Jakarta Selatan — Sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramat Pela, Aiptu Suratin, melaksanakan kegiatan kunjungan sekaligus patroli humanis di Jl. Gandaria, RW 01, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.Minggu,30/22/2025.
Dalam kegiatan sambang dan Door to Door System (DDS) tersebut, Aiptu Suratin melakukan dialog dengan warga setempat, salah satunya Bapak Rahmad, untuk memantau kondisi keamanan lingkungan serta menyampaikan imbauan pencegahan kejahatan jalanan seperti curat, curas, dan curanmor.
Aiptu Suratin mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi tindakan kriminal yang dapat terjadi di lingkungan sekitar. Ia juga mengimbau agar masyarakat selalu memastikan kendaraan terparkir di tempat aman serta menggunakan kunci ganda sebagai langkah pencegahan.
Selain itu, warga diingatkan untuk memanfaatkan Call Center Layanan Polisi 110, yang dapat dihubungi secara gratis apabila membutuhkan bantuan cepat dari kepolisian.
Bhabinkamtibmas juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu melapor apabila menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas. Warga dapat segera menghubungi dirinya selaku Bhabinkamtibmas maupun Polsek Metro Kebayoran Baru untuk mendapatkan penanganan cepat.
Kegiatan patroli humanis ini diharapkan semakin mempererat hubungan polisi dan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Kramat Pela.
0Jakarta Selatan – Polsek Pesanggrahan terus mengintensifkan kegiatan patroli jalan kaki sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan wilayah. Pada Sabtu (29/11/2025) malam, Kanit Samapta Polsek Pesanggrahan IPTU Rodiyanto memimpin langsung patroli dialogis di sepanjang Jl. Rempoa Raya, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Dalam pelaksanaannya, petugas menyusuri area pertokoan, pemukiman, dan titik-titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan pada malam hari. Selama patroli, IPTU Rodiyanto aktif berdialog dengan warga untuk menyampaikan imbauan kamtibmas serta mengajak masyarakat berperan dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Patroli jalan kaki ini kami lakukan agar lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujar IPTU Rodiyanto saat memberikan imbauan kepada warga.
Kegiatan patroli berjalan aman, lancar, dan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Upaya preventif ini menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah warga serta komitmen Polsek Pesanggrahan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Polres Metro Jakarta Selatan melalui Unit Samapta kembali menggelar kegiatan Operasi Sikat Jaya sebagai upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Operasi ini dilakukan dengan pola patroli dialogis dan patroli mobile di sejumlah titik rawan kejahatan jalanan, pada Pukul 22.30 Wib (28/11/2025).
Sejumlah personel Samapta diterjunkan untuk menyisir lokasi yang berpotensi terjadinya tindak kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor, tawuran, balap liar, hingga aksi premanisme. Selain itu, patroli juga menyasar kawasan pemukiman, pusat keramaian, fasilitas publik, serta ruas jalan yang minim penerangan.
Upaya Preventif dan Humanis
Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Selatan (diisi nama pejabat jika diperlukan) menjelaskan bahwa Operasi Sikat Jaya merupakan salah satu langkah preventif guna menekan angka kejahatan di wilayah hukum Jakarta Selatan.
“Kegiatan ini bertujuan memberi rasa aman kepada masyarakat serta meminimalisir gangguan kamtibmas. Kami melakukan patroli secara rutin, memberikan imbauan, serta merespons cepat laporan warga,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan operasi, polisi melakukan pemeriksaan kendaraan, mengawasi titik-titik rawan, hingga berdialog dengan masyarakat dan petugas keamanan lingkungan. Personel juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor ke pihak kepolisian jika menemukan hal mencurigakan.
Hadirkan Keamanan, Wujudkan Situasi Kondusif
Operasi yang berjalan dengan disiplin dan terarah ini berhasil menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Sejumlah pemuda yang nongkrong hingga larut malam diberikan teguran humanis, sedangkan kendaraan tanpa kelengkapan administrasi diperiksa sesuai prosedur.
Patroli Samapta berkomitmen terus melakukan kegiatan secara berkala sebagai wujud hadirnya Polri di tengah masyarakat.
“Kami ingin memastikan lingkungan tetap kondusif dan masyarakat merasa aman. Polres Metro Jakarta Selatan akan terus meningkatkan kegiatan patroli terutama pada jam-jam rawan kejahatan,” tambahnya.
Polres Metro Jakarta Selatan mengajak masyarakat untuk turut mendukung Operasi Sikat Jaya dengan terus menjaga keamanan lingkungan masing-masing, melaporkan gangguan kamtibmas melalui layanan darurat 110, serta menjalin komunikasi aktif bersama kepolisian.
Jakarta Selatan – Seorang wanita paruh baya dilaporkan meninggal dunia setelah terserempet kereta Commuter Line (KRL) di kawasan perlintasan dekat Stasiun Duren Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis sore (27/11/2025).
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.10 WIB. Korban diketahui bernama Siti Radiah S.E (53), warga yang berdomisili sesuai KTP di Jalan Arwana VI, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
Kapolsek Pancoran melalui Pawas/PS. Kanit Propam Aiptu Deddy M.T S.H, yang memimpin pengecekan di lokasi kejadian, mengonfirmasi insiden tersebut. Pihak kepolisian menerima laporan warga sekitar pukul 15.30 WIB dan segera menerjunkan personel piket fungsi ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Benar, telah terjadi kecelakaan di mana seorang korban meninggal dunia akibat terserempet kereta Commuter Line. Kami langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan,” ujar Aiptu Deddy dalam keterangannya.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, yakni petugas keamanan (Security PAM KCI) bernama Chaerudin dan Agung, kronologi bermula ketika korban terlihat menyeberang di dekat palang perlintasan kereta api Stasiun Duren Kalibata.
Pada saat bersamaan, melintas KRL dari arah Bogor menuju Jakarta. Korban diduga tidak menyadari kedatangan kereta atau tidak sempat menghindar, sehingga terserempet dan meninggal dunia di tempat kejadian.
Pihak kepolisian Polsek Pancoran telah melakukan langkah-langkah penanganan, meliputi olah TKP, pendataan saksi-saksi, serta menghubungi tim Inafis untuk proses identifikasi lebih lanjut.
“Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk keperluan visum dan penanganan lebih lanjut,” tambah Aiptu Deddy.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat berada di sekitar perlintasan kereta api, serta mematuhi rambu-rambu keselamatan yang ada.
Jakarta – Anggota Samapta Polsek Tebet, Aiptu Yoyo Waluyo dan Briptu Ari Setyadi S, melaksanakan patroli dialogis di sekitar JI. KH. Abdullah Syafei, Kelurahan Manggarai Selatan, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/11/2025) pukul 23.40 WIB.
Patroli digelar pada waktu malam untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif di jam rawan. Dalam kegiatan tersebut, personel Samapta menyambangi warga yang masih beraktivitas serta berdialog untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas dan mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan.
Selain memastikan keamanan lingkungan, petugas juga melakukan pemantauan aktivitas jalan raya, mengantisipasi kerawanan kejahatan malam hari, serta memberikan himbauan agar warga segera melapor jika menemukan kejadian mencurigakan.
Kehadiran anggota Samapta pada malam hari ini merupakan bentuk komitmen Polsek Tebet dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menekan potensi kejahatan di wilayah hukum Polsek Tebet.
Jakarta Selatan – Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggarai Aiptu Yudi Harsono mendampingi pelaksanaan kegiatan penyuluhan Kamtibmas yang digelar oleh Sat Binmas Polres Metro Jakarta Selatan di SMA YMIK 2 Jakarta, Jl. Manggarai Utara 5 RT 05 RW 04, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (28/11/2025) pukul 09.00 WIB.
Kegiatan penyuluhan ini menghadirkan narasumber AKBP Rosa Witarsa, S.E., yang memberikan arahan kepada para siswa dan siswi terkait pentingnya menjaga perilaku agar tidak terlibat dalam tindakan negatif seperti tawuran, perjudian online, penyalahgunaan narkoba, maupun bullying. Penyuluhan ini bertujuan memberikan pemahaman sejak dini agar para pelajar mampu menghindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Aiptu Yudi Harsono turut berperan dalam mendampingi kegiatan serta berinteraksi dengan pihak sekolah untuk mempererat sinergi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan informasi mengenai layanan Call Center 110 sebagai sarana pelaporan cepat kepada kepolisian apabila siswa atau warga membutuhkan bantuan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga keamanan diri, menjauhi pergaulan buruk, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang tertib dan bebas dari tindak kekerasan.
Paniai — Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz sektor Paniai bersama Polres Paniai melaksanakan kegiatan patroli sekaligus bakti sosial di Distrik Bibida, Kabupaten Paniai, pada Rabu (26/11). Kegiatan ini dipimpin oleh Ipda Nofri Surya Rosa.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas dan Polres Paniai membagikan beras serta berbagai bahan makanan lainnya kepada anak-anak dan masyarakat Distrik Bibida. Aksi sosial ini menjadi wujud kepedulian Polri terhadap kesejahteraan warga sekaligus memperkuat kedekatan antara aparat keamanan dan masyarakat.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa kegiatan patroli humanis dan bakti sosial merupakan bagian dari strategi Polri untuk tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir secara nyata di tengah masyarakat.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa pendekatan kemanusiaan menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.
“Kami terus mendorong seluruh personel agar selalu dekat dengan masyarakat. Hubungan yang baik akan membangun kepercayaan, dan kepercayaan itulah dasar terciptanya keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Warga Distrik Bibida menyambut baik kehadiran personel Polri dan apresiasi atas bantuan diberikan. Bantuan diharapkan mampu meringankan kebutuhan sehari-hari serta memperkuat rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.
Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memimpin Apel Besar Pengamanan Swakarsa di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jumat (28/11/2025). Kegiatan ini digelar untuk memastikan kesiapan pengamanan menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Apel tersebut mengusung tema “Satuan Pengamanan dan Satuan Keamanan Lingkungan Siap Berperan Aktif Bersama Polda Metro Jaya dalam Jaga Jakarta”. Sebanyak 1.500 personel Satpam dan Satkamling hadir mengikuti kegiatan. Turut hadir Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, Pejabat Utama Polda Metro Jaya, para Kapolres jajaran, Ketua Umum ABUJAPI Komjen Pol (Purn) M. Sofyan Jacob, serta Ketua Umum BPD ABUJAPI Jaya Irjen Pol (Purn) Edward Aritonang.
Dalam amanatnya, Irjen Asep menegaskan bahwa Satpam dan Satkamling merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan masyarakat. Dengan prediksi peningkatan mobilitas masyarakat hingga 45–60 persen selama libur Nataru, berbagai potensi kejahatan seperti pencurian, pencopetan, skimming ATM, penipuan digital, hingga kejahatan jalanan harus diantisipasi sejak dini.
“Pengamanan bukan hanya menjaga tetapi juga menenangkan; bukan hanya mengawasi tetapi melindungi,” tegas Kapolda disambut kesiapsiagaan para peserta apel.
Kapolda menambahkan, pengamanan di tempat ibadah selama perayaan Natal harus dilakukan secara steril dan terukur melalui sterilisasi serta pengaturan alur jemaat. Pada malam pergantian tahun, personel diminta mewaspadai potensi bahaya seperti petasan, kebakaran, kepanikan massa maupun gangguan akibat konsumsi alkohol. Upaya deteksi dini dan pelaporan cepat juga harus menjadi prioritas dalam mencegah ancaman tersembunyi, termasuk aksi teror.
Irjen Asep menginstruksikan seluruh personel untuk bekerja disiplin sesuai SOP, menerapkan pengamanan berlapis di lokasi rawan, serta memberikan pelayanan humanis kepada masyarakat. Sinergi antarpersonel diperkuat melalui posko bersama dan briefing rutin. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga integritas dengan menolak segala bentuk pelanggaran dan pungutan liar.
Kapolda menyebut apel ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud komitmen bersama menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif. Penguatan pengamanan juga selaras dengan program Jaga Jakarta yang berfokus pada empat pilar: Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah.
28 November 2025 — Gelombang bencana alam melanda berbagai wilayah di Sumatera Utara sejak 24 hingga 27 November 2025. Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Sumatera Utara merilis data terkini yang menunjukkan sebanyak 311 kejadian bencana terjadi dalam kurun waktu tersebut, terdiri dari 127 tanah longsor, 162 banjir, 20 pohon tumbang, dan 2 angin puting beliung. Bencana ini tersebar di 17 kabupaten/kota dan menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.
Dari seluruh kejadian, tercatat 228 korban, dengan rincian 46 orang meninggal dunia, 11 luka berat, 85 luka ringan, serta 86 warga masih dalam pencarian. Sementara itu, jumlah pengungsi diperkirakan mencapai 10.000 orang, dengan Kota Medan menjadi wilayah dengan pengungsian terbanyak, yakni 6.782 jiwa. Beberapa daerah juga melaporkan kondisi terparah, seperti Kota Sibolga dengan 59 korban jiwa, termasuk 46 yang masih hilang, Kabupaten Tapanuli Selatan dengan 99 korban jiwa, serta Kabupaten Mandailing Natal yang mencatat lebih dari 1.400 warga mengungsi.
Dalam upaya menanggulangi situasi tersebut, Polri telah mengerahkan 1.754 personel dari berbagai satuan, mulai dari Polres jajaran, Brimob, Ditsamapta, hingga tim Dokkes dan logistik. Di lapangan, Korps Brimob Polda Sumut melakukan operasi SAR, evakuasi korban, membuka akses jalan yang tertutup longsor, serta mendirikan posko darurat dan dapur lapangan. Ditsamapta turut membantu patroli tanggap bencana, distribusi logistik, hingga memberikan trauma healing bagi warga terdampak. Bid TIK menyediakan layanan komunikasi darurat dan internet Starlink untuk mendukung koordinasi, sementara Dokkes Polri menangani layanan kesehatan dan pemantauan sanitasi pengungsian. Ditlantas mengatur rekayasa lalu lintas serta mengawal ambulans dan distribusi bantuan. Di sisi lain, Bhayangkari Daerah Sumut mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa makanan, selimut, pakaian, kasur lipat, dan perlengkapan bayi ke wilayah yang paling terdampak.
Polda Sumut juga mencatat adanya penambahan wilayah terdampak, meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Tanah Karo, Tebing Tinggi, dan Batu Bara, seiring curah hujan ekstrem yang terjadi selama beberapa hari terakhir.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyatakan bahwa Polri berkomitmen memberikan respon cepat dan maksimal dalam penanganan bencana ini. Ia menegaskan bahwa seluruh personel bekerja tanpa henti untuk melakukan pencarian korban, evakuasi, pengamanan lokasi, dan penyaluran bantuan. “Prioritas Polri adalah keselamatan warga dan memastikan kebutuhan darurat dapat terpenuhi,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Jateng – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/11/2025).
Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas TNI-Polri menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 mendatang.
“Saya perpesan agar terus memperhatikan sinergisitas dan solidaritas TNI-Polri dalam setiap perjalanan. Sehingga mampu melewati berbagai tantangan bangsa demi mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” kata Sigit dalam amanatnya.
Pada tahun ini terdapat 1.621 taruna, terdiri dari 713 Akmil, 350 AAL, 210 AAU, serta 348 Bhayangkara taruna Akpol, yang menyelesaikan pendidikan dasar integratif taruna akademi TNI dan akademi Kepolisian.
Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut bahwa TNI-Polri harus berperan aktif dalam rangka mengawal dan mempercepat pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam Asta Cita.
“Keberhasilan seluruh kebijakan tersebut tentunya merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa termasuk TNI-Polri sebagai garda terdepan yang saling melengkapi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa melalui tugas pokoknya masing-masing,” ujar Sigit.
Terlebih lagi, kata Sigit, pada tahun 2030 sampai 2035, Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi struktur penduduk nasional. Apabila berhasil dimanfaatkan dengan baik, Indonesia akan melakukan lompatan jauh ke depan, setara dengan negara maju lainnya.
Lebih dalam, Sigit menegaskan, tantangan tugas ke depan juga akan semakin kompleks. Disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global akan terus berkembang serta berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan dan kedaulatan Bangsa Indonesia.
“Oleh karena itu, para taruna tentunya harus terus menempa diri sehingga menjadi perwira TNI-Polri yang berkualitas, karena salah satu kunci utama dalam menyambut bonus demografi dan tantangan tugas tersebut adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul,” ucap Sigit.
Menurut Sigit, pendidikan dasar ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai sinergisitas dan soliditas sejak dini guna memperkuat ikatan emosional para calon perwira TNI dan Polri.
Dengan latar matra dan korps berbeda, Sigit menuturkan bahwa, para taruna telah ditempa bersama dalam suasana kebersamaan, disiplin, dan semangat integrasi, yang akan menjadi bekal berharga untuk mengabdikan kepada masyarakat, serta menjaga keutuhan NKRI.
“Hal ini sejalan dengan penyampaian Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto bahwa, ‘TNI dan Polri adalah dua institusi yang merupakan wujud dari kehadiran negara, wujud dari penegakan kedaulatan, dan wujud dari eksistensi negara’,” tutur Sigit.
Sigit berharap upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian ini dapat menjadi momentum lahirnya generasi unggul calon perwira TNI–Polri yang kelak menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
“Saya dan Bapak Panglima TNI juga pernah menjalani pendidikan seperti Taruna sekalian, sehingga memahami bahwa menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjuangan yang mudah. Dibutuhkan ketekunan dan pengorbanan selama menempuh pendidikan, sehingga dapat menjadi seorang perwira yang tanggap, tanggon, dan trengginas,” tutup Sigit.