Author: karsainfo.online

  • Pengecekan Laporan 110: WNA Mengamuk di Apartemen/Hotel Swissbell Pancoran, Diduga Kehilangan Uang

    Jakarta Selatan – Polsek Pancoran, melakukan pengecekan laporan pengaduan masyarakat melalui layanan 110 terkait insiden seorang Warga Negara Asing (WNA) yang mengamuk di Apartemen/Hotel Swissbell, Jalan Raya Kalibata, Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran. Insiden ini diduga dipicu oleh kehilangan uang milik WNA tersebut.

    Pada hari Minggu, 10 Agustus 2025, sekitar pukul 14.30 WIB, tim kepolisian yang dipimpin oleh Kapolsek Pancoran Kompol Mansur S.E.M.M., didampingi Kasat Reskrim Akbp Ardian Satrio dan Pawas Aiptu Supriyadi, bersama piket fungsi, segera menindaklanjuti laporan yang diterima dari masyarakat atas nama Rahmat.

    Seorang laki-laki berkebangsaan Uni Emirat Arab bernama Basel tiba di Hotel Swissbell menggunakan taksi daring. Saat seorang porter membantu menurunkan barang-barangnya ke troli untuk dibawa ke lobi, Basel mendapati tas miliknya dalam kondisi terbuka dan mengaku uangnya telah hilang.

    Basel kemudian menanyakan hal tersebut kepada porter yang membantunya, namun porter tersebut membantah telah membuka tasnya. Akibat kejadian tersebut, Basel menyalahkan pihak hotel atas kehilangan uang miliknya dan tidak terima. Ia kemudian mengamuk, bahkan menyakiti dirinya sendiri. Basel diketahui melukai jidatnya dengan batu dan menyayat badannya menggunakan gunting yang dibeli dari minimarket Alfa.

    Melihat situasi yang tidak terkendali, pihak hotel segera menghubungi kepolisian. Selain itu, kejadian ini juga dilaporkan kepada pihak Imigrasi Jakarta Selatan. Setelah insiden tersebut, Basel beserta barang bawaannya kemudian dibawa dan diamankan ke Kantor Imigrasi Jakarta Selatan untuk penanganan lebih lanjut.

  • Banjir Kiriman Bogor Rendam 95 KK di Bintaro, Polsek Pesanggrahan Salurkan Bantuan

    Jakarta Selatan – Banjir kiriman dari Bogor kembali menggenangi wilayah bantaran Kali Pesanggrahan pada Minggu (10/8/2025). Genangan air setinggi enam puluh sentimeter merendam pemukiman warga di RT 05 RW 14, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, sejak pukul 08.00 wib pagi hari.

    Data Polsek Pesanggrahan mencatat, sebanyak 95 kepala keluarga terdampak banjir ini. Bantuan darurat berupa nasi kotak dan air mineral telah disalurkan oleh Dinas Sosial Jakarta Selatan dibantu pihak Kepolisian. Hingga sore hari, tidak ditemukan warga yang mengungsi dan dapur umum belum didirikan.

    Kondisi air sempat mencapai ketinggian enam puluh sentimeter pada siang hari, namun mulai surut menjadi empat puluh lima sentimeter sekitar pukul 15.00 WIB. Di lokasi, selain dilakukan pengamanan dan pemantauan, petugas juga melakukan upaya penyedotan air untuk mempercepat surutnya genangan.

    Personel Polsek Pesanggrahan bersama Satpol PP dan tokoh masyarakat setempat, terlibat langsung dalam pengamanan, distribusi bantuan, dan koordinasi penanganan banjir.

    Wilayah ini diketahui berada di bantaran Kali Pesanggrahan dan kerap terdampak banjir akibat luapan air kiriman dari Bogor. Aparat masih bersiaga untuk mengantisipasi perkembangan situasi lebih lanjut.

  • Polres Metro Jakarta Selatan Berikan Pelayanan Cepat untuk Warga yang Terlantar di Jakarta

    Jakarta, 11 Agustus 2025 – Polres Metro Jakarta Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Pada Senin pagi, seusai memimpin apel rutin pukul 09.00 WIB, Wakapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Kade Budiyarta, S.I.K., menerima langsung seorang warga yang membutuhkan bantuan kepolisian terkait permasalahan pribadi yang dialaminya.

    Warga tersebut, yang diketahui bernama Cinta, menyampaikan keluh kesahnya kepada Wakapolres dengan didampingi oleh Ps. Kabag SDM Sri Handajani, S.H., M.M. dan Kabag Logistik AKBP Sri Mukminin, S.Pd., M.Si. Dalam suasana yang penuh kehangatan dan rasa kebapakan, Wakapolres mendengarkan cerita Sdri. Cinta yang mengungkapkan bahwa ia telah terlantar di Jakarta selama satu bulan setelah datang dari Bali. Ia tidak memiliki pekerjaan maupun tempat tinggal yang tetap, dan mengungkapkan keinginannya untuk pulang ke kampung halamannya di Medan. Sdri. Cinta juga memohon bantuan agar difasilitasi menuju Dinas Sosial DKI Jakarta.

    Setelah mendalami permasalahan yang dihadapi Sdri. Cinta, Wakapolres langsung mengambil langkah cepat dan terukur dengan memberikan arahan kepada tim, di antaranya:

    Menginstruksikan Piket Loby Polwan untuk mendampingi Sdri. Cinta selama menunggu pengantaran ke Dinas Sosial DKI Jakarta.

    Menginstruksikan Piket Samapta untuk segera mengantar Sdri. Cinta ke Dinas Sosial DKI Jakarta menggunakan kendaraan dinas.

    Sambil menunggu proses pengantaran, Kabag SDM Sri Handajani dan Kabag Logistik AKBP Sri Mukminin berdialog dengan Sdri. Cinta untuk mendengarkan lebih lanjut keluhannya. Dalam dialog tersebut, Sdri. Cinta menjelaskan bahwa selama bekerja di Bali, ia hampir menjadi korban penipuan hingga akhirnya memutuskan untuk kembali ke Medan. Namun, setibanya di Jakarta, ia kehabisan biaya sehingga memutuskan untuk meminta bantuan kepada Polres Metro Jakarta Selatan.

    Selama percakapan tersebut, Kabag SDM memberikan nasihat kepada Sdri. Cinta agar lebih berhati-hati ke depannya, terutama terhadap orang-orang yang baru dikenal, serta selalu berkomunikasi dengan pihak berwenang jika menemukan situasi mencurigakan. Kabag SDM juga menyarankan agar Sdri. Cinta memanfaatkan layanan Call Center 110 bila memerlukan bantuan kepolisian di masa mendatang.

    Setelah menerima pelayanan yang maksimal dari Polres Metro Jakarta Selatan, Sdri. Cinta menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia kemudian diantar oleh personel Satuan Samapta menggunakan kendaraan dinas Patko bernomor lambung 401 menuju Dinas Sosial DKI Jakarta.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si., mengapresiasi tindakan cepat dan responsif yang dilakukan oleh Wakapolres beserta jajarannya. Dalam keterangannya, Kapolres menyampaikan, “Pelayanan yang diberikan kepada masyarakat seperti ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk terus hadir membantu warga yang membutuhkan. Terima kasih atas kinerja luar biasa dari seluruh anggota yang terlibat.”

    Polres Metro Jakarta Selatan tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan berbasis pada nilai-nilai humanis serta kecepatan dalam bertindak. Semoga langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

  • Bhabinkamtibmas Menteng Dalam Sambangi Tokoh Agama Sampaikan Pesan Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaannya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Dalam Polsek Tebet, Aiptu Evin Susanto, melaksanakan sambang kepada tokoh agama setempat, Ustadz Lukman Hakim, di Jl. Menteng Pulo RT 05 RW 12, Jumat (8/8/2025).

    Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Evin menyampaikan pesan kamtibmas, khususnya imbauan kepada warga agar selalu waspada terhadap tindak kejahatan, seperti pencurian kendaraan bermotor. Ia mengingatkan pentingnya mengunci ganda atau memasang alarm pada sepeda motor sebagai langkah pencegahan.

    Selain itu, Aiptu Evin juga memberikan informasi nomor layanan Kepolisian 110 bebas pulsa serta nomor kontak Bhabinkamtibmas/Polsek Tebet yang dapat dihubungi apabila terjadi gangguan kamtibmas di lingkungan.

    Kegiatan ini merupakan wujud kedekatan polisi dengan tokoh masyarakat sekaligus upaya menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah Kelurahan Menteng Dalam.

  • Bhabinkamtibmas Manggarai Sambangi PKBM, Tingkatkan Sinergi dan Sosialisasi Layanan Polisi

    Jakarta Selatan – Guna mempererat sinergi antara Polri dan lembaga pendidikan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggarai, Aiptu Yudi Harsono, melaksanakan kegiatan sambang ke sekolah kesetaraan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) yang berlokasi di Jl. Manggarai Utara 2 RT 09 RW 01, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, pada Jumat (8/8/2025).

    Dalam kunjungan tersebut, Aiptu Yudi bertemu langsung dengan Kepala Sekolah PKBM, Bapak Yahya, dan menyampaikan pentingnya peran pendidikan nonformal dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta menjaga generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan.

    Selain menjalin silaturahmi, Aiptu Yudi juga mensosialisasikan layanan darurat Kepolisian 110 yang dapat digunakan masyarakat secara gratis, serta membagikan nomor kontak Bhabinkamtibmas jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam situasi kedaruratan atau pelaporan gangguan kamtibmas.

    “Kami ingin hadir lebih dekat di tengah masyarakat, termasuk di lembaga pendidikan kesetaraan seperti PKBM ini, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan memberikan rasa aman,” ungkap Aiptu Yudi.

    Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari tugas rutin Bhabinkamtibmas dalam membina kemitraan dan komunikasi aktif dengan semua elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan, guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

  • Polres Metro Jakarta Selatan Mediasi Aksi Unjuk Rasa Terkait Sengketa Lahan antara Ahli Waris Toton Cs dan PT Metropolitan Kentjana

    Jakarta, 9 Agustus 2025 – Polres Metro Jakarta Selatan berhasil memediasi aksi unjuk rasa terkait sengketa lahan antara ahli waris Toton Cs dan PT Metropolitan Kentjana. Aksi yang berlangsung di Jakarta Selatan ini melibatkan kelompok ahli waris Toton Cs yang didukung warga masyarakat pendukungnya.

    Polres Metro Jakarta Selatan, di bawah pimpinan Kapolrestro Jaksel Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si., mengambil langkah proaktif untuk memastikan situasi berjalan kondusif dan menghindari potensi konflik.

    Dalam mediasi yang dilakukan oleh pihak Polres Metro Jakarta Selatan, dicapai sejumlah kesepakatan yang bertujuan untuk menciptakan solusi yang adil dan menjaga ketertiban masyarakat. Berikut adalah poin-poin kesepakatan yang telah dicapai:

    1. Penyelesaian Hukum yang Jelas, Kedua belah pihak diharapkan bersedia mengambil langkah hukum lanjutan, baik melalui jalur perdata maupun jalur hukum lainnya, untuk mendapatkan keputusan hukum yang bersifat tetap dan mengikat. Hal ini dilakukan untuk menghindari ketidakpastian hukum terkait objek sengketa lahan.
    2. Pengelolaan Objek Sengketa, Pihak Polres Metro Jakarta Selatan menegaskan bahwa tidak akan dilakukan pemasangan garis polisi (police line) terhadap objek tanah yang disengketakan, kecuali terdapat kesepakatan dari kedua belah pihak. Hal ini juga mempertimbangkan fakta bahwa objek tanah tersebut saat ini dikelola oleh pihak ketiga.
    3. Alternatif Pertemuan Lanjutan, Jika salah satu pihak atau kedua belah pihak tidak ingin menyelesaikan permasalahan melalui jalur hukum, maka diharapkan kesediaan untuk melakukan pertemuan lanjutan guna mencari solusi di luar pengadilan. Langkah ini bertujuan untuk memfasilitasi dialog yang konstruktif antara pihak-pihak yang bersengketa.
    4. Menjaga Situasi Kondusif, Kedua belah pihak sepakat untuk menjaga dan mempertahankan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di area yang menjadi objek sengketa. Hal ini dilakukan demi memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat setempat tetap terjaga.

    Latar Belakang Sengketa Lahan
    Sengketa lahan antara ahli waris Toton Cs dan PT Metropolitan Kentjana diketahui melibatkan klaim hak masing-masing pihak atas tanah yang disengketakan. Kedua belah pihak mengklaim memiliki alas hak yang sah, sehingga memicu perbedaan pendapat dan eskalasi konflik di tengah masyarakat.

    Pada aksi unjuk rasa yang terjadi, pihak ahli waris Toton Cs turut mengundang warga masyarakat yang bersimpati terhadap situasi mereka. Hal ini menambah kompleksitas situasi, sehingga Polres Metro Jakarta Selatan mengambil langkah tegas untuk melindungi keamanan masyarakat dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

    Komitmen Polres Metro Jakarta Selatan
    Kapolrestro Jaksel Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly menyatakan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. “Kami berupaya menjadi penengah yang adil dalam situasi ini. Dengan adanya kesepakatan yang telah dicapai, kami berharap kedua belah pihak dapat melanjutkan proses penyelesaian sengketa ini dengan bijak, baik melalui jalur hukum maupun dialog yang damai,” ujar Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly.

    Polres Metro Jakarta Selatan juga mengapresiasi kerja sama yang ditunjukkan oleh kedua belah pihak selama proses mediasi berlangsung. Diharapkan situasi kondusif dapat terus terjaga hingga permasalahan hukum terkait sengketa lahan ini mencapai penyelesaian yang tuntas.

  • Polres Metro Jakarta Selatan Mediasi Aksi Unjuk Rasa Terkait Sengketa Lahan Di Pondok Indah.

    Jakarta Selatan – Aksi unjuk rasa yang terjadi pada Selasa (6/8) terkait sengketa lahan di wilayah Jakarta Selatan berhasil diredam setelah pihak Polres Metro Jakarta Selatan turun tangan sebagai penengah. Kapolres Metro Jakarta Selatan, KOMBES POL NICOLAS ARY LILIPALY, S.I.K., M.H., M.Si, memimpin langsung proses mediasi antara kedua belah pihak yang bersengketa.

    Dalam proses mediasi tersebut, Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menjembatani dialog yang konstruktif, hingga akhirnya tercapai sejumlah kesepakatan awal untuk menjaga situasi tetap kondusif.

    Adapun hasil kesepakatan tersebut meliputi:

    Kesediaan Kedua Pihak Menempuh Jalur Hukum: Kedua belah pihak menyatakan kesediaannya untuk menyelesaikan sengketa melalui jalur hukum perdata atau upaya hukum lain yang sesuai peraturan perundang-undangan, guna memperoleh keputusan hukum yang bersifat tetap.

    Tidak Diterapkannya Police Line oleh Kepolisian: Polres Metro Jakarta Selatan tidak akan melakukan pemasangan garis polisi (police line) terhadap objek tanah yang disengketakan, selama belum ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Hal ini mempertimbangkan bahwa saat ini terdapat pihak ketiga yang mengelola lahan tersebut.

    Dukungan terhadap Penyelesaian Non-Litigasi: Polres juga mendorong agar kedua pihak bersedia melakukan pertemuan lanjutan di luar jalur pengadilan, apabila terdapat keberatan atau ketidakinginan dari salah satu pihak untuk menyelesaikan masalah melalui peradilan perdata.

    Komitmen Menjaga Situasi Kamtibmas: Kedua belah pihak berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lokasi sengketa, demi menghindari potensi konflik lanjutan dan menjaga stabilitas wilayah.

    Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas itikad baik dari kedua belah pihak yang hadir dalam mediasi.

    “Kami berharap langkah ini menjadi awal penyelesaian yang damai dan adil bagi semua pihak. Kepolisian tetap bersikap netral dan berkomitmen menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

    Pihak kepolisian menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus ini dan siap memfasilitasi pertemuan lanjutan jika diperlukan.

  • Bhabinkamtibmas Kelurahan Petogogan Patroli Humanis Dengan Warga Binaanya

    Bhabinkamtibmas Kelurahan Petogogan Patroli Humanis Dengan Warga Binaanya

    Bhabinkamtibmas Kelurahan Petogogan, Aipda Bayu Irawan, melaksanakan kegiatan kunjungan dan patroli humanis di lingkungan warga binaannya. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).Jumat,08/08/2025.

    Kunjungan kali ini ke beberapa lokasi di antaranya JL.Gg Langgar RW 03,JL.Woltermingibsidi RW.04 JL.Wijaya Timur Raya dan JL.Wijata 1 RW.05 Kelurahan Petogogan Kebayoran Baru Jakarta Selatan.Kunjungan kali ini juga diisi dengan sambang atau DDS (Door to Door System) kepada masyarakat, serta melakukan monitoring dan koordinasi dengan tokoh agama setempat, yakni Ketua DKM Masjid Nurul Hidayah, Ustadz Iqbal. Dalam pertemuan tersebut, Aipda Bayu memberikan himbauan kepada masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan di lingkungan, khususnya dalam menghadapi potensi tindak kejahatan, seperti pencurian.

    Beliau mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati, terutama dalam parkir kendaraan, dengan selalu menggunakan kunci ganda untuk mencegah pencurian. Selain itu, Aipda Bayu juga menginformasikan mengenai Call Center Layanan Polisi 110 yang dapat dihubungi secara gratis, serta memberikan arahan untuk segera menghubungi Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat jika terjadi gangguan Kamtibmas.

    Kegiatan ini menunjukkan komitmen Bhabinkamtibmas dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat, serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

  • Kapolsek Pesanggrahan Kunjungi SMAN 108 Jakarta Tindak lanjuti Pelajar Terlibat Tawuran

    Jakarta Selatan – Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam bersama jajaran melakukan kunjungan ke SMAN 108 Jakarta pada Jumat (8/8/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk menindaklanjuti adanya sejumlah pelajar yang terlibat dalam aksi tawuran dengan pelajar dari beberapa sekolah lain.

    Kejadian tawuran yang terjadi pada Rabu, 7 Agustus 2025 sekitar pukul 18.30 WIB di Jalan Ulujami Raya, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, melibatkan puluhan pelajar. Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek Pesanggrahan berkoordinasi langsung dengan Kepala Sekolah SMAN 108, Ibu Iswatun Imah, serta para guru dan orang tua murid.

    Kapolsek memberikan arahan dan pembinaan kepada seluruh pelajar, baik yang terlibat maupun yang tidak terlibat, bertempat di masjid sekolah. Selain itu, kepada para orang tua murid juga disampaikan pentingnya peran keluarga dalam mendidik anak serta penyuluhan mengenai konsekuensi hukum, termasuk pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) hingga sanksi pidana bagi pelaku tawuran.

    AKP Seala menegaskan komitmen bersama antara kepolisian, sekolah, dan orang tua untuk mencegah terulangnya aksi tawuran. Pihak sekolah dan orang tua sepakat meningkatkan pengawasan dan pembinaan kepada siswa secara intensif.

    “Kepolisian akan terus meningkatkan patroli serta pendekatan persuasif kepada pelajar, dan tidak akan segan menindak sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kapolsek.

    Sebanyak 72 siswa telah menjalani pembinaan usai insiden tawuran tersebut. Pihak sekolah juga berkomitmen melakukan pembinaan berkala untuk mengantisipasi kejadian serupa.

    Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, serta mempererat sinergi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua demi menekan angka tawuran pelajar di wilayah Pesanggrahan.

  • Polsek Pancoran Gelar Patroli Skala Besar Demi Ciptakan Situasi Kondusif

    Jakarta Selatan – Polsek Pancoran0, secara intensif melaksanakan giat patroli gabungan meliputi Patroli CIPKON Mobile, Patroli Dialogis, Patroli Blue Light, dan Strong Point. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di seluruh wilayah hukum Kecamatan Pancoran.

    Patroli skala besar ini dipimpin langsung oleh Wakapolsek Pancoran, AKP Pulung Wahyu Umboro, dan telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 9 Agustus 2025, mulai pukul 01.00 WIB hingga selesai.

    Fokus utama dari operasi patroli ini adalah menekan angka kejahatan jalanan, khususnya pelaku 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). Selain itu, patroli juga menyasar modus kejahatan jalanan lainnya, potensi tawuran antarwarga atau kelompok remaja, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lain yang meresahkan masyarakat.

    Beberapa titik strategis yang menjadi prioritas dalam patroli ini meliputi:

    1.  Kolong Jembatan Pelangi, yang merupakan perbatasan antara Kelurahan Rawajati Pancoran dan Kelurahan Cililitan Kramat Jati, Jakarta Timur.

    2.  Sepanjang Fly Over Kalibata.

    3.  Sepanjang Jalan Letjen MT. Haryono.

    4.  Sepanjang Jalan Hj. Tutty Alawiyah.

    5.  Sepanjang Jalan TMPN Kalibata, dilanjutkan ke Jalan Pasar Minggu Raya dan Jalan Rawajati Timur.

    6.  Patroli khusus di Jalan Pancoran Buntu II.

    7.  Pelaksanaan Strong Point dan Patroli Blue Light di titik-titik rawan.

    Dari hasil giat patroli, petugas berhasil melaksanakan beberapa tindakan preventif, antara lain:

    *   Memberikan himbauan dan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga di Gang Madrasah RW 01 Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    *   Melakukan himbauan sekaligus memberikan pesan kepada masyarakat yang sedang nongkrong maupun beraktivitas di Kolong Fly Over Rawajati, dengan penekanan pada antisipasi gesekan antar remaja yang dapat memicu tawuran.

    *   Memberikan himbauan kepada kelompok remaja yang sedang nongkrong di Fly Over Kalibata agar tidak melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban umum.

    Kegiatan patroli ini diharapkan dapat terus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat serta mencegah terjadinya tindak kejahatan di wilayah hukum Polsek Pancoran.