Category: Blog

Your blog category

  • Dukungan Pendidikan Pulih Cepat Pascabanjir, Polres Pidie Jaya Bersihkan Sekolah MIN 1

    Meureudu — Kepolisian Resor (Polres) Pidie Jaya melaksanakan kegiatan pemulihan pascabencana banjir melalui gotong royong bersama masyarakat di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut bertempat di MIN 1 Pidie Jaya, Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Sabtu (17/1/2026).

    Gotong royong ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya pada fasilitas umum dan sarana pendidikan yang terdampak banjir. Fokus utama kegiatan diarahkan pada pembersihan lingkungan sekolah agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal.

    Kasat Intelkam Polres Pidie Jaya, AKP Rusdiono, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak. Polres Pidie Jaya bersama bantuan BKO Brimob Polda Aceh berharap proses pembersihan dapat segera diselesaikan sehingga anak-anak dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman.

    “anak-anak sudah mulai bisa belajar dan mudah-mudahan hari ini dapat kami selesaikan sehingga anak-anak kita dapat belajar dengan nyaman” ungkapnya.

    Kegiatan gotong royong dilaksanakan secara manual dengan menggunakan peralatan sederhana berupa sekop, cangkul, dan gerobak sorong. Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari Polres Pidie Jaya, Polsek Meureudu, Polsek Trienggadeng, BKO Brimob Polda Aceh, serta dewan guru MIN 1 Pidie Jaya.

    Secara terpisah, perwakilan guru MIN 1 Pidie Jaya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh Polda Aceh dan Polres Pidie Jaya dalam membantu pemulihan lingkungan sekolah pascabencana banjir.

  • Parkir Liar di Setiabudi Jaksel Pungut Tarif Tak Wajar, Warga Mengadu ke Layanan 110 Polisi

    Jakarta Selatan — Laporan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 110 langsung ditindaklanjuti, Kali ini aduan soal praktik parkir liar dengan tarif tidak wajar di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, ditangani cepat oleh Polsek Metro Setiabudi, Kamis (16/1/2025).

    Laporan diterima call center 110 sekitar pukul 14.53 WIB. Pelapor mengadukan adanya juru parkir yang memungut tarif parkir sepeda motor sebesar Rp10.000 untuk durasi sekitar tiga jam di pertigaan Sudirman Tower dan Plaza Semanggi. Aktivitas parkir tersebut juga menggunakan sebagian badan jalan dan dinilai mengganggu arus lalu lintas.

    Menindaklanjuti laporan dari 110 itu, personel Polsek Metro Setiabudi yang dipimpin Pawas Iptu Rudi Anton, S.H., M.H., bersama anggota piket Binmas dan Pospol langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta klarifikasi di lapangan.

    Dari hasil pemeriksaan, petugas menjelaskan bahwa tarif parkir roda dua yang berlaku di lokasi tersebut sebesar Rp5.000 dengan durasi maksimal lima jam. Polisi juga memberikan imbauan kepada juru parkir yang berada di lokasi agar tidak memungut tarif di luar ketentuan serta tidak menggunakan badan jalan.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, layanan 110 menjadi sarana cepat bagi masyarakat untuk melaporkan gangguan kamtibmas. “Setiap laporan yang masuk melalui 110 akan segera ditindaklanjuti. Kami mengajak masyarakat aktif melapor jika menemukan praktik yang meresahkan,” ujarnya.

  • Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pembunuhan di Sepatan Timur

    Tangerang — Polres Metro Tangerang Kota menetapkan seorang pria berinisial FK (38), buruh harian lepas, sebagai tersangka dalam perkara dugaan pembunuhan yang terjadi di Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang. Tersangka diketahui merupakan anak angkat korban.

    Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah rumah yang berlokasi di Gang Mushala, Kampung Kelor, Desa Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten. Korban berinisial LHN (75) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya. Kejadian itu diketahui pihak keluarga setelah pelapor, yang merupakan adik kandung korban, menerima informasi dari anaknya. Pelapor kemudian mendatangi lokasi, memastikan korban telah meninggal dunia, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sepatan.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. “Penyidik Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi-saksi, pengamanan dan pemeriksaan barang bukti, serta gelar perkara sebelum menetapkan tersangka,” ujarnya.

    Ia menambahkan, penetapan tersangka dilakukan setelah terpenuhinya unsur pembuktian. “Penetapan tersangka didasarkan pada sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah, termasuk keterangan saksi, keterangan ahli, serta barang bukti yang digunakan dalam tindak pidana,” jelasnya.

    Berdasarkan keterangan saksi, tersangka diduga melakukan kekerasan terhadap korban dengan cara mencekik dan memukul korban menggunakan balok. Setelah korban terjatuh, tersangka kembali memukul wajah korban beberapa kali menggunakan hebel sehingga korban mengalami pendarahan serta luka retak pada kepala yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Setelah kejadian, saksi melihat tersangka meninggalkan lokasi.

    Adapun dugaan motif perbuatan tersebut berkaitan dengan masalah ekonomi. Tersangka membutuhkan biaya untuk memenuhi kebutuhan keluarga serta biaya perbaikan kendaraan angkutan kota. Di sisi lain, korban disebut pernah menjanjikan kepada tersangka akan memberikan uang dari hasil penjualan rumah, namun janji tersebut belum dipenuhi.

    Atas perbuatannya, tersangka disangkakan Pasal 458 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pembunuhan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.

  • Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Selatan Antisipasi Tawuran, Balap Liar, dan Kejahatan Jalanan

    Jakarta Selatan – Team Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan patroli dalam rangka mengantisipasi terjadinya tawuran warga, balap liar, serta mencegah kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan, pada Sabtu (17/1/2026).

    Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan dengan melakukan strong point di Pos Pantau Manggarai dan bergabung bersama unsur Polsek setempat serta Raimas Polda Metro Jaya. Patroli difokuskan pada titik-titik rawan gangguan kamtibmas, khususnya potensi tawuran dan kejahatan jalanan.

    Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan himbauan kamtibmas kepada warga di Jalan Pangkalan Bambu agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta menghindari aktivitas yang dapat memicu terjadinya tawuran.

    Selanjutnya, tim patroli melakukan pemeriksaan terhadap dua orang pemuda di Jalan Bukit Duri Utara Raya yang dicurigai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas tidak menemukan barang-barang mencurigakan. Kedua pemuda tersebut kemudian diberikan himbauan secara humanis dan diarahkan untuk kembali ke rumah masing-masing.

    Patroli juga dilanjutkan ke Jalan Kalibata Timur I, di mana petugas mendapati seorang pemuda yang sedang berhenti di pinggir jalan dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan barang berbahaya maupun barang terlarang. Petugas selanjutnya memberikan himbauan kamtibmas dan meminta yang bersangkutan untuk segera kembali ke rumahnya.

    Melalui kegiatan Patroli Perintis Presisi ini, Polres Metro Jakarta Selatan berharap dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta mencegah terjadinya aksi tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan di wilayah Jakarta Selatan.

  • Polsek Tebet Laksanakan Strong Point di Pospantau Manggarai Antisipasi Tawuran

    Dalam rangka mengantisipasi potensi tawuran serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Polsek Tebet melaksanakan kegiatan Strong Point di wilayah Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, mulai pukul 16.39 WIB hingga selesai, bertempat di Pospantau Manggarai, Jalan Manggarai Utara II, Kelurahan Manggarai.

    Kegiatan Strong Point dipimpin oleh Aiptu Suwarno selaku Perwira Pengawas (Pawas) dengan melibatkan personel Samapta dan Bhabinkamtibmas Polsek Tebet, yaitu Aiptu Yoyo Waluyo, Aiptu Evin Susanto, dan Aiptu Tamam, serta didukung oleh empat personel Satpol PP. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi tawuran remaja serta tindak kriminalitas lainnya seperti curat, curas, dan curanmor.

    Selain melaksanakan pemantauan wilayah, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga sekitar agar senantiasa waspada dan berhati-hati terhadap potensi gangguan keamanan. Dalam kesempatan tersebut, turut disosialisasikan layanan kepolisian 110 bebas pulsa sebagai sarana pelaporan cepat apabila masyarakat membutuhkan kehadiran atau bantuan pihak kepolisian. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.

  • Polda Sumut Gerak Cepat Pulihkan Batang Toru Pasca Banjir dan Longsor, 61 Tenda HUNTARA Kini Teraliri Listrik

    TAPANULI SELATAN – Polda Sumatera Utara melalui Satuan Brimob yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (17/1/2026).

    Tak hanya melakukan pembersihan material pascabencana, personel Brimob juga berhasil memasang instalasi listrik pada 61 tenda hunian sementara (HUNTARA) di Desa Batu Hula.

    Langkah ini menjadi perhatian karena langsung menyentuh kebutuhan dasar para penyintas, terutama untuk menunjang aktivitas dan keamanan warga pada malam hari.

    Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa kehadiran Brimob merupakan bentuk nyata negara hadir di tengah masyarakat saat mengalami musibah.

    “Operasi Aman Nusa II bukan hanya berfokus pada penanganan bencana secara teknis, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan menjalani kehidupan yang lebih layak. Pemasangan listrik di tenda hunian sementara menjadi bagian dari upaya pemulihan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

    Ia menegaskan, seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut bekerja dengan mengedepankan sinergi lintas sektor, baik TNI, pemerintah daerah, maupun relawan setempat.

    “Polri, khususnya Polda Sumatera Utara, hadir untuk membantu masyarakat tanpa batas. Dari dapur lapangan, pembersihan rumah warga, hingga persiapan hunian tetap, semuanya dilakukan sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.

    Selain pemasangan instalasi listrik, personel Brimob juga mengoperasikan dapur lapangan di Kantor Camat Batang Toru, melakukan pembersihan rumah dan halaman warga di Desa Huta Godang serta Desa Batu Horing, hingga membantu pembukaan lahan hunian tetap (HUNTAP) di Desa Napa menggunakan alat berat.

    Kehadiran personel Brimob bersama unsur TNI dan instansi terkait mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.

    Warga mengaku terbantu dan merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turun langsung membantu pemulihan pascabencana.

  • Percepat Pemulihan Pascabencana, 283 Taruna Akpol Diterjunkan dalam Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 di Aceh Tamiang

    Polri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana. Sebanyak 283 taruna tingkat akhir Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita resmi diberangkatkan untuk mengikuti Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda Nusantara) XLVI Tahun 2026.

    Ratusan Taruna Akpol tersebut akan bergabung bersama taruna dan kadet dari berbagai lembaga pendidikan kedinasan lainnya untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera, dengan fokus utama di Kabupaten Aceh Tamiang.

    Keikutsertaan Taruna Akpol dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi daerah pascabencana, sekaligus implementasi peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa penugasan taruna dalam Latsitarda Nusantara menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

    “Keikutsertaan 283 Taruna Akpol dalam Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 ini merupakan bentuk kontribusi nyata Polri dalam membantu masyarakat yang sedang bangkit dari dampak bencana. Para taruna akan terjun langsung membantu kegiatan pemulihan di Aceh Tamiang sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

    Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penting pembentukan karakter calon perwira Polri agar semakin peka dan responsif terhadap persoalan sosial di lapangan.

    “Melalui kegiatan ini, para taruna tidak hanya mendapatkan pengalaman teknis, tetapi juga belajar membangun empati, kepedulian, dan semangat melayani masyarakat. Inilah nilai-nilai utama yang ingin ditanamkan kepada calon pemimpin Polri di masa depan,” tambahnya.

    Dalam pelaksanaan di lapangan, para Taruna Akpol akan terlibat langsung dalam berbagai program kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat terdampak bencana.

    Brigjen Pol Trunoyudo menjelaskan bahwa para taruna akan melakukan kegiatan trauma healing bagi anak-anak dan warga yang mengalami dampak psikologis akibat bencana, membantu membersihkan lingkungan permukiman, serta ikut membangun dan merehabilitasi fasilitas umum yang rusak.

    “Mereka akan terlibat dalam kegiatan trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak. Selain itu, para taruna juga akan membantu membersihkan dan memperbaiki tempat ibadah, fasilitas pendidikan, serta infrastruktur lainnya, serta kantor-kantor kepolisian yang terdampak bencana banjir agar dapat kembali melayani kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

    Lebih lanjut ia menegaskan bahwa kehadiran Taruna Akpol di tengah masyarakat diharapkan dapat mempercepat normalisasi kehidupan sosial di Aceh Tamiang.

    “Peran aktif para taruna ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas sosial ekonomi pascabencana. Ini adalah wujud nyata bakti Polri untuk negeri,” lanjut Karopenmas.

    Pemberangkatan para Taruna Akpol diawali dengan Upacara Pembukaan dan Pembentukan Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 yang dipimpin oleh Danjen Akademi TNI Letjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha di Dermaga Samudera II Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Sabtu (17/1/2026).

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Mabes TNI dan Mabes Polri, para pimpinan lembaga pendidikan kedinasan, serta pejabat TNI-Polri wilayah Jawa Tengah, termasuk Wakapolda Jawa Tengah.

    Selain Taruna Akpol, kegiatan ini juga diikuti oleh taruna dan kadet dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), serta Kadet Universitas Pertahanan (Unhan) dengan total peserta mencapai 1.456 orang.

    Selama kurang lebih satu bulan, terhitung sejak 17 Januari hingga 17 Februari 2026, para taruna akan melaksanakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di lokasi bencana, baik kegiatan fisik maupun nonfisik sebagai bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat.

    Usai upacara, para taruna diberangkatkan menuju wilayah sasaran menggunakan tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Banda Aceh-593, KRI Teluk Calang-524, dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992. Sekitar pukul 16.00 WIB, ketiga KRI tersebut bertolak dari Pelabuhan Tanjung Emas menuju Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, untuk selanjutnya bergerak ke lokasi penugasan di Aceh Tamiang.

    Melalui Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 ini, Polri berharap para Taruna Akpol mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus semakin memperkokoh semangat pengabdian, soliditas, dan kemanunggalan Polri dengan rakyat.

  • Tim Medis Polri Jangkau Korban Banjir Aceh Tamiang, Pulihkan Kesehatan dan Semangat Warga

    Aceh Tamiang — Kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan masyarakat terdampak bencana banjir kembali diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Tim BKO Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Jumat, (16/1/2026).

    Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni Pondok Pesantren Hidayah Raudatun Najah, Desa Matang Tepah, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, serta Desa Bukit Seulema, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur. Sejak pagi hari, tim medis Polri memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada warga dengan penuh empati dan ketelatenan.

    Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh dr. Yuliantikha Nurul Qumariah, selaku Dokter Ahli Bidokkes Polda Metro Jaya, bersama anggota Tim BKO PMJ.

    Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga diberikan vitamin guna menjaga daya tahan tubuh di tengah kondisi lingkungan pascabencana yang rentan terhadap berbagai penyakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tercatat sebanyak 80 orang masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, dengan keluhan yang didominasi penyakit pascabanjir seperti ISPA sebanyak 20 pasien, dispepsia 20 pasien, dermatitis 10 pasien, hipertensi 5 pasien, low back pain 6 pasien, rematik 4 pasien, cephalgia 4 pasien, konjungtivitis 3 pasien, diare 3 pasien, sakit gigi 2 pasien, diabetes melitus 2 pasien, serta 1 pasien suspek TB.

    Salah seorang warga penerima layanan, Ibu Nurjanah, warga Desa Matang Tepah, Kecamatan Bendahara, tampak terharu saat menerima pemeriksaan kesehatan langsung di desanya. “Kami mengucapkan beribu-ribu terima kasih. Hanya Tuhan yang dapat membalasnya. Di saat kondisi seperti ini, kehadiran polisi dan dokter sangat berarti bagi kami,” ungkap Ibu Nurjanah dengan suara bergetar.

    Dokter yang memimpin pelayanan di lapangan, dr. Yuliantikha Nurul Qumariah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga selama masa pemulihan pascabencana. “Pascabanjir, risiko penyakit cukup tinggi. Oleh karena itu kami melakukan pemeriksaan menyeluruh, pemberian obat dan vitamin, serta edukasi kesehatan agar masyarakat tetap waspada dan segera mendapatkan penanganan bila muncul keluhan,” jelasnya.
    Ia menambahkan bahwa pendekatan langsung ke lokasi warga dilakukan agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara merata, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.

    Kegiatan ini menjadi wujud kehadiran negara melalui Polri, tidak hanya dalam penanganan darurat bencana, tetapi juga dalam memastikan aspek kesehatan masyarakat tetap terjaga. Kehadiran tim medis Polri disambut dengan rasa syukur dan antusias oleh warga, sebagai bentuk nyata kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

    Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Polri berharap kondisi kesehatan masyarakat terdampak banjir di wilayah Aceh Tamiang dan Aceh Timur dapat terus terpantau, sekaligus mendukung percepatan pemulihan kehidupan sosial dan kesehatan pascabencana.

  • Samapta Polsek Tebet Laksanakan Patroli Dialogis di Pemukiman Tebet Dalam

    Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan kegiatan patroli dialogis di wilayah pemukiman Tebet Dalam, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 16 Januari 2026, mulai pukul 11.45 WIB hingga selesai.

    Patroli dialogis dipimpin oleh Panit 3 Samapta Aiptu Priyantono bersama Aiptu I Putu Ariana. Dalam kegiatan tersebut, personel menyambangi warga yang sedang berkumpul dan menyampaikan imbauan kamtibmas agar senantiasa waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang cenderung meningkat.

    Selain itu, warga diimbau untuk memarkirkan kendaraan di tempat yang aman, menggunakan kunci stang maupun kunci tambahan, serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila membutuhkan bantuan melalui layanan Call Center 110 bebas pulsa. Selama kegiatan patroli dialogis berlangsung, situasi wilayah terpantau aman dan kondusif.

  • Kapolda Jatim Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Brigjen Pol Anumerta Ary Satriyan di Bekasi

    BEKASI – Suasana haru menyelimuti kediaman rumah duka almarhum Brigjen Pol Anumerta Ary Satriyan, S.I.K., M.H., di Kompleks Molek Raya Housing, Pondok Gede, Kota Bekasi. Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia melaksanakan upacara pelepasan jenazah secara kedinasan sebagai penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama bertugas, Jumat sore (16/01/2026).

    Upacara pelepasan yang berlangsung khidmat pada pukul 15.50 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., selaku Inspektur Upacara, dengan Komandan Upacara Kapolsek Pondok Gede, Kompol Bambang Sugiharto, S.H.

    Prosesi pemakaman perwira tinggi yang menjabat sebagai Irwasda Polda Jawa Timur ini dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri. Turut hadir memberikan penghormatan terakhir, Kapolda Metro Jaya, PJU Polda Jatim, para Kapolres jajaran Polda Jatim, rekan seangkatan almarhum, serta Kapolres Metro Bekasi Kota beserta jajaran.

    Kehadiran para pimpinan tertinggi Polri ini menjadi bukti nyata apresiasi organisasi terhadap integritas dan loyalitas almarhum semasa hidupnya dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

    Almarhum Brigjen Pol Anumerta Ary Satriyan, S.I.K., M.H. (Lulusan Akpol 1997), menghembuskan napas terakhir pada Kamis dini hari, 16 Januari 2026, pukul 03.53 WIB di RS Bhayangkara Polda Jatim karena sakit. Kenaikan pangkat anumerta diberikan sebagai penghargaan atas jasa-jasa almarhum yang tak terhingga bagi institusi Bhayangkara.

    Tepat pukul 16.30 WIB, setelah upacara pelepasan selesai, jenazah diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. Di sana, almarhum akan dimakamkan melalui upacara pemakaman kedinasan Polri.

    Seluruh rangkaian prosesi pelepasan di rumah duka berjalan dengan aman, tertib, dan penuh rasa takzim. Keluarga besar Polri mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.