Blog

  • Pulihkan Sekolah Pascabanjir Bandang, Polres Bireuen Gotong Royong Bersihkan SD Negeri 11 Kutablang

    Bireuen — Kepolisian Resor Bireuen bersama jajaran Polsek melaksanakan gotong royong pemulihan pascabencana banjir bandang di SD Negeri 11 Kutablang, Desa Keurumbok, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Minggu (18/1/2026).

    Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan sekolah yang terdampak banjir bandang. Personel Polres Bireuen dan Polsek jajaran bahu-membahu membersihkan lumpur di halaman sekolah, ruang kelas, serta area pendukung lainnya agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

    Gotong royong ini dipimpin oleh Kasat Pol Airud Polres Bireuen AKP Slamet Rizki selaku ketua tim, dengan melibatkan sejumlah pejabat dan personel Polres Bireuen, personel Polsek Peusangan, serta didukung pihak sekolah, termasuk kepala sekolah dan dewan guru SD Negeri 11 Kutablang.

    Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana, khususnya dalam pemulihan fasilitas pendidikan.

    “Sekolah adalah tempat membangun masa depan generasi muda. Karena itu, Polri hadir untuk memastikan lingkungan pendidikan segera pulih dan siap digunakan kembali. Kami ingin anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman meskipun baru saja terdampak bencana,” ujar Kapolres.

    Ia menegaskan, Polres Bireuen akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, dan masyarakat dalam mendukung proses pemulihan pascabencana, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Bireuen.

    “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong. Dengan kebersamaan, proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat,” tambahnya.

    Sementara itu, pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian jajaran kepolisian. Kehadiran Polri dinilai sangat membantu mempercepat pemulihan lingkungan sekolah yang sebelumnya tertutup lumpur akibat banjir bandang.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Gotong royong ini menjadi wujud komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan pascabencana.

  • Polri Bangun 100 Unit Huntara untuk Warga Terdampak Bencana di Kapalo Koto, Padang

    Sumatera Barat – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana melalui kegiatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Senin (19/1/2026).

    Kegiatan kemanusiaan tersebut melibatkan sebanyak 100 personel Brimob Polda Sumatera Barat yang diterjunkan langsung ke lokasi untuk mempercepat proses pembangunan. Kehadiran personel Polri di lapangan difokuskan untuk membantu masyarakat yang kehilangan tempat tinggal agar segera mendapatkan hunian layak, aman, dan nyaman.

    Kabagpenum Ropenmas Divisi Humas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menjelaskan, pembangunan Huntara ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membantu pemulihan pascabencana.

    “Pembangunan Huntara ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Polri tidak hanya hadir dalam tugas menjaga keamanan, tetapi juga aktif dalam misi kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

    Menurutnya, pembangunan hunian sementara tersebut bertujuan agar warga dapat segera memiliki tempat tinggal yang lebih layak sambil menunggu proses rehabilitasi dan pembangunan hunian permanen.

    “Kami berharap hunian sementara ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan adanya Huntara, warga bisa kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih tenang dan bermartabat,” tambahnya.

    Sebanyak 100 unit Huntara direncanakan dibangun secara bertahap. Hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 80 persen. Seluruh proses pengerjaan dilakukan dengan semangat gotong royong, disiplin, serta sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

    Kehadiran personel Brimob Polda Sumbar dalam kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari warga. Masyarakat mengaku sangat terbantu dengan keterlibatan langsung Polri dalam mempercepat pembangunan hunian sementara tersebut.

    “Respons masyarakat sangat baik. Mereka merasakan langsung bahwa Polri benar-benar hadir untuk membantu, bukan hanya saat kondisi aman, tetapi juga ketika masyarakat sedang membutuhkan pertolongan,” jelas Erdi.

    Melalui kegiatan ini, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan pemulihan pascabencana di berbagai daerah. Diharapkan, Huntara yang dibangun dapat segera dimanfaatkan oleh warga terdampak sebagai tempat berlindung yang aman, sambil menunggu proses pemulihan dan pembangunan hunian permanen oleh pemerintah.

  • Pulihkan Sekolah Pascabanjir Bandang, Polres Bireuen Gotong Royong Bersihkan SD Negeri 11 Kutablang

    Bireuen — Kepolisian Resor Bireuen bersama jajaran Polsek melaksanakan gotong royong pemulihan pascabencana banjir bandang di SD Negeri 11 Kutablang, Desa Keurumbok, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Minggu (18/1/2026).

    Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan sekolah yang terdampak banjir bandang. Personel Polres Bireuen dan Polsek jajaran bahu-membahu membersihkan lumpur di halaman sekolah, ruang kelas, serta area pendukung lainnya agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

    Gotong royong ini dipimpin oleh Kasat Pol Airud Polres Bireuen AKP Slamet Rizki selaku ketua tim, dengan melibatkan sejumlah pejabat dan personel Polres Bireuen, personel Polsek Peusangan, serta didukung pihak sekolah, termasuk kepala sekolah dan dewan guru SD Negeri 11 Kutablang.

    Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana, khususnya dalam pemulihan fasilitas pendidikan.

    “Sekolah adalah tempat membangun masa depan generasi muda. Karena itu, Polri hadir untuk memastikan lingkungan pendidikan segera pulih dan siap digunakan kembali. Kami ingin anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman meskipun baru saja terdampak bencana,” ujar Kapolres.

    Ia menegaskan, Polres Bireuen akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, dan masyarakat dalam mendukung proses pemulihan pascabencana, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Bireuen.

    “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong. Dengan kebersamaan, proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat,” tambahnya.

    Sementara itu, pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian jajaran kepolisian. Kehadiran Polri dinilai sangat membantu mempercepat pemulihan lingkungan sekolah yang sebelumnya tertutup lumpur akibat banjir bandang.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Gotong royong ini menjadi wujud komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan pascabencana.

  • Brimob Polda Metro Jaya Terus Laksanakan Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Perumahan The Nebraska Terrace

    Bekasi — Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Bekasi dan sekitarnya pada Minggu (18/1/2026) mengakibatkan banjir di sejumlah kawasan permukiman. Salah satu lokasi terdampak berada di Perumahan The Nebraska Terrace, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Meningkatnya debit air menyebabkan genangan semakin tinggi, terutama di tahap 1 perumahan yang berada di area belakang dan berbatasan langsung dengan aliran sungai, sehingga mengancam keselamatan warga.

    Merespons kondisi tersebut, Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengerahkan Tim SAR Batalyon D Pelopor untuk melaksanakan evakuasi dan penyelamatan. Sebanyak 15 personel diturunkan ke lokasi di bawah pimpinan IPDA Bagus Irawan dengan dilengkapi perlengkapan SAR guna menunjang tugas di lapangan.

    Dalam pelaksanaan evakuasi, personel Brimob berhasil mengevakuasi warga secara bertahap, termasuk masyarakat yang terjebak di lingkungan perumahan maupun di pos kamling. Petugas juga membantu mengamankan dokumen penting serta barang berharga milik warga guna meminimalkan potensi kerugian.

    Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan ketinggian air terus bertambah hingga mencapai sekitar 2,5 meter. Meski menghadapi arus deras dan medan yang cukup berat, Tim SAR tetap melakukan penyisiran untuk memastikan seluruh warga berada dalam kondisi aman.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Brimob senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat. Keterlibatan Brimob dalam penanganan banjir merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada tugas kemanusiaan.

    Brimob Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat di wilayah rawan banjir agar tetap waspada terhadap potensi kenaikan air, mematuhi arahan petugas, serta segera melaporkan apabila masih terdapat warga yang membutuhkan bantuan. Sinergi seluruh pihak diharapkan mampu menekan dampak bencana dan menjaga keselamatan bersama.

  • Upaya Jaga Lingkungan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pulo Aktif Sambang Warga

    Jakarta Selatan — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kelurahan Pulo, Aiptu Handoko Mulyo, melaksanakan kegiatan sambang warga, Door to Door System (DDS), silaturahmi, serta patroli wilayah pada Minggu, 18 Januari 2026, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan tersebut berlangsung di beberapa lokasi,Jl. Benda III,Jl.Kramatpela,Jl Dharmawangsa Raya,Jl Brawijaya Raya Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari upaya cooling system dan penguatan peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan.

    Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Handoko Mulyo melakukan kunjungan dan dialog bersama Bapak H. Yayah Syahputra serta warga setempat. Melalui bincang santai, Bhabinkamtibmas menyampaikan imbauan Kamtibmas guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan jalanan dan mendorong peningkatan patroli lingkungan secara swadaya oleh warga.

    Selain itu, warga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan kendaraan, khususnya di area parkir, dengan menggunakan kunci ganda sebagai langkah pencegahan terhadap tindak pencurian kendaraan bermotor.

    Aiptu Handoko Mulyo juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian 110 yang bebas pulsa apabila membutuhkan pelayanan cepat. Apabila terjadi gangguan Kamtibmas, warga diminta segera menghubungi Bhabinkamtibmas setempat atau Polsek Metro Kebayoran Baru.

    Melalui kegiatan sambang dan patroli ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta rasa aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan Kelurahan Pulo.

  • Bhabinkamtibmas Kramat Pela Laksanakan Patroli Humanis untuk Jaga Keamanan Wilayah

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramat Pela, Aiptu Suratin, melaksanakan kegiatan patroli humanis dan sambang warga pada Minggu, 18 Januari 2026.

    Kegiatan tersebut berlangsung di Jl. Barito RW 04 dan Jl. Mahakam, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam pelaksanaannya, Aiptu Suratin melakukan kunjungan langsung kepada warga (DDS), patroli dialogis, serta monitoring situasi lingkungan sekaligus berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat.

    Melalui kegiatan ini, Bhabinkamtibmas menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing, khususnya untuk mengantisipasi tindak kejahatan seperti pencurian. Warga juga diingatkan untuk menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan demi mencegah aksi kriminal.

    Selain itu, Aiptu Suratin mensosialisasikan Layanan Call Center Polisi 110 yang dapat dihubungi secara gratis apabila terjadi gangguan Kamtibmas. Warga diimbau agar tidak ragu menghubungi Bhabinkamtibmas maupun Polsek terdekat apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

    Kegiatan patroli dan sambang ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat guna menciptakan rasa aman, nyaman, serta mempererat sinergi antara kepolisian dan warga dalam menjaga keamanan wilayah.

  • Perkuat Sinergitas, Personel Polsek Pancoran Hadiri Pengajian Rutin Pokdarkamtibmas Citra Bhayangkara

    Jakarta Selatan – Jajaran Polsek Pancoran terus mempererat tali silaturahmi dan sinergitas dengan elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Hal ini terlihat saat sejumlah personel Polsek Pancoran menghadiri kegiatan pengajian rutin Pokdarkamtibmas Citra Bhayangkara (CBK) Sektor Pancoran, pada Sabtu malam (17/01/2026).

    Kegiatan religius yang dimulai pukul 20.00 WIB ini bertempat di Musholla Darussholihin, Jl. Cikoko Barat Dalam 1 RT/RW 004/03, Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    Hadir mewakili Kapolsek Pancoran dalam kegiatan tersebut adalah Kanit Samapta Polsek Pancoran, IPTU Nurkholis. Ia didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Cikoko, AIPTU Krisnadi, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Duren Tiga, Brigadir Denny.

    Dalam kesempatan tersebut, IPTU Nurkholis menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada seluruh anggota Pokdarkamtibmas dan jamaah yang hadir. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing secara swakarsa.

    “Kami menghimbau kepada seluruh anggota Pokdar dan masyarakat untuk terus waspada dan menjaga lingkungan. Khususnya dalam mengantisipasi potensi tawuran remaja yang dapat meresahkan warga. Mari kita jaga kondusifitas wilayah Kecamatan Pancoran bersama-sama,” ujar IPTU Nurkholis.

    Selain memberikan himbauan terkait keamanan lingkungan, IPTU Nurkholis juga mensosialisasikan layanan darurat kepolisian. “Jika masyarakat melihat atau mengalami gangguan keamanan, jangan ragu untuk menghubungi layanan Polisi di nomor telepon 110. Layanan ini bebas pulsa dan aktif 24 jam demi memastikan wilayah Pancoran tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

    Kegiatan pengajian ini berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Turut hadir dalam acara tersebut antara lain:

    *   KH. Sidqie Yahya, Lc.

    *   Ketua Pokdarkamtibmas Sektor Pancoran.

    *   Ketua Ring 1 hingga Ring 6 Pokdarkamtibmas.

    *   Dewan Kemakmuran Musholla (DKM) Darussholihin.

    *   Serta para anggota dan pengurus Pokdarkamtibmas CBK Pancoran.

    Kehadiran personel Polsek Pancoran dalam kegiatan masyarakat seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri serta memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejuk.

  • Sinergi Bhabinkamtibmas Kalibata dan Pengadegan Gelar “Cooling System” dan Pengamanan Ibadah Kedukaan di Gereja GPIB Eklesia

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, dua personel Bhabinkamtibmas dari Polsek Pancoran melaksanakan kegiatan Cooling System, Sambang/DDS (Door to Door System), serta silaturahmi di wilayah Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    Kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu, 18 Januari 2026, dimulai pukul 20.30 WIB ini dilaksanakan oleh AIPTU Bambang S. (Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalibata) bersama AIPTU Joni Eliyanto (Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengadegan).

    Lokasi kegiatan dipusatkan di Gereja GPIB Eklesia yang beralamat di Jl. Kalibata Timur I RT/RW 10/08, Kelurahan Kalibata. Kehadiran kedua petugas kepolisian ini tidak hanya untuk melakukan sambang rutin, melainkan juga untuk berkoordinasi langsung dengan pihak keamanan gereja, Bapak Lutfan, terkait pengamanan kegiatan ibadah khusus.

    Diketahui, pada malam tersebut sedang berlangsung Ibadah Penghiburan (Kedukaan) atas meninggalnya Pendeta Hendrik Tiwo. Kehadiran AIPTU Bambang S. dan AIPTU Joni Eliyanto bertujuan untuk memastikan prosesi ibadah berjalan dengan khidmat, aman, dan lancar.

    Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan beberapa poin penting kepada petugas keamanan dan jemaat yang hadir:

    Mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan agar wilayah Kelurahan Kalibata dan sekitarnya tetap aman dan kondusif.

    Mengingatkan pentingnya tetap menjaga kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

    Mensosialisasikan layanan telepon darurat kepolisian di nomor *110* (bebas pulsa) yang dapat diakses masyarakat kapan saja jika membutuhkan bantuan polisi.

    “Kami hadir untuk memberikan rasa aman, terutama dalam situasi duka seperti ini. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat, termasuk petugas keamanan gereja, sangat penting dalam menciptakan Cooling System di tengah masyarakat,” ujar AIPTU Bambang S. di sela-sela kegiatan.

    Kegiatan pengamanan dan sambang ini berjalan dengan tertib hingga selesai, mencerminkan kehadiran Polri yang presisi dan dekat dengan masyarakat dalam segala situasi.

  • Dukungan Pendidikan Pulih Cepat Pascabanjir, Polres Pidie Jaya Bersihkan Sekolah MIN 1

    Meureudu — Kepolisian Resor (Polres) Pidie Jaya melaksanakan kegiatan pemulihan pascabencana banjir melalui gotong royong bersama masyarakat di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut bertempat di MIN 1 Pidie Jaya, Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Sabtu (17/1/2026).

    Gotong royong ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya pada fasilitas umum dan sarana pendidikan yang terdampak banjir. Fokus utama kegiatan diarahkan pada pembersihan lingkungan sekolah agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal.

    Kasat Intelkam Polres Pidie Jaya, AKP Rusdiono, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak. Polres Pidie Jaya bersama bantuan BKO Brimob Polda Aceh berharap proses pembersihan dapat segera diselesaikan sehingga anak-anak dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman.

    “anak-anak sudah mulai bisa belajar dan mudah-mudahan hari ini dapat kami selesaikan sehingga anak-anak kita dapat belajar dengan nyaman” ungkapnya.

    Kegiatan gotong royong dilaksanakan secara manual dengan menggunakan peralatan sederhana berupa sekop, cangkul, dan gerobak sorong. Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari Polres Pidie Jaya, Polsek Meureudu, Polsek Trienggadeng, BKO Brimob Polda Aceh, serta dewan guru MIN 1 Pidie Jaya.

    Secara terpisah, perwakilan guru MIN 1 Pidie Jaya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh Polda Aceh dan Polres Pidie Jaya dalam membantu pemulihan lingkungan sekolah pascabencana banjir.

  • Parkir Liar di Setiabudi Jaksel Pungut Tarif Tak Wajar, Warga Mengadu ke Layanan 110 Polisi

    Jakarta Selatan — Laporan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 110 langsung ditindaklanjuti, Kali ini aduan soal praktik parkir liar dengan tarif tidak wajar di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, ditangani cepat oleh Polsek Metro Setiabudi, Kamis (16/1/2025).

    Laporan diterima call center 110 sekitar pukul 14.53 WIB. Pelapor mengadukan adanya juru parkir yang memungut tarif parkir sepeda motor sebesar Rp10.000 untuk durasi sekitar tiga jam di pertigaan Sudirman Tower dan Plaza Semanggi. Aktivitas parkir tersebut juga menggunakan sebagian badan jalan dan dinilai mengganggu arus lalu lintas.

    Menindaklanjuti laporan dari 110 itu, personel Polsek Metro Setiabudi yang dipimpin Pawas Iptu Rudi Anton, S.H., M.H., bersama anggota piket Binmas dan Pospol langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta klarifikasi di lapangan.

    Dari hasil pemeriksaan, petugas menjelaskan bahwa tarif parkir roda dua yang berlaku di lokasi tersebut sebesar Rp5.000 dengan durasi maksimal lima jam. Polisi juga memberikan imbauan kepada juru parkir yang berada di lokasi agar tidak memungut tarif di luar ketentuan serta tidak menggunakan badan jalan.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, layanan 110 menjadi sarana cepat bagi masyarakat untuk melaporkan gangguan kamtibmas. “Setiap laporan yang masuk melalui 110 akan segera ditindaklanjuti. Kami mengajak masyarakat aktif melapor jika menemukan praktik yang meresahkan,” ujarnya.