Category: Blog

Your blog category

  • Polisi Gagalkan Peredaran Etomidate, 5.095 Cartridge Disita di Kalibata

    Jakarta – Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggagalkan peredaran gelap narkotika jenis etomidate dan mengamankan tiga orang terduga pelaku. Dari pengungkapan ini, polisi menyita 5.095 cartridge yang diduga mengandung etomidate.

    Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo mengatakan kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat terkait peredaran etomidate di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Informasi itu diterima polisi pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

    “Dari hasil pengembangan, pada Jumat (30/1) sekitar pukul 14.30 WIB tim memperoleh informasi akan adanya transaksi etomidate di sekitar Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Anggota kemudian melakukan observasi, penyamaran, dan surveilans di lokasi,” kata Aris dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).

    Sekitar pukul 17.24 WIB, petugas mengamankan seorang pria berinisial P di trotoar sekitar apartemen. Dari hasil keterangan awal, P mengaku tengah menunggu calon pembeli dan menyebut dua rekannya berinisial R dan N yang berada di dalam mobil. Polisi kemudian mengamankan keduanya dan melakukan pemerikasaan kendaraan.

    Dalam pemerikasaan tersebut, petugas menemukan koper berwarna hijau berisi 5.095 cartridge yang diduga etomidate. Berdasarkan keterangan awal, barang tersebut berasal dari Tanjung Balai, Sumatera Utara, milik seseorang berinisial K yang kini berstatus DPO. Para pelaku diduga berperan sebagai perantara dengan motif keuntungan ekonomi.

    Ketiga pelaku beserta barang bukti kini diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih melakukan pengembangan guna memburu pemasok utama dalam jaringan peredaran etomidate tersebut.

  • Beri Penghargaan Anggota, Kapolda Metro Jaya: Jangan Sakiti Hati Masyarakat

    Jakarta — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memberikan penghargaan kepada 134 personel Polda Metro Jaya atas dedikasi dan pengabdian dalam pelaksanaan tugas pengamanan unjuk rasa, serta 2 (dua) tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Premiere Jatinegara. Kegiatan itu digelar di Lapangan Depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kamis (5/2/2026).

    Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan institusi atas loyalitas serta kinerja personel dalam menjalankan tugas di lapangan. Selain itu, Kapolda juga memberikan ucapan selamat kepada anggota yang menerima promosi jabatan, mutasi, dan kenaikan pangkat di lingkungan Polda Metro Jaya.

    Kapolda berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Rumah Sakit Premiere Jatinegara yang telah memberikan dukungan dalam penanganan personel saat pelaksanaan tugas, sebagai wujud sinergitas antara Polri dan tenaga kesehatan dalam menjaga situasi kamtibmas.

    Dalam arahannya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dan langkah konkret di setiap satuan. Ia mengingatkan agar seluruh anggota menjaga sikap serta profesionalitas dalam bertugas. “Jangan sekali-kali menyakiti hati masyarakat. Satu kesalahan yang menimbulkan kekecewaan publik bisa menghapus seluruh prestasi yang sudah dicapai,” tegasnya.

    Kapolda juga menegaskan komitmen untuk menindak tegas anggota yang melanggar serta memerintahkan peningkatan pengawasan internal. Ia berharap seluruh jajaran Polda Metro Jaya terus menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas.

  • Taruna Akpol Latsitardanus di Aceh Tamiang, Bersihkan Lumpur Pasar hingga Santuni Korban Hanyut

    ACEH TAMIANG – Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) melaksanakan sejumlah kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (4/2/2026).

    Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Satlat Kijang melaksanakan pembersihan lumpur di kawasan Pasar Bawah Aceh Tamiang. Hal ini dilakukan bersama masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian Taruna Akpol terhadap lingkungan pascabencana.
    Selain itu, Taruna Akpol juga melaksanakan silaturahmi dan kunjungan kemanusiaan kepada warga yang menjadi korban hanyut di sungai. Kunjungan dilakukan sebagai bentuk empati serta dukungan moril kepada korban dan keluarga yang terdampak musibah.
    Tak hanya itu, Taruna Akpol turut melaksanakan kegiatan bhakti sosial dengan membagikan tas sekolah dan perlengkapan alat tulis kepada anak-anak di wilayah tersebut.

    Kegiatan ini bertujuan membantu kebutuhan pendidikan sekaligus memotivasi anak-anak agar tetap semangat belajar meski dalam kondisi pascakejadian bencana.

    Silaturahmi kepada anak korban hanyut dilaksanakan pada Selasa (4/2/2026) pukul 14.00 WIB di kediaman korban. Kegiatan tersebut diikuti oleh Taruna Akpol bersama tim kesehatan lapangan Akpol yang secara langsung memantau perkembangan kondisi kesehatan anak pascakejadian. Selain memberikan motivasi dan dukungan moril kepada korban dan keluarga, Taruna Akpol juga menyerahkan kenang-kenangan sebagai wujud kepedulian dan empati.

    Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa keterlibatan Taruna Akpol dalam kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari pembentukan karakter serta penguatan empati sosial calon perwira Polri.

    “Kegiatan Latsitardanus ini tidak hanya melatih aspek kedisiplinan dan integrasi antarlembaga, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat. Taruna Akpol hadir untuk membantu masyarakat secara nyata, terutama saat menghadapi situasi sulit akibat bencana,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

    Menurutnya, kehadiran Taruna Akpol di tengah masyarakat diharapkan mampu mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab sosial sejak dini.

    “Melalui kegiatan sosial seperti pembersihan lingkungan, kunjungan kepada korban musibah, hingga bhakti sosial untuk anak-anak, diharapkan terbangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat. Ini menjadi bekal penting bagi Taruna Akpol sebagai calon pemimpin Polri di masa depan,” tutupnya.

  • Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat.

    Sigit mengungkapkan, dalam beberapa kali pertemuan, Eyang Meri selalu menyampaikan pesan untuk seluruh keluarga besar Polri. Menurut Sigit, hal tersebut dijadikan semangat dan inspirasi keteladanan bagi seluruh personel Korps Bhayangkara.

    “Beliau selalu berpesan di setiap acara kami, jadilah polisi yang baik, memiliki integritas, dan polisi yang bisa melindungi dan mengayomi,” kata Sigit usai mengikuti prosesi pemakaman.

    Bahkan, kata Sigit, pada saat melayat ke rumah duka Eyang Meri, pihak keluarga memutar rekaman berisikan pesan dari Eyang Meri untuk keluarga besar Polri.

    “Bahkan tadi malam kami dengarkan langsung suara beliau yang direkam oleh Mas Rama bagaimana beliau selalu sampaikan pesan jadilah contoh teladan dan mulailah dari dirimu sendiri. Saya kira hal-hal tersebut tentunya menjadi spirit bagi kami keluarga besar Polri,” ujar Sigit.

    Pesan itu, kata Sigit merupakan suatu amanah ataupun wasiat dari Eyang Meri. Tentunya, kata Sigit, pesan tersebut harus terus dikumandangkan serta menjadi semangat bersama untuk seluruh keluarga besar Polri dimanapun berada untuk terus melanjutkan pesan serta nasihat Eyang Meri.

    “Karena setiap beliau menyampaikan Eyang Meri saat terakhir dan pesannya tolong jaga titip institusi Polri, tolong jaga dan titip Polri,” ucap Sigit.

    Sigit menegaskan, pesan dari Eyang Meri memiliki makna mendalam. Polri ke depannya harus bisa meneladani dan memberikan perlindungan serta pengayoman terhadap masyarakat dan tanggung jawab terhadap keamanan.

    “Sebagaimana tugas pokok kami dan doktrin kami untuk menjaga tata tentrem kerta rahardja. Saya kira banyak hal kami kenang dari Eyang Hoegeng. Selamat jalan Eyang Meri kami terima kasih atas apa yang telah beliau berikan kepada kami. Warisan daripada pendahulu utamanya Almarhum Hoegeng Iman Santoso yang tentunya akan terus menjadi api yang menggelora di seluruh keluarga besar Polri untuk menjaga wasiat dan warisan tersebut,” tutup Sigit.

  • Polsek Cilandak Ngopi Kamtibmas dan MBG Edukasi Masyarakat Manjaga Keamanan dan Ketertiban Lingkungan

    Jakaarta Selatan – Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, telah berlangsung kegiatan Ngopi Kamtibmas dan MBG. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K, serta jajaran kepolisian lainnya seperti Kasat Samapta Kompol Ardi Mansyah, AKP Kusnardi, dan Iptu Mustofa. Selain itu, dihadiri pula oleh Bhabin Cilandak Barat Aipda Bagu, Bhabin Kel. Gandari Selatan Aiptu Agung, dan Babinsa Koptu Tumino, yang menunjukkan komitmen dari berbagai instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Dalam suasana santai sambil menikmati kopi, para peserta berdiskusi tentang isu-isu keamanan terkini di lingkungan masyarakat, serta pentingnya kolaborasi antara instansi terkait dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah. Kegiatan ini merupakan wadah untuk membangun komunikasi antara aparat dengan masyarakat, sekaligus sebagai sarana untuk menyampaikan informasi penting terkait keamanan dan ketertiban. Selain itu, para peserta juga mengedukasi masyarakat tentang apa itu Kamtibmas dan bagaimana cara melaporkan masalah keamanan melalui layanan pengaduan Polri di nomor 110.

    Melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas dan MBG ini, diharapkan terbentuknya kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keamanan bersama. Dengan adanya partisipasi aktif dari masyarakat dan dukungan penuh dari aparat keamanan, keamanan dan ketertiban di wilayah Cilandak dapat terjaga dengan baik. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga kesempatan untuk mendengar langsung keluhan dan masukan dari masyarakat, sehingga pihak kepolisian dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.

  • Personel Samapta Polsek Tebet Laksanakan Patroli Dialogis Sambangi Pangkalan Ojol, Himbau Antisipasi Curanmor

    Jakarta Selatan – Personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan kegiatan patroli dialogis dengan menyambangi pangkalan ojek online sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya dalam mengantisipasi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

    Kegiatan patroli dialogis tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 03 Februari 2026, mulai pukul 11.45 WIB hingga selesai, bertempat di Pangkalan Ojek Online Jalan Tebet Timur Dalam III M, Kelurahan Tebet Timur, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Patroli dipimpin oleh Panit 3 Samapta Polsek Tebet Aiptu Priyantono, didampingi Aiptu I Putu Ariana. Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan himbauan kamtibmas kepada para pengemudi ojek online yang sedang berkumpul agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, mengingat maraknya kasus kejahatan, khususnya curanmor.

    Petugas mengingatkan para pengemudi agar selalu memarkirkan kendaraan di tempat yang aman, menggunakan kunci stang serta kunci pengaman tambahan, dan tidak lengah saat meninggalkan kendaraan. Selain itu, disosialisasikan pula layanan kepolisian Call Center 110 yang dapat dihubungi secara gratis apabila memerlukan kehadiran atau bantuan pihak kepolisian.

    Kegiatan patroli dialogis berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respons positif dari para pengemudi ojek online. Situasi wilayah terpantau dalam keadaan aman dan kondusif.

  • Operasi Keselamatan Jaya 2026, Polisi Edukasi Pelajar dan Pengguna Jalan di Senayan

    Jakarta – Operasi Keselamatan Jaya 2026 Polda Metro Jaya dan jajaran memberikan edukasi dan imbauan keselamatan berlalu lintas kepada pelajar dan masyarakat. Kegiatan ini digelar pada Rabu (4/2/2026) di SMKN 2 Gambir, Jakarta Pusat, serta di kawasan Bundaran Senayan.

    Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin mengatakan, Operasi Keselamatan Jaya 2026 bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas. Menurutnya, keselamatan di jalan raya harus menjadi kebutuhan bersama.

    “Kami mengutamakan pendekatan edukatif dan persuasif, khususnya kepada pelajar, agar sejak dini memahami pentingnya tertib berlalu lintas,” ujarnya.

    Lanjut, Di SMKN 2 Gambir, petugas memberikan sosialisasi terkait etika berkendara, penggunaan helm berstandar SNI, serta kelengkapan surat kendaraan. Para pelajar juga diingatkan tentang risiko kecelakaan akibat pelanggaran lalu lintas.

    Sementara itu di Bundaran Senayan, personel Polda Metro Jaya memberikan imbauan langsung kepada pengguna jalan agar mematuhi rambu, marka, dan batas kecepatan. Polda Metro Jaya berharap melalui Operasi Keselamatan Jaya 2026, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan.

  • Dukung Program Ketahanan Pangan, Kapolda Metro Jaya Cek Tambak Udang di Muara Gembong

    Bekasi — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengecek lahan tambak udang di Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Rabu (4/2/2026). Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan tambak sebagai bagian dari ekosistem rantai pasok bahan baku Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Metro Jaya.

    “Lokasi ini merupakan bagian dari ekosistem rantai pasokan SPPG untuk wilayah Polda Metro Jaya. Luas areanya sekitar 47 hektare yang terbagi dalam beberapa petak tambak dan sudah mulai ditanami sejak awal Agustus 2025,” ujarnya

    Kapolda Metro Jaya menjelaskan, untuk komoditas ikan diperkirakan dapat dipanen lebih awal, sementara panen udang masih menunggu sekitar dua bulan ke depan. Meski sempat terdampak banjir, pengelola tambak bersama para pekerja telah melakukan langkah antisipasi dengan pemasangan jaring pembatas agar ikan dan udang tidak lepas.

    “Alhamdulillah, upaya pengamanan sudah dilakukan sehingga kami berharap hasil panen nantinya bisa optimal. Ikan dan udang yang dibudidayakan di sini akan terus dibesarkan hingga siap didistribusikan,” ujarnya.

    Menurut Kapolda, hasil panen dari tambak tersebut nantinya akan disalurkan berdasarkan kerja sama dan nota kesepahaman dengan mitra serta masyarakat setempat. Distribusi dilakukan untuk mendukung pasokan bahan pangan ke seluruh SPPG Polda Metro Jaya.

    Selain melakukan pengecekan tambak, Kapolda Metro Jaya juga membagikan puluhan paket sembako kepada warga sekitar. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polda Metro Jaya terhadap program Pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus wujud komitmen Polri dalam pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat.

  • Ditpolairud Polda Metro Jaya Relokasi 12 Kapal Perikanan Mangkrak di Muara Angke

    Jakarta — Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya berhasil merelokasi 12 kapal perikanan yang tidak beroperasi di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Jakarta Utara, Rabu (4/2/2026). Relokasi dilakukan untuk menata kepadatan kapal labuh sandar dan menjaga keselamatan alur pelayaran.

    Relokasi kapal mangkrak tersebut dikawal langsung personel Subdit Patroli dan Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya bersama instansi terkait. Proses penarikan kapal menggunakan kapal tugboat berjalan aman dan tertib, sekaligus mengurangi penumpukan kapal di dermaga dan kolam pelabuhan.

    Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa mengatakan, keberhasilan relokasi 12 kapal perikanan ini merupakan hasil sinergi lintas instansi dalam penataan kawasan pelabuhan.

    “Relokasi kapal mangkrak ini berhasil dilaksanakan berkat kerja sama dan koordinasi seluruh stakeholder. Tujuannya untuk menciptakan pelabuhan yang lebih tertib, aman, dan mendukung kelancaran aktivitas nelayan,” ujar Kombes Mustofa.

    Menurutnya, Ditpolairud Polda Metro Jaya akan terus mengedepankan pelayanan dan pengamanan di wilayah perairan, khususnya di kawasan pelabuhan perikanan.

    “Kami berkomitmen hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pesisir serta memastikan aktivitas kepelabuhanan berjalan dengan aman dan kondusif,” tambahnya.

    Dalam kegiatan tersebut, Ditpolairud Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), TNI AL, Syahbandar, KSOP Muara Angke, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Dinas Perikanan, serta Polsek Kawasan Sunda Kelapa.

  • Hingga Saat Ini, Polda Metro Jaya Amankan 105 Orang dalam Operasi Pekat Jaya 2026

    Jakarta — Polda Metro Jaya menyatakan hingga saat ini telah mengamankan 105 orang terkait aksi tawuran selama pelaksanaan Operasi Pekat Jaya 2026. Penegasan tersebut disampaikan dalam konferensi pers penegakan hukum yang digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (4/2/2026).

    Kasubbidpenmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo mengatakan Operasi Pekat Jaya 2026 digelar selama 15 hari, mulai 28 Januari hingga 11 Februari 2026. Operasi tersebut dilaksanakan secara serentak dengan sasaran gangguan kamtibmas, khususnya aksi tawuran yang kerap melibatkan remaja dan terjadi pada malam hingga dini hari.

    Sementara itu, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imannudin menjelaskan, dari hasil penindakan yang dilakukan Polda Metro Jaya hingga saat ini, sebanyak 105 orang berhasil diamankan. Dari jumlah tersebut, sebagian dilakukan pembinaan dan sebagian lainnya diproses hukum.

    “Dari 105 orang yang diamankan Polda Metro Jaya, sebanyak 55 orang dilakukan pembinaan, sedangkan 50 orang ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka terdiri dari 31 anak berhadapan dengan hukum dan 19 orang dewasa,” ungkapnya.

    lebih lanjut, Polisi juga menyita 105 barang bukti berupa 56 bilah senjata tajam, 13 unit sepeda motor, serta 36 unit alat komunikasi. Barang bukti tersebut diduga digunakan untuk provokasi dan koordinasi aksi tawuran melalui media sosial.

    Para tersangka dijerat Pasal 307 KUHP terkait kepemilikan senjata tajam, Pasal 466 KUHP tentang penganiayaan, serta Pasal 262 KUHP mengenai kekerasan secara bersama-sama di muka umum, dengan ancaman pidana maksimal hingga 7 tahun penjara. Sementara itu, penanganan terhadap tersangka anak dilakukan sesuai ketentuan Sistem Peradilan Pidana Anak.

    Selain itu, Kompol Andaru Rahutomo menambahkan pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, pihak sekolah, hingga lingkungan, untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya tawuran. Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melapor ke Hotline 110 atau kantor polisi terdekat apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas.