Nyata Polri untuk Masyarakat

    Dalam sambutannya, Kapolsek Pesanggrahan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. “Kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam membantu meringankan beban warga,” ujar AKP Seala Syah Alam.

    Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Polsek Pesanggrahan dengan masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif.

    Apresiasi dari Masyarakat

    Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat. Salah satu warga yang menerima bantuan sembako menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran Polsek Pesanggrahan. “Kami sangat bersyukur atas perhatian dari Polri, khususnya Polsek Pesanggrahan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama di masa-masa sulit seperti sekarang,” ungkap salah seorang penerima bantuan.

    Ketua Mushola Hifdzillah, Bapak Ahmad Yani, juga mengucapkan terima kasih atas inisiatif Polsek Pesanggrahan dalam berbagi kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat material, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

    Bagian dari Tradisi Peringatan Hari Bhayangkara

    Kegiatan bakti sosial ini menjadi salah satu tradisi penting dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang mengusung semangat pelayanan dan pengabdian Polri kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya kerja sama antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis.

  • Polsek Jagakarsa Gelar Bakti Sosial dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-79

    Jagakarsa, 18 Juni 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Polsek Jagakarsa melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian bingkisan sembako kepada masyarakat di wilayah Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Acara yang digelar pada Selasa sore, 17 Juni 2025, pukul 17.00 WIB, bertempat di Jl. Persahabatan RT 006/05, berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, S.H, yang menyerahkan bingkisan sembako secara simbolis kepada warga. Dalam sambutannya, Kompol Nurma Dewi menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat sembari menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

    “Mohon kiranya berkenan dan menerima apa yang kami berikan. Kami berharap masyarakat tetap berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Selain itu, kami memohon doa dari bapak-bapak dan ibu-ibu agar Polri dapat terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Kompol Nurma Dewi.

    Bingkisan Berisi Kebutuhan Pokok

    Sebanyak 20 paket sembako dibagikan dalam acara tersebut. Setiap paket berisi kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari penerima, antara lain:

    Beras 5 kilogram

    Indomie 5 bungkus

    Minyak goreng 1 liter

    Gula pasir 1 kilogram

    Teh 1 kotak

    Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polsek Jagakarsa. Dengan semangat berbagi, Polri ingin mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam meringankan beban ekonomi sebagian warga.

    Selain Kapolsek Jagakarsa, kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan Polsek, termasuk Wakapolsek Jagakarsa AKP Devi T dan Kanit Bimmas Polsek Jagakarsa AKP M. Yasin. Kehadiran para pimpinan ini menambah suasana akrab dan menegaskan komitmen Polsek Jagakarsa dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

    Makna Bakti Sosial di Balik HUT Bhayangkara

    Peringatan HUT Bhayangkara ke-79 tahun ini tidak hanya menjadi momen refleksi bagi Polri untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat hubungan emosional antara aparat dan warga. Melalui kegiatan bakti sosial ini, Polsek Jagakarsa ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga mitra masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.

    Warga yang menerima bantuan tampak antusias dan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polsek Jagakarsa. Salah seorang warga menyampaikan, “Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Terima kasih kepada Polsek Jagakarsa yang terus peduli kepada kami. Semoga Polri semakin sukses dan dekat dengan masyarakat.”

    Polri Bersama Masyarakat: Membangun Keamanan dan Kepedulian

    Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Polri dan masyarakat dapat berjalan beriringan untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera. Dengan semangat kebersamaan, Polsek Jagakarsa terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sejalan dengan tema HUT Bhayangkara tahun ini, yaitu “Polri Presisi untuk Indonesia Maju.”

    Sebagai penutup, Kapolsek Jagakarsa kembali menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. “Kami percaya, bersama masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik, aman, dan harmonis,” tutup Kompol Nurma Dewi.

  • Polsek Tebet Gelar Bakti Sosial Sambut HUT Bhayangkara ke-79, Bagikan Sembako ke Warga Menteng Dalam

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polsek Tebet menggelar kegiatan Bakti Sosial berupa pembagian paket sembako kepada warga yang membutuhkan di wilayah Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa, 17 Juni 2025.

    Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WIB di Jl. Rasamala III RT. 03 RW.13, dengan sasaran 25 warga kurang mampu yang berada di lingkungan RW 13. Sebanyak 25 bingkisan sembako diserahkan langsung oleh personel Polsek Tebet secara simbolis dan juga melalui metode door to door untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh warga yang membutuhkan.

    Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan ini antara lain Wakapolsek Tebet AKP Riyar Juniyarta, S.H., M.H, Kasium Penata Muda Asim, S.E, serta para Bhabinkamtibmas dari berbagai kelurahan seperti Aiptu Yudi Harsono (Manggarai), Aiptu Sabar Edy (Kebon Baru), Aiptu Tamam (Tebet Timur), dan Aipda Samsul Mustofa (Tebet Barat). Kegiatan ini juga mendapat sambutan baik dari unsur masyarakat RW 13 Kelurahan Menteng Dalam.

    Wakapolsek Tebet dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari semangat pengabdian dan kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam momen peringatan HUT Bhayangkara ke-79.

    “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat sinergi dan kepercayaan antara Polri dan warga,” ujar AKP Riyar.

    Kegiatan berjalan dengan lancar, aman dan kondusif, serta menjadi salah satu dari rangkaian Bakti Sosial Polsek Tebet yang diagendakan pada tanggal 13, 17, 22, dan 27 Juni 2025. Pada beberapa titik kegiatan lainnya, Kapolsek Tebet turut memimpin langsung pembagian sembako sebagai bentuk komitmen Polri hadir di tengah masyarakat.