
Jakarta Selatan, Rabu, 10 Desember 2025 – Kapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K, M.H., M.Si., memimpin langsung pelaksanaan pelayanan dan pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum yang digelar oleh Aliansi Perjuangan Warga Kebon Sayur di depan kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI, Jalan Sisingamangaraja, Kebon Baru, Jakarta Selatan.
Aksi yang berlangsung sejak pukul 09.45 hingga 12.13 WIB diikuti kurang lebih 100 massa, dengan tuntutan utama mendesak Menteri ATR/BPN agar memberikan jaminan dan kepastian hukum atas hak tanah dan tempat tinggal bagi warga Kebon Sayur yang selama ini menghadapi risiko penggusuran dan perampasan lahan.Dalam aksi tersebut, massa membawa beragam alat peraga seperti spanduk, banner, bendera Pembaru Indonesia dan Aliansi Gerakan Reformasi Agraria, megaphone, serta sejumlah kendaraan operasional untuk mendukung kelancaran kegiatan. Spanduk dan poster yang dibentangkan menegaskan seruan warga terkait hak atas tanah, penolakan penggusuran, dan tuntutan agar sertifikat tanah segera diterbitkan.
Orasi-orasi yang disampaikan oleh para pengunjuk rasa menegaskan pentingnya keadilan sosial dan pengembalian hak rakyat atas tanah mereka, disertai ajakan agar aksi berlangsung tertib dan tidak terprovokasi. Pada pukul 10.06 WIB, massa aksi diterima langsung oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Kemen ATR/BPN Jakarta Selatan, Bapak Shamy Adrian, bersama Kapolres Metro Jakarta Selatan, untuk mendiskusikan tuntutan warga.
Pihak ATR/BPN menyampaikan bahwa kasus tersebut merupakan aset negara dengan prosedur prosedural yang harus dilalui, dan mengimbau massa untuk tetap tenang sambil menunggu perkembangan lebih lanjut. BPN juga memastikan akan melakukan koordinasi dengan kementerian dan pihak terkait. Kapolres menegaskan peran kepolisian sebagai fasilitator dan mediator yang mendukung penyelesaian damai dan menjaga situasi tetap kondusif.
Pada kesempatan tersebut, tiga perwakilan dari Aliansi yaitu Erwin (LBH Kebon Sayur), Gunari (APWKS), dan Andreas diterima di ruang kendali PTSL ATR/BPN RI untuk audiensi lanjutan dan menyepakati penyelenggaraan rapat koordinasi pada hari Jumat, 19 Desember 2025, dengan turut mengundang Pertamina, kementerian terkait, serta perwakilan warga Kebon Sayur guna mencari solusi bersama.
Kapolres Metro Jakarta Selatan mengapresiasi jalannya aksi yang berlangsung damai dan tertib hingga pukul 12.13 WIB saat massa aksi secara bertahap meninggalkan lokasi. Kepolisian memastikan situasi aman dan kondusif dengan menerjunkan total 1206 personel gabungan yang terdiri dari Satbrimob Mabes Polri, Ditintelkam PMJ, Ditsamapta PMJ, Polwan PMJ, serta personel Polres Metro Jakarta Selatan yang dikoordinasi langsung di lapangan.
Pelayanan dan pengamanan ini menjadi wujud sinergi kepolisian bersama masyarakat untuk mengawal aspirasi secara demokratis, sekaligus menjaga ketertiban umum demi terciptanya lingkungan yang aman dan damai.
Leave a Reply